https://en.wikipedia.org/wiki/Sick_man_of_Asia Dianggap penghinaan oleh Filipina, sekarang muncul lagi erhadap Tiongkok, yang sangat lemah di waktu dynasti Manchu.
Pada tanggal Kam, 20 Feb 2020 pukul 08.14 ChanCT [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > Yang dipermasalahkan, tulisan berjudul "Tiongkok adalah Orang Sakit Di > Asia sesungguhnya!" yang dimuat di "Wall Street Journal" 3 Februari, yang > dianggap memfitnah dan menghina rakyat Tiongkok! > > > On 20/2/2020 上午9:03, marthajan04 [email protected] [GELORA45] wrote: > > > Menghinanya dimana, diskriminatifnya dalam hal apa? Kok ga dijelaskan? > > > > > Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone > > > -------- Original message -------- > From: "ChanCT [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> > <[email protected]> > Date: 2/19/20 4:54 PM (GMT-08:00) > To: GELORA_In <[email protected]> <[email protected]> > Subject: [GELORA45] Pihak Tiongkok Cabut Lisensi Wartawan Wall Street > Journal di Beijing > > > > Pihak Tiongkok Cabut Lisensi Wartawan Wall Street Journal di Beijing > http://indonesian.cri.cn/20200219/51a1ec83-95c5-965a-66a5-5929d6fbd582.html > 2020-02-19 16:51:10 > > > > Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang Rabu (19/2) hari > ini menyatakan, berkenaan dengan dikemukakannya artikel Wall Street Journal > yang menghina Tiongkok, pihak Tiongkok memutuskan untuk mencabut lisensi 3 > wartawan Wall Street Journal di Beijing. > > Pada tanggal 3 Februari lalu, Wall Street Journal menerbitkan sebuah > artikel Profesor Bard College AS, Walter Russell Mead yang menfitnah upaya > pemerintah dan rakyat Tiongkok dalam menanggulangi wabah. Editor harian > tersebut malah menambahkan sebuah judul yang mengandung diskriminasi. > > Geng Shuang menyatakan, pihak Tiongkok telah berulang kali mengajukan > persoalan serius kepada Wall Street Journal sekaligus menjelaskan pendirian > pihak Tiongkok dan menuntut Wall Street Journal untuk menyadari kesalahan > seriusnya, secara terbuka dan resmi meminta maaf dan mengusut pelaku yang > bertanggung jawab atas hal tersebut. Namun, yang patut disesalkan adalah, > Wall Street Journal sejauh ini tidak bersedia meminta maaf secara terbuka > dan resmi dan juga tidak mengusut pelaku yang bertanggung jawab terhadap > hal tersebut. > > Geng Shuang menekankan, pihak Tiongkok menangani urusan journalis asing > berdasarkan hukum, dan rakyat Tiongkok tidak menyambut media yang > mengemukakan opini diskriminatif dan bermaksud jahat menyerang Tiongkok. > > >
