Duterte ini rupanya jauh lebih cerdik dari pada Saddham Husein? Saddham Husseien sebelum menyerang Kuweit, sudah rundingan dulu dengan duta besar Amerika ? dan seolah olah dapat persetujuan Amerika? Kemudian terjadi sebaliknya : Saddham Hussein yang dituduh jadi agressor dan akhirnya dihabisi........ Nasib Suharto juga begitu ? Sudah ada persetujuan dari perdana menteri Australia waktu perundingan di hotel Wonosobo, yang berarti juga sudah dirundingkan oleh Ausralia dengan Amerika, untuk menghabisi Fretelin di Timor Timur. Orang di Indonesia sudah banyak yang tahu sebelumnya. Ada pejabat yang saking senangnya beritahu pegawai hotel Wonosobo. Situasi berbalik, hingga akhirnya Habibie melepas Timor Timur......
Op zo 8 mrt. 2020 om 07:47 schreef ChanCT [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > Presiden Duterte Tak Mau Filipina Jadi Umpan Amerika Serikat > Reporter: Non Koresponden > Editor: Suci Sekarwati > Rabu, 10 Juli 2019 09:23 WIB > > > https://dunia.tempo.co/read/1222974/presiden-duterte-tak-mau-filipina-jadi-umpan-amerika-serikat > > [image: Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Sumber: > Reuters/asiaone.com]Presiden > Filipina, Rodrigo Duterte. Sumber: Reuters/asiaone.com > > *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Presiden Filipina Rodrigo > Duterte <https://www.tempo.co/tag/rodrigo-duterte> menuding Amerika > Serikat telah menjadikan sekutu-sekutunya sebagai umpan untuk Beijing. > Sindiran itu dilontarkan terkait sengketa Laut Cina Selatan antara Cina - > Filipina. > > "Kalau Washington ingin Filipina memerangi Cina, maka militer Amerika > Serikat harus datang duluan dan lebih dulu melepaskan tembakan. Selalu ada > momen Amerika Serika menekan kami, menyemangati kami, membuat kami menjadi > umpan mereka. Menurut Anda masyarakat Filipina ini cacing tanah?, " kata > Presiden Duterte, dalam sebuah pidatonya di Provinsi Leyte, Filipina, > Jumat, 5 Juli 2019, namun baru diketahui media dua hari kemudian. > > Baca juga:Duterte Menolak Investigasi Internasional Soal Perang Narkoba > <https://dunia.tempo.co/read/1213112/duterte-menolak-investigasi-internasional-soal-perang-narkoba> > > <https://twitter.com/ICYMIvideo> > ICYMI@ICYMIvideo > <https://twitter.com/ICYMIvideo> > <https://twitter.com/ICYMIvideo/status/1148275556686843904> > > If America shoots at #China <https://twitter.com/hashtag/China?src=hash> > first, President of the #Philippines > <https://twitter.com/hashtag/Philippines?src=hash> #RodrigoDuterte > <https://twitter.com/hashtag/RodrigoDuterte?src=hash> says he will shoot > next... so watch this space! [image: πΊπΈ] [image: π¨π³] [image: π΅π] . > . .#SouthChinaSea <https://twitter.com/hashtag/SouthChinaSea?src=hash> # > Duterte <https://twitter.com/hashtag/Duterte?src=hash> #Trump > <https://twitter.com/hashtag/Trump?src=hash> #POTUS > <https://twitter.com/hashtag/POTUS?src=hash> #WW3 > <https://twitter.com/hashtag/WW3?src=hash> #Philippines > <https://twitter.com/hashtag/Philippines?src=hash> #China > <https://twitter.com/hashtag/China?src=hash> #war > <https://twitter.com/hashtag/war?src=hash> > [image: Embedded video] > <https://twitter.com/ICYMIvideo/status/1148275556686843904> > 84 <https://twitter.com/intent/like?tweet_id=1148275556686843904> > 1:00 AM - Jul 9, 2019 > <https://twitter.com/ICYMIvideo/status/1148275556686843904> > Twitter Ads info and privacy > <https://support.twitter.com/articles/20175256> > > 86 people are talking about this > <https://twitter.com/ICYMIvideo/status/1148275556686843904> > > Baca juga:Rodrigo Duterte Mengaku Takut Karma dan Percaya Tuhan > <https://dunia.tempo.co/read/1197004/rodrigo-duterte-mengaku-takut-karma-dan-percaya-tuhan> > > Dikutip dari rt.com, Rabu, 10 Juli, Duterte mengatakan Amerika Serikat > harusnya membawa sendiri pesawat-pesawat tempurnya ke Laut Cina Selatan, > menjadi pihak pertama yang melepaskan tembakan dan Filipina akan berada di > belakang negara itu. Manila saat ini merasa seperti sandwich setelah > Amerika Serikat menuntut negara itu agar bersikap lebih tegas pada Beijing > yang memperluas wilayah lautnya di Laut Cina Selatan, khususnya di > pulau-pulau yang diklaim milik Filipina. > > "Silakan perang, Anda ingin masalah kan? Ok, mari kita lakukan itu. Cina > tidak seharusnya membangun pulau-pulau buatan di laut. Ini jelas melanggar > hukum internasional dan faktanya Cina membangunnya di zona ekonomi > eksklusif Filipina. Mereka (Amerika Serikat) membiarkan Cina melakukan > pembangunan di sana. Semua persenjataan sudah ada disana, rudal pun sudah > diisi," kata Duterte. > > ADVERTISEMENT > > Sebelumnya pada Juni lalu, sebuah perahu nelayan Filipina ditabrak oleh > sebuah kapal asal Cina hingga tenggelam. Sebanyak 22 awak kapal dibiarkan > berjuang sendiri menyelamatkan diri. Kejadian ini disebut militer Filipina > sebagai tabrak lari di wilayah laut. Para awak kapal itu semuanya > diselamatkan oleh sebuah kapal dari Vietnam. > > Presiden Duterte <https://www.tempo.co/tag/rodrigo-duterte>menganggap > insiden itu sebagai kecelakaan kecil di laut dan menyerukan agar militer > Filipina menahan diri dari Beijing. Duterte menolak untuk memperburuk > situasi karena dia menyadari pihakya tak akan pernah menang dalam > pertempuran melawan Cina. > > >
