Tiongkok Bakal Berupaya Realisasi Target Pembangunan Tahun Ini

http://indonesian.cri.cn/20200213/d3c4f1ec-b266-8fcd-53aa-b0349a34f3a2.html
2020-02-13 21:10:14

Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Rabu kemarin (12/2) memimpin sidang Komite Tetap Politbiro Komite Sentral PKT dalam rangka mengaturkan pencegahan dan pengontrolan wabah serta pembangunan ekonomi dan sosial. Ini merupakan ketiga kali lapisan pengambilan kebijakan tertinggi Tiongkok mengadakan sidang yang menyampaikan dua informasi yang penting. Pertama, situasi epidemi kini mengalami perubahan positif dan langkah-langkah pencegahan dan pengontrolan yang diambil Tiongkok adalah presisi dan kuat; kedua, Tiongkok akan menyelaraskan pencegahan dan pengontrolan wabah dengan pembangunan ekonomi dan sosial, berupaya meminimalkan dampak wabah dan merealisasi berbagai target dan tugas pembangunan tahun ini.

informasi tersebut merupakan inspirasi bagi warga Tiongkok dan juga keyakinan kepada seluruh dunia. Tiongkok adalah ekonomi kedua terbesar di dunia dan rasio kontribusi Tiongkok kepada pertumbuhan ekonomi dunia rata-rata sekitar 30 persen selama beberapa tahun ini. Tiongkok baik dan dunia juga turut baik.

Hasil positif pekerjaan pencegahan dan pengontrolan wabah telah merupakan syarat menguntungkan bagi Tiongkok untuk merealisasi target pembangunan tahun ini. Akhir-akhir ini semakin banyak perusahaan memulihkan produksinya. sidang Komite Tetap Politbiro kali ini mengemukakan pula harus mendukung perusahaan ekspor-impor dengan cepat memulihkan produksi dan mendorong dimulainya proyek modal asing yang besar, diberlakukan dengan baik Undang-Undang Investasi Asing serta peraturan terkait, mengoptimalkan iklim investasi modal asing dan melingkungi hak dan kepentingan sah modal asing.

Beberapa hari ini, berbagai tempat Tiongkok berturut-turut mengemukakan langkah tunjangan kepada perusahaan. Sebuah perusahaan teh yang terdampak wabah berhasil memperoleh kredit 2 juta Yuan dari bank setempat dalam waktu 24 jam. Berbagai langkah antara lain penurunan dan pembatalan pajak dan ongkos, dukungan kredit, kebijakan prioritas penempatan kerja dan lain sebagainya merupakan tunjuangan kuat kepada perusahaan untuk mengatasi tantangan dan mengupayakan pembangunan berkelanjutan.

Tiongkok berencana merealisasi dirampungkannya pembangunan masyarakat sejahtera moderat pada tahun ini, tapi warga Tiongkok tak takut di hadapan masalah dan kesulitan, tak saja harus mengatasi wabah secara tuntas, juga harus berupaya merealisasi target pembangunan yang direncanakan. Justru seperti himbauan yang dikemukakan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam Forum Riset dan Inovasi Global yang baru berakhir, faktor paling penting adalah bersatu padu.

Kirim email ke