*Gubernur adalah anggota perintahan dan partai penyusun umnibus law, jadi
bisa jadi gubernur akan sulit atau tidak mungkin menghianat rezim dan
memihak kepada kaum buruh. Pemerintah atau rezim neo-Mojopahit adalah rezim
pengusaha (Rempen) yang menghendaki adanya omnibus law jadi sama halnya
dengan gubernur tidak akan memihak tuntutan buruh. *


https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200311141253-20-482467/buruh-ke-anies-gubernur-indonesia-bantu-tolak-omnibus-law?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop


Home <https://www.cnnindonesia.com/> Nasional
<https://www.cnnindonesia.com/nasional> Berita Peristiwa
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200311141253-20-482467/buruh-ke-anies-gubernur-indonesia-bantu-tolak-omnibus-law?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop#>
Buruh ke Anies: Gubernur Indonesia, Bantu Tolak Omnibus Law

CNN Indonesia | Rabu, 11/03/2020 14:38 WIB

Bagikan :

[image: Buruh ke Anies: Gubernur Indonesia, Bantu Tolak Omnibus Law] Aksi
unjuk rasa menolak Omnibus Law elemen buruh di depan Balai Kota DKI
Jakarta. (CNN Indonesia/Thohirin).


Jakarta, CNN Indonesia -- Massa *buruh
<https://www.cnnindonesia.com/tag/buruh>* dari berbagai serikat melakukan
aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/3). Mereka datang
meminta bantuan Gubernur DKI Jakarta *Anies Baswedan
<https://www.cnnindonesia.com/tag/anies-baswedan>* untuk menolak
kebijakan *Omnibus
Law <https://www.cnnindonesia.com/tag/omnibus-law>* RUU Ciptaker oleh
pemerintah.

"Kami meminta bantuan Gubernur kami, Gubernur Indonesia untuk membantu kami
menolak Omnibus Law ke pemerintah pusat," kata seorang orator dari atas
mobil komando di Depan Balai Kota, Rabu (11/3).

Para buruh yakin kedudukan Anies sebagai orang nomor satu di Ibu Kota dapat
membantu menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah pusat. Mereka juga
meyakini Anies memiliki sikap yang sama dengan buruh menolak Omnibus Law
karena dianggap merugikan kaum buruh.






Lihat juga:

 Tolak Omnibus Law, Buruh Ancam Mogok Kerja Massal
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200311133729-20-482415/tolak-omnibus-law-buruh-ancam-mogok-kerja-massal/>


Untuk itu ia mendoakan Anies bisa menjadi Presiden pada 2024 mendatang
karena telah mendukung gerakan buruh.

"Kami mempunyai keyakinan bahwa pak Gubernur mendukung gerakan tolak
Omnibus Law. Kita doakan Bapak Gubernur Indonesia 2024 jadi Presiden
mendatang," kata orator.

"Beliau Gubernur reformis tidak seperti Presiden kita. Kita tolak Omnibus
Law," lanjut orator.

Para buruh yakin jika Anies bergerak menolak Omnibus Law, maka pemerintah
daerah lainnya juga pasti akan tergerak untuk menolak.

"Kalau hari ini Pak Anies menolak nanti gubernur di Indonesia lainnya
menolak dan bupati, wali kota se-Indonesia menolak," ucap dia.

Pantauan *CNNIndonesia.com* di lapangan para buruh melakukan aksi dengan
membawa sejumlah atribut seperti bendera. Beberapa di antaranya bertuliskan
Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Federasi serikat buruh seluruh
Indonesia, dan Gerakan Buruh Jakarta.
Lihat juga:

 Mahasiswa-Buruh Surabaya Demo Tolak Omnibus 11 Maret
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200310184535-20-482223/mahasiswa-buruh-surabaya-demo-tolak-omnibus-11-maret/>

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Andri Yansyah saat dikonfirmasi
menyebut bakal menerima sejumlah perwakilan buruh untuk mendengarkan
masukan mereka.

