*Dansa haram, karena sebar virus. hehehehehehe*

*https://www.suara.com/news/2020/03/02/134907/warga-depok-yang-positif-virus-corona-adalah-guru-dansa-di-jakarta?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler
<https://www.suara.com/news/2020/03/02/134907/warga-depok-yang-positif-virus-corona-adalah-guru-dansa-di-jakarta?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler>
*


*Warga Depok yang Positif Virus Corona adalah Guru Dansa di Jakarta*

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 02 Maret 2020 | 13:49 WIB

[image: Warga Depok yang Positif Virus Corona adalah Guru Dansa di
Jakarta]Menkes
Terawan saat jumpa pers di RS Sulianti Saroso, Jakut. Senin (2/3)
(Suara.com/Ade Dianti)

*WNI tertular virus corona dari WN Jepang yang tinggal di Malaysia saat di
klub dansa* *Suara.com - *Dua WNI yang terinfeksi virus corona menjalani
perawatan isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta. Keduanya tertular
virus corona saat menghadiri acara pertemuan klub dansa.

Kedua WNI tersebut merupakan seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya
berusia 31 tahun. Mereka tinggal di Depok, Jawa Barat.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, sebelum dinyatakan
positif virus corona sang anak yang berprofesi sebagai guru dansa mengikuti
acara pertemuan klub dansa di Jakarta.

"Ya, dia ikut klub dansa, guru dansa," kata Terawan di RSPI Dr Sulianti
Saroso, Senin (2/3/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh peserta dansa internasional, salah satunya
adalah WN Jepang yang berdomisili di Malaysia.

WN Jepang tersebut merupakan rekan dekatnya dan menularkan virus tersebut.

"Teman dekatnya itu ada di Malaysia orang Jepang dia yang nularin, yang
satu pintar dansa. Orang Jepang datang kesini," ungkapnya.



Pada 14 Februari 2020, pasien sempat mengikuti acara klub dansa di Jakarta.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh peserta internasional.

Salah seorang peserta yang hadir dalam acara tersebut adalah seorang WN
Jepang yang berdomisili di Malaysia.

Saat kembali ke Malaysia, ia dinyatakan positif virus corona dan saat ini
sedang menjalani perawatan isolasi di Malaysia.

Dua hari berselang, sang anak merasakan gejala batuk, sesak, dan demam
selama 10 hari. Setelah melalui proses pengobatan dan pengujian, ia
dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

*Menelusuri Jejak Virus Corona*

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan telah memerintahkan jajarannya
untuk melakukan penelusuran terkait penyebar virus corona di Indonesia.
Virus tersebut diduga dibawa oleh WN Jepang berdomisili di Malaysia yang
berkunjung ke Indonesia.

"Minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia
kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif corona. Tim
dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke
siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu," ungkap Jokowi.

Kirim email ke