Virus Corona, Hong Kong Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp212 T
CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 05:30 WIB
Bagikan :
Virus Corona, Hong Kong Gelontorkan Stimulus Ekonomi Rp212 THong Kong
menggelontorkan stimulus Rp212 triliun untuk meredam dampak wabah virus
corona ke ekonomi mereka. (CNN Indonesia/Suriyanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah *Hong Kong
<https://www.cnnindonesia.com/tag/hong-kong>*menggelontorkan stimulus
senilai 120 miliar dolar Hong Kong untuk mendorong *ekonomi
<https://www.cnnindonesia.com/tag/ekonomi>*dalam negeri mereka yang
tengah lesu akibat wabah*virus corona
<https://www.cnnindonesia.com/tag/virus-corona>*. Nilai paket stimulus
setara US$15,4 miliar atau Rp212,7 triliun (Kurs Rp13.812 per dolar AS).
Sekretaris keuangan Hong Kong Paul Chan mengatakan dengan stimulus
tersebut semua penduduk akan menerima 10 ribu dolar Hong Kong atau US$
1.280. Bantuan diberikan untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri supaya
penurunan aktivitas ekonomi akibat virus corona bisa diredam.
"Penyebaran cepat virus corona baru telah memberikan pukulan hebat pada
kegiatan ekonomi Hong Kong," kata Chan kepada badan legislatif kota itu
seperti dikutip dari/CNN Business/, Rabu (26/2).
Pukulan tersebut menjadi masa-masa sulit bagi Hong Kong. Pasalnya
sebelum virus corona menyebar, ekonomi Hong Kong telah dihantam berbagai
masalah pada 2019 kemarin, salah satunya konflik perdagangan AS-Cina.
Lihat juga:
Mengenal Influencer yang Akan Diguyur Rp72 Miliar oleh Jokowi
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200226100609-92-478202/mengenal-influencer-yang-akan-diguyur-rp72-miliar-oleh-jokowi/>
Selain itu, ekonomi Hong Kong juga tertekan oleh aksi demonstrasi
besar-besaran yang dilakukan warganya dalam menolak pembahasan RUU
Ekstradisi pada 2019 lalu.
"Singkatnya, ekonomi Hong Kong menghadapi tantangan besar tahun ini.
Prospeknya jauh dari menjanjikan dalam waktu dekat, " katanya.
Ia mengatakan virus corona kemungkinan besar akan memberikan masalah
besar bagi ekonomi Hong Kong. Tahun depan, kemungkinan besar Hong Kong
akan mencatatkan rekor defisit tinggi
"Meskipun dampak epidemi pada perekonomian kami dalam waktu dekat
mungkin bisa lebih besar daripada wabah SARS pada 2003, dan pasar tenaga
kerja juga mengalami tekanan yang signifikan, fundamental ekonomi Hong
Kong tetap solid dan karenanya daya saing inti kami tidak akan
terguncang. Ekonomi Hong Kong harus dapat pulih setelah epidemi selesai,
" katanya.
Virus corona tengah mewabah di China dan beberapa negara dunia. Sampai
dengan saat ini, virus sudah membunuh 2.763 orang.
Selain itu, virus juga sudah menginfeksi 78.064 orang lainnya. Tak hanya
mengakibatkan korban jiwa, virus juga mengganggu ekonomi sejumlah negara.
Untuk Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut akibat 'infeksi'
virus corona, ekonomi dalam negeri mulai lesu pada Januari kemarin.
'Infeksi' salah satunya terlihat dari perlambatan penerimaan perpajakan
hingga kepabeanan dan cukai pada awal tahun ini. Ia memaparkan
penerimaan perpajakan pada Januari 2020 sebesar Rp84,7 triliun.
Realisasi itu turun dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya
yang masih bisa mencapai Rp90 triliun.
Penerimaan perpajakan itu baru setara 4,5 persen dari target sebesar
Rp1.865,7 triliun yang ditetapkan pemerintah Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) 2020. Ia menyatakan penerimaan pajak dari sektor
perdagangan sebesar Rp22,18 triliun atau hanya tumbuh tipis sebesar 2,6
persen.
Lihat juga:
Redam Dampak Virus Corona, Jokowi Beri Influencer Rp72 M
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200225172035-532-478022/redam-dampak-virus-corona-jokowi-beri-influencer-rp72-m/>
Atas masalah tersebut, pemerintah pada Selasa (25/2) kemarin merilis
beberapa paket kebijakan ekonomi. Salah satunya, menambah saldo
tunjangan sembako murah bagi masyarakat miskin dari yang awalnya Rp150
ribu menjadi Rp200 ribu per bulan.
Ia berharap penambahan tunjangan kartu sembako dapat mendorong konsumsi
rumah tangga yang akan memberikan efek berganda (/multiplier effect/) ke
perekonomian.
*(agt)*