Tindakan Tidak Terpuji AS Halangi Kerja Sama Internasional
http://indonesian.cri.cn/20200205/f3c49d5f-2b86-7752-c7f5-713bb8deebad.html
2020-02-05 15:34:09
Saat ini Tiongkok tengah berpacu dengan waktu dan berjibaku memerangi
wabah virus corona jensi baru. Masyarakat internasional juga telah
memberikan solidaritas dan bantuan kepada Tiongkok. Akan tetapi, Amerika
Serikat, negara yang paling maju dan terbesar di dunia tidak memberikan
bantuan substantif apa pun kepada Tiongkok, malah menjadi negara pertama
yang memulangkan staf konsulatnya di kota Wuhan, negara pertama yang
mengajukan permohonan untuk menarik mundur sebagian petugasnya dari
kedutaan besarnya di Tiongkok, sekaligus negara pertama yang mengumumkan
pembatasan kunjungan warga negara Tiongkok ke wilayah AS. Boleh
dikatakan AS telah memberikan contoh yang sangat jelek dan telah
menyebarluaskan kepanikan di seluruh dunia.
Dari serangkaian tindakan tidak terpuji tersebut, AS dikritik telah
memberikan reaksi berlebihan terhadap penyebaran wabah virus corona kali
ini. Tindakannya tidak hanya bertentangan dengan usul WHO, tapi juga
menghalangi kerja sama internasional dalam penanggulangan wabah.
AS adalah negara dengan sistem kesehatan publik yang lengkap dan
fasilitas karantina yang maju, namun berkali-kali mengambil tindakan
yang berlebihan, apa lagi telah memasukkan Tiongkok dalam kategori yang
sama dengan sejumlah negara yang dilanda peperangan, bahkan menaikkan
status peringatan perjalanan ke Tiongkok ke level tertinggi, yang nyata
sekali telah melanggar usul WHO, menyebarluaskan kepanikan dan
memberikan contoh negatif yang jelek. Tindakan AS tersebut tidak
bertanggung jawab terhadap upaya penanggulangan wabah global.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus hari Senin (3/2)
mengimbau semua negara tidak memberlakukan intervensi terhadap
perjalanan dan perdagangan internasional, dan menengaskan bahwa
pembatasan serupa berpotensi meningkatkan kepanikan dan prasangka, dan
tidak bermanfaat bagi kesehatan publik. Harian Washington Post
menunjukkan, sejumlah negara yang memberlakukan larangan perjalanan
tanpa mengindahkan kenyataan sudah melanggar Regulasi Kesehatan
Internasional.
Pada hal, dari tindakan-tindakan tersebut beserta serangkaian kebijakan
yang dilaksanakan pemerintah AS, masyarakat internasional semakin
menyadari bahwa AS tengah semakin menjauhkan diri dari kerja sama
internasional yang berlandaskan pada peraturan. Tindakan AS tersebut
sudah membuat rintangan bagi kerja sama internasional.