*Bayangkan dari sekian banyak km jalan tol dibangun di pulau Jawa, pasti
memberikan hasil panen luar biasa besar jumlah nya kepada para petinggi
neo-Mojopahit. Ini baru dari jalan tol, belum lagi dari sekian banyaknya
investasi modal asing, pasti juga kaum petinggi perarantara punya
pundi-pundi kekayaan bertambah buncit atau hamil tua. Pasti juga
barangsiapa yang dekat dan melekat pada rezim tidak berkekurangan menjadi
makmur dan sentosa di bawah naungan Pancasilat.*


https://news.detik.com/foto-news/d-4363986/foto-kpk-tunjukkan-duit-miliaran-rupiah-bukti-suap-pejabat-pupr?_ga=2.237931648.1264964447.1583005991-1472776928.1582348224


*Foto: KPK Tunjukkan Duit Miliaran Rupiah Bukti Suap Pejabat PUPR*

Agung Pambudhy, Muhammad Fida Ul Haq - detikNews

Minggu, 30 Des 2018 01:23 WIB




KPK menetapkan 8 tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem
penyediaan air minum (SPAM) yang melibatkan pejabat Kementerian PUPR.
(Foto: Agung Pambudhy/detikcom)


Ada total duit Rp 3.369.531.000, SGD 23.100, dan USD 3.200 yang diamankan
dalam kasus yang berawal dari OTT ini. (Foto: Agung Pambudhy-detikcom).

Sementara itu, total suap Rp 5,3 miliar, USD 5 ribu, dan SGD 22 ribu yang
diduga diterima para tersangka. (Foto: Agung Pambudhy-detikcom)

Duit tersebut ditaruh di dalam tas ransel. Para tersangka dari unsur
Kementerian PUPR itu diduga mengatur lelang agar dimenangkan oleh PT WKE
dan PT TSP. Pada tahun 2017-2018 diduga kedua perusahaan itu memenangkan 12
paket proyek dengan nilai total Rp 429 miliar. (Foto: Agung
Pambudhy-detikcom)


Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi ialah BSU (Budi Suharto),
Dirut PT WKE, LSU (Lily Sundarsih), Direktur PT WKE, IIR (Irene Irma),
Direktur PT TSP dan YUL (Yuliana Enganita Dibyo), Direktur PT TSP. (Foto:
Muhammad Fida/detikcom)

Sementara para tersangka diduga sebagai penerima ialah ARE (Anggiat
Partunggul Nahot Simaremare), Kepala Satker SPAM Strategis/ PPK SPAM
Lampung, MWR (Meina Woro Kustinah), PPK SPAM Katulampa, TMN (Teuku Moch
Nazar), Kepala Satker SPAM Darurat, DSA (Donny Sofyan Arifin), PPK SPAM
Toba 1. (Foto: Muhammad Fida/detikcom)

KPK menduga Anggiat, Meina, Nazar, dan Donny menerima suap untuk mengatur
lelang terkait proyek pembangunan SPAM tahun 2017-2018 di Umbulan 3
Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa.


Selain itu, ada 2 proyek lain yang juga diatur lelangnya yakni pengadaan
pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana di Donggala, Palu, Sulteng. (Foto:
Muhammad Fida/detikcom)

Previous

Next

Kirim email ke