*Mengapa tidak dilarang orang bepergian antar daerah untuk mencegah
menularnya Covi -19*

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200321080558-20-485522/rsud-ambon-rawat-enam-warga-diduga-terinfeksi-virus-corona


RSUD Ambon Rawat Enam Warga Diduga Terinfeksi Virus Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 21/03/2020 09:54 WIB

Bagikan :

[image: RSUD Ambon Rawat Enam Warga Diduga Terinfeksi Virus Corona] Ambon
mencatat satu pasien dalam pengawasan virus corona pada Jumat (20/3).
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).


Ambon, CNN Indonesia -- RSUD Haulusy *Ambon*
<https://www.cnnindonesia.com/tag/ambon> menambah satu Pasien Dalam
Pengawasan (*PDP <https://www.cnnindonesia.com/tag/pdp>*) yang diduga
terjangkit *virus corona
<https://www.cnnindonesia.com/tag/virus-corona>* (Covid-19).
Sebelumnya, Orang Dalam Pengawasan (ODP) merupakan orang dari daerah
terjangkit namun tidak mengalami keluhan. Sedangkan PDP adalah orang yang
sudah dicurigai terinfeksi virus corona.

"Jadi, total semua enam orang dirawat di RSUD Ambon, 5 statusnya ODP dan
satu PDP,"ujar Kepala Dinas Kesehatan Maluku, Maykel Ponto, saat jumpa
pers, Jumat (20/3) sore.

Ponto menjelaskan satu pasien terduga terjangkit covid-19 yang dirawat,
tertangkap alat pendeteksi suhu tubuh (termo scanner) di pintu kedatangan
Bandara Pattimura pada Jumat (20/3). Saat ini, pasien terkait bersuhu 38
derajat Celcius dengan keluhan demam, batuk dan pilek.


"Makanya diisolasi ke RSUD pada Jumat (20/3) karena yang bersangkutan
berdatangan dari daerah yang memang terpapar Covid-19," tutur Pontoh.




Lihat juga:

 UAS Sebut Jaga Jarak di Tengah Corona Sesuai Sunah Rasul
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200321071810-20-485521/uas-sebut-jaga-jarak-di-tengah-corona-sesuai-sunah-rasul/>

"Jadi, pasien itu warga Ambon yang baru tiba dari Jakarta. Belum ada gejala
lain. Baru demam saja. Yang bersangkutan sudah di isolasi," tambahnya.

Untuk, warga Bekasi, Jawa Barat dan dua WN Jepang pasangan suami istri yang
awalnya status PDP dirawat RSUD Ambon. Kini, kata Ponto, statusnya berubah
menjadