-- 
j.gedearka <[email protected]>



https://www.antaranews.com/berita/1290950/novel-baswedan-menerima-penghargaan-di-malaysia


Laporan dari Kuala Lumpur

Novel Baswedan menerima penghargaan di Malaysia

Selasa, 11 Februari 2020 23:13 WIB

Penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan mantan Wakil 
Jaksa Penuntut Umum Malaysia almarhum Datuk Anthony Kevin Morais menerima 
penghargaan dari Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF) 
yang diserahkan Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad di Putrajaya, Selasa 
malam. (Foto ANTARA/Agus Setiawan)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel 
Baswedan dan mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum Malaysia almarhum Datuk Anthony 
Kevin Morais menerima penghargaan dari Perdana International Anti-Corruption 
Champion Fund (PIACCF) yang diserahkan Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad 
di Putrajaya, Selasa malam.

Penghargaan diberikan bersamaan peluncuran Perdana International 
Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF), sebuah yayasan internasional yang 
khusus dibentuk untuk pejabat anti-korupsi yang terkena dampak saat menjalankan 
tugas mereka.

Baca juga: Mahathir akan serahkan penghargaan ke Novel Baswedan

Baca juga: KPK: Mata kiri Novel Baswedan tak dapat diperbaiki kembali

Baca juga: Polisi: 10 adegan diperagakan dalam rekonstruksi penyerangan Novel

Pembentukan lembaga dana internasional ini sejalan dengan apa yang dinyatakan 
dalam Konvensi PBB Menentang Korupsi (UNCAC), yaitu untuk memberikan 
perlindungan kepada pejabat anti-korupsi yang merupakan anggota dari Asosiasi 
Internasional Otoritas Anti-Korupsi (IAACA).

Hadir dalam peluncuran di Putrajaya Marriot Hotel tersebut Koordinator Penduduk 
PBB, Stefan Priesner dan Martin Kreutner, perwakilan dari IAACA, sejumlah 
menteri sedangkan Mahathir didampingi istrinya Tun Dr Siti Hasmah Binti Hj Mohd 
Ali.

Novel Baswedan ketika dimintai tanggapan usai acara mengatakan pihaknya 
mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh PIACCF.

"Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan dan penghargaan yang 
diberikan lembaga internasional ini yang diberikan oleh Tun Mahathir," katanya.

Dukungan dan penghargaan ini, ujar Novel, bukan hanya untuk dirinya tetapi 
merupakan dukungan dan penghargaan untuk semua orang yang memilih berjuang 
untuk memberantas korupsi.

"Tadi dikatakan bagaimana ancaman, bagaimana resiko terhadap orang-orang yang 
berjuang untuk memberantas korupsi. Tetapi ketika ada perhatian dunia bukan 
hanya 'domain' di masing-masing negara karena itu saya berharap itu menjadi 
kekuatan baru bagi semua orang yang memilih berjuang untuk memberantas 
korupsi," katanya.

Baca juga: Polri kembali serahkan berkas perkara penyiram Novel ke Kejati DKI

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2020




Kirim email ke