Bung Taher yb,

Terimakasih dengan unek-unek yang diberikan! Itulah masalah-masalah berat yang harus direnungkan setiap anak bangsa di Nusantara ini dan menemukan jalan keluar pemecahan yang baik, ... Apa dan bagaimana melangkah kedepan untuk memperbaiki dan mewujudkan cita-cita membangun masyarakat ADIL dan MAKMUR!

Dalam kenyataan Jokowi hanyalah seorang berjiwa nasionalis saja, tapi bukan seorang kuat berideologi dan mempunyai kesadaran politik yang tegas, bahkan bisa dikatakan adalah seorang yang mudah terombang-ambing oleh angin, condong kemana sesuai arah angin, ... Lha, saat kampanye PILPRES 2014 berteriak akan menyelesaikan masalah HAM-berat, begitu disodok hantu PKI bangkit kembali, malah ikutan GEBUK PKI! Dan dimasa Jokowi berkuasa justru terjadi razia buku-buku yang dituduh PKI, mengobrak-abrik kegiatan silaturahmi Korban '65 bahkan menyerukan nonbar "Penghianatan G30S/PKI", ...! Sungguh tidak bisa dibandingkan dengan Soekarno yang teguh bersikap TIDAK mengutuk apalagi MEMBUBARKAN PKI, sekalipun dibawah tekanan sampai meninggal,...

Dimata saya, adalah satu KENYATAAN yang menamakan diri golongan kiri, PEJUANG RAKYAT sampai sekarang juga BELUM berhasil tegak berdiri apalagi mampu menampilkan TOKOH yang bisa ditampilkan menjadi tokoh nasional! Lalu?

Yaa, tidak ada jalan lain kecuali dimulai dari merayap, merangkak dahulu sebelum bisa tegak berdiri dan berjalan, lalu bisa lari kencang, ... Tidaklah mungkin tiba-tiba tegak berdiri dan mau berlari!



On 9/2/2020 下午8:19, Yoseph T Taher [email protected] [GELORA45] wrote:

Bung Chan Yth.

To: [email protected]



 Bung Chan yth, silahkan baca unek_unek saya ini. Thanks.



Kawan-kawan di Gelora yth. semua,



Membalas subject diatas, saya cuma bisa kasi komentar begini: Tidak tahukah anda semua bahwa Natalius Pigai adala h anggota Gerindra dan menjadi salah satu Menteri Kabinet Prabowo bersama Rocky Gerung, yang diumumkan ditempat kediaman
Prabowo sebelum dia diundang Megawati makan Nasi Goreng,  lalu bertemu dan
bergabung dengan Jokowi di Kereta api?  Dan tahukah anda semua bahwa
Komnas HAM juga rusak karena Natalius Pigai (Gerindra) pernah jadi Komisioner
HAM......? Saya tahu semua itu, jadi yang anti Jokowi jangan umbar bacot
seenaknya saja. Sangat disayangkan kalau orang kiri kok bisa pro antek
Gerindra. Walau saya sudah tua, besok atau lusa mati, saya masih mengikuti
situasi dan berita di Indonesia. Jadi jangan buat berita bullshit tentang
Natalius Pigai. Siapa sih dia? Apa jasa dan perjuangannya untuk Indonesia?
Bahkan Papua sudah dibangun Jokowi, Pigai-pun nggak tahu.......! Saya tidak punya hubungan apa-apa dengan Jokowi. dudu sanak dudu kadang, bahkan saya tidak
pernah memilihnya, baik jadi Gubernur maupun Presiden. Yang saya hargai
ada lah kerja Jokowi  membangun tanah air untuk bangsa dan Negara, yang
tidak pernah dilakukan oleh siapapun dari Sukarno sampai SBY., apalagi yang namanya Soeharto......! Baru Jokowi yang benar-benar membangun Indonesia, en
toch yang anti Jokowi tetap banyak bacot dan pake tangan orang lain untuk
menghina dan merusak citra Jokowi. Saya tahu, Jokowi bukan malaikat, dia cuma manusia biasa dan tidak bisa sewenang-wenang, buktinya dia dikelilingi oleh
Militer yang mudah-mudahan kelak dia  tidak akan di Soekarno-kan.....!
Sebagai manusia tidak mungkin bisa melaksanakan segala janjinya begitu saja,
seperti punya "Lampu Aladin", begitu digosok, jin keluar dan semua
bisa terjadi, .bukan begitu. Saya sudah menunggu "janji pemerintah selama
55 tahun" tapi janji itu tak kunjung tiba. Saya tunggu janji "penyelesaian" peristiwa 1965 supaya anak saya, cucu saya dan cicit saya ditanah air sadar melek matanya dan mengakui saya sebagai ayah, mbah dan mbah b uyutnya, dan tidak tunduk dan terpaku dengan Perda Mendagri Amir Mahmudf No 32/1981, yang merusak
tatanan hidup berbangsa di Indonesia. Tapi apa boleh buat, nampaknya
orang-orang yang anti Jokowi, sepertinya mengiginkan munculnya
"Soeharto kedua" untuk menghancurkan cindil-cindil yang masih
tersisa. Maafkan saya karena mengeluarkan unek-unek seperti ini, karena saya tahu mungkin ini yang terakhir, sebab dokter specialis berkata kepada saya:
"you can't do anythings and all doctor also can't do anything".
Kepada Gelora saya sudah bilang, jangan kirim tulisan karut kepada saya, saya sudah muak dengan orang-orang yang cuma entrik nggak ada kerja apa-apa, menelan bulat-bulat omongan antek Gerindra lalu menebar luaskan tanpa menyadari bahwa itu akan merusak nama golongan kiri sendiri...........! Nah pertimbangkanlah
dalam-dalam kawan-kawanku!Terima kasih pada sodara semuanya.  Dan salam
serta maaf kepada semua kawan-kawan yang pernah jadi kontak komunikasi saya di
Gelora ini., terutama kepada bung Chan Chun Tak  yang menjadi pengurus
Gelora ini. Salam hangat selalu.YTTaher.

Kirim email ke