-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://mediaindonesia.com/read/detail/291603-infak-masjid-sumbar-rp862-juta-ditilep-mui-minta-diusut-tuntas


Jumat 21 Februari 2020, 19:46 WIB

Infak Masjid Sumbar Rp862 juta Ditilep, MUI Minta Diusut Tuntas

Antara | Nusantara
 
Infak Masjid Sumbar Rp862 juta Ditilep, MUI Minta Diusut Tuntas

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Masjid Raya Sumbar
 

WAKIL Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Amirsyah 
Tambunan mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan penggelapan dana Masjid Raya 
Sumatera Barat.

"Penggelapan ini harus diusut tuntas. Oknum ini jika terbukti harus diberi 
sanksi untuk efek jera. Apalagi dana infak sodaqoh masjid," kata Amir ditemui 
di Gedung MUI, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kasus dugaan penyelewengan dana masjid itu menjadi pelajaran 
bagaimana seharusnya dana umat dikelola dengan baik secara transparan dan 
akuntabel.

Dengan begitu, kata dia, dana umat bisa dipertanggungjawabkan ke publik. Tidak 
kalah penting juga adalah perlunya penguatan manajemen organisasi masjid 
sehingga peluang terjadinya penggelapan dapat ditekan.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Inspektorat Provinsi Sumatera Barat Mardi 
mengatakan sedang menangani oknum ASN Provinsi Sumbar yang diduga melakukan 
penggelapan.

Iia mengatakan oknum ASN berinisial YRN diduga menggelapkan uang milik negara 
dan umat bernilai lebih dari Rp1,5 miliar lebih. Rinciannya, Rp862 juta milik 
Masjid Raya Sumatera Barat, uang ABPD untuk Biro Bina Mental dan Kesejahteraan 
Rakyat Provinsi Sumbar Rp629 juta dan uang pajak Rp56 juta.

Wasekjen MUI Amirsyah mendesak perlunya tata kelola keuangan dan manajemen yang 
baik bagi masjid salah satu instrumennya adalah lewat ormas Dewan Masjid 
Indonesia (DMI).

"Saya sarankan ke DMI, Pak Jusuf Kalla mantan Wapres sebagai pemimpinnya, agar 
masjid dikelola dengan tata keuangan transparan akuntabel. Manajemen organisasi 
juga perlu diperkuat," kata dia.(OL-4)





Kirim email ke