Anggota atau  bakal anggota ISIS? hehehehehehe

On Mon, Mar 2, 2020 at 2:45 AM 'j.gedearka' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:

>
>
>
>
> --
> j.gedearka <[email protected]>
>
>
> https://jabar.antaranews.com/berita/137382/belasan-siswa-sd-dan-smp-cianjur-ditahan-polisi-kedapatan-bawa-senjata-tajam
>
> Belasan siswa SD dan SMP Cianjur ditahan polisi kedapatan bawa senjata
> tajam
>
> Sabtu, 29 Februari 2020 22:13 WIB
>
> Belasan siswa SD dan SMP di Cianjur, Jawa Barat, diamankan ke Mapolsek
> Cianjur karena kedapatan membawa senjata tajam yang rencananya akan
> digunakan saat tawuran dengan siswa lain, Sabtu (29/2) (ANTARA/Ahmad Fikri)
> Cianjur (ANTARA) - Belasan siswa sekolah dasar dan sekolah menengah
> pertama di Cianjur, Jawa Barat, ditahan jajaran Polres Cianjur karena
> kedapatan membawa berbagai senjata tajam di dalam tasnya yang diduga akan
> dipakai untuk tawuran dengan siswa lain.
>
> "Mereka yang kami tahan sebanyak 17 orang pelajar, 9 orang diantaranya
> masih duduk di bangku SD dan 8 orang lainnya merupakan siswa SMP PGRI 1
> Cianjur. Mereka akan melakukan tawuran dengan siswa dari Kecamatan
> Karangtengah," kata Kapolsek Cianjur, Kompol Iskandar di Cianjur Sabtu.
>
> Ia menjelaskan belasan siswa SD dan SMP itu ditangkap berawal dari laporan
> warga di Kelurahan Sayang yang melihat sejumlah pelajar di dalam angkutan
> kota mengacungkan senjata tajam ke arah siswa yang sedang berkumpul di
> pinggir jalan.
>
> Bahkan aksi tersebut dilakukan pada setiap gerombolan siswa SMK atau siswa
> yang sedang berjalan kaki di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan
> Sayang. Mendapati laporan tersebut, langsung ditanggapi anggota yang sedang
> berpatroli di jalan protokol itu. Sedikitnya 17 orang siswa tersebut
> langsung di gelandang ke Mapolsek Cianjur.
>
> "Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan sejumlah senjata tajam dari
> dalam tas siswa tersebut seperti celurit dan sebilah golok. Mereka akan
> kita kembalikan pada orang tuanya masing-masing setelah dilakukan
> pendataan. Kami juga sudah memanggil pihak sekolah, " katanya.
>
> Sementara Kepala Sekolah SDN Bukit Mulya, Gunawan mengatakan terkejut saat
> mendapat informasi terkait beberapa orang siswanya yang rata-rata duduk
> dibangku kelas enam ditangkap polisi karena membawa senjata tajam yang akan
> digunakan dalam aksi tawuran dengan siswa dari sekolah lain di Kecamatan
> Karangtengah.
>
> "Mereka tidak akan diberi sanksi dikeluarkan dari sekolah, namun mereka
> akan kembali dibina. Pengawasan terhadap mereka akan lebih kami tingkatkan
> bersama-sama orang tua mereka. Sudah pasti kami terkejut dengan hal ini,"
> katanya.
>
> Hal senada terucap dari Kepala Sekolah SMP PGRI 1 Cianjur, Rika Mustika,
> yang tidak menyangka beberapa orang siswanya ditangkap polisi karena
> membawa senjata tajam. Informasi yang didapat pihaknya menjelaskan bahwa
> delapan orang siswanya itu sedang tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.
>
> "Meskipun di luar jam sekolah, kami tetap akan memberikan pembinaan bagi
> mereka. Kami akan berkoordinasi dengan orang tua mereka agar hal tersebut
> tidak kembali terulang. " katanya.
>
> Sementara hingga malam menjelang, sejumlah orang tua siswa tersebut
> berdatangan ke Mapolsek Cianjur, untuk membawa anak mereka pulang ke rumah.
> Sebagian besar orang tua yang datang tidak menyangka kalau anak mereka
> berani membawa senjata tajam ke sekolah.
>
> Baca juga: Polres Bekasi tangkap empat pelaku tawuran yang diduga tewaskan
> satu pelajar
>
> Baca juga: Polisi Sukabumi selidiki tawuran pelajar yang tewaskan seorang
> siswa
>
> Pewarta : Ahmad Fikri
> Editor : Zaenal A.
> COPYRIGHT © ANTARA
> Cetak
>
> 
>

Kirim email ke