"Ini kita terima dulu, katanya mau minta dukungan saja ke DKI. Nanti kita
dengarkan dulu," kata Andri kepada *CNNIndonesia.com*.

*Aksi Buruh dan Mahasiswa di Surabaya *
Di tempat terpisah, ribuan massa buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam
aksi Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jawa Timur mulai melakukan aksi
unjuk rasa di Bundaran Waru, Surabaya.

Massa buruh yang tiba di Bundaran Waru, Rabu (11/3) siang ini terdiri dari
FSKEP KSPI, SPBSI, SPSI, FSPMI, dan sejumlah serikat pekerja lainnya.
Mereka kemudian berkumpul dan menunggu massa buruh dari daerah lainnya.

Ketum FSKEP KSPI, Sunandar mengatakan Omnibus Law merupakan ancaman bagi
para tenaga kerja di Indonesia. Salah satunya adalah soal sistem pengupahan.

"Yang pertama di RUU sudah jelas menghilangkan prinsip jaminan pendapatan,
yang ini berbicara UMK akan dihilangkan, diganti upah minimum provinsi dan
upah kesepakatan," katanya.

Ribuan massa buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam aksi Gerakan Tolak
Omnibus Law (Getol) Jawa Timur. (CNN Indonesia/Farid).

Jika upah minimum ditetapkan dalam undang-undang maka buruh tak akan
mendapatkan jaminan upah yang layak ke depannya. Lantaran besaran akan
diatur berdasarkan kesepakatan, bukan standar.

"Upah kesepakatan kalau ditetapkan akan jadi persoalan, tidak ada jaminan,"
katanya.
Lihat juga:

 Mahfud: Penolakan RUU Cipta Kerja karena 'Gorengan' Politik
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200310134823-32-482099/mahfud-penolakan-ruu-cipta-kerja-karena-gorengan-politik/>

Selain elemen buruh, massa dari kalangan mahasiswa asal Universitas
Internasional Semen Indonesia (UISI), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
(PPNS), dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) turut bergabung
dalam aksi ini.



Sementara itu Polda Jawa Timur mengerahkan ribuan personel untuk
mengamankan aksi buruh dan mahasiswa di Bundaran Waru. Total 3.432 personel
diterjunkan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dua
personel polres bakal turut dikerahkan dalam pengamanan aksi.

"Polres Sidoarjo 560 personel dan Polrestabes Surabaya 2.872 personel back
up Polda Jatim," ujar Truno dikonfirmasi.

Truno mengatakan, Polres Sidoarjo bakal mengamankan jalur masuk massa ke
Surabaya. Sedangkan, Polrestabes Surabaya mengamankan titik aksi.
Lihat juga:

 Nasdem Sarankan Klaster Ketenagakerjaan Omnibus Law Ditunda
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200310034019-32-481959/nasdem-sarankan-klaster-ketenagakerjaan-omnibus-law-ditunda/>

Selain itu, polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas dan penyekatan massa
di beberapa titik. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir ada tindakan di
luar kegiatan aksi.

"Penyekatan kita lakukan, meminimalisasi kerawanan tidak tertib, tidak
gunakan helm, gunakan jalan yang tidak semestinya. Ini kita lakukan secara
persuasif," ujarnya.

Tak hanya itu, Polda Jatim juga akan mengerahkan pasukan asmaul husna.
Pasukan ini dinilai dapat meredam massa aksi jika mulai tak kondusif.

Pasukan ini nantinya terdiri dari sejumlah polwan dan polisi yang
mengenakan peci dan kerudung berwarna putih. Mereka melantunkan syair
asmaul husna.

"Kita siapkan pasukan asmaul husna, dapat jadi sistem mendinginkan
atau *cooling
system*," kata Trunoyudo. *(ctr/frd/osc)*

Kirim email ke