https://www.jitunews.com/read/116029/aksi-fpi-di-kedubes-india-dianggap-kelewatan-pengamat-protes-itu-jangan-memunculkan-persoalan-baru Aksi FPI di Kedubes India Dianggap Kelewatan, Pengamat: Protes Itu Jangan Memunculkan Persoalan BaruMenurut Usep, diplomasi antar negara adalah langkah tepat yang bisa dilakukan petinggi negara11 Maret 2020 08:37 WIB
- - [image: Ratusan massa FPI melakukan aksi damai di Gedung Tempo, Palmerah, Jumat (16/3).] Ratusan massa FPI melakukan aksi dam *JAKARTA, **JITUNEWS.COM <https://www.jitunews.com/>* - Pengamat politik Usep S. Ahyar memberi tanggapan menyusul pernyataan Duta Besar India Pradeep Kumar Rawat yang menyebut Front PembeIa Islam (FPI) termasuk kelompok ekstremis usai aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Usep menilai sikap FPI yang membakar bendera India hanya akan memantik masalah baru. Menurutnya, diplomasi antar negara adalah langkah tepat yang bisa dilakukan petinggi negara atau kementerian untuk menghentikan peristiwa yang menewaskan puluhan korban jiwa itu. Soroti Ancaman 'Sweeping' PA 212 kepada WN India, Denny Siregar: Ini Sudah Harus Ditangkap <https://www.jitunews.com/read/115971/soroti-ancaman-sweeping-pa-212-kepada-wn-india-denny-siregar-ini-sudah-harus-ditangkap> "Di manapun memang harus kita protes. Cuman protes itu jangan memunculkan persoalan baru. Warga negara asing di sini banyak. Warga negara Indonesia di luar negeri juga banyak," kata Usep, seperti dikutip dari Tagar, Rabu (11/3). "Ini kan memunculkan sentimen baru. Dibanding memberikan usulan-usulan bagaimana menyelesaikan persoalan di India, ya kita sama-sama mengutuk, tapi caranya dengan tidak memunculkan permasalahan baru lagi," lanjut peneliti Populi Center itu. FPI Disebut Ekstremis, PSI Senggol Anies <https://www.jitunews.com/read/116023/fpi-disebut-ekstremis-psi-senggol-anies> --++++++. https://www.jitunews.com/read/116078/seruan-tak-digubris-pa-212-kami-akan-demo-lagi-berjilid-jilid *Seruan Tak Digubris, PA 212: Kami Akan Demo Lagi Berjilid-jilid* PA 212 menuntut kekerasan yang diterima umat Muslim di India disudahi *12 Maret 2020 05:59 WIB* Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin. Istimewa *JAKARTA, JITUNEWS.COM <https://www.jitunews.com/>* - Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi di Kedutaan Besar India untuk Indonesia lagi. Aksi yang rencananya diselenggarakan Jumat (13/3) itu sebagai tindak lanjut dari diabaikannya seruan PA 212, FPI, dan GNPF-U. "Kami akan demo lagi berjilid-jilid sampai pembantaian dihentikan dan pelakunya dijerat dengan hukum yang berlaku di dunia," kata Novel, seperti dikutip dari Tagar pada Kamis (12/3). Novel mengaku pihaknya bakal terus menghelat aksi lanjutan di Kedubes India sampai kekerasan terhadap muslim di negara beribukota New Delhi tersebut berhenti Bantah Sebutan FPI Kelompok Ekstremis, Novel Bamukmin: Justru Aksi Kami Prosedural dan Dilindungi Undang-undang <https://www.jitunews.com/read/116076/bantah-sebutan-fpi-kelompok-ekstremis-novel-bamukmin-justru-aksi-kami-prosedural-dan-dilindungi-undang-undang> "Kami tidak diam terhadap kezaliman pembantaian umat Islam di manapun, maka kami siap jihad," tegasnya. Sebelumnya, Dubes India untuk Indonesia Pradeep menyebut FPI, PA 212, dan GNPF-U termasuk dalam kategori kelompok ekstremis. Pradeep menyampaikan itu ketika ditanya soal sikapnya atas demonstrasi ketiga ormas tersebut yang mendesak agar pertikaian berdarah antara pemeluk agama Hindu-Islam di India tak diteruskan. Terkait Aksi FPI Cs di Kedubes India, Novel Bamukmin: Haram Kita untuk Mundur <https://www.jitunews.com/read/116077/terkait-aksi-fpi-cs-di-kedubes-india-novel-bamukmin-haram-kita-untuk-mundur> - - - NASIONAL <https://www.jitunews.com/nasional> - - NASIONAL <https://www.jitunews.com/nasional>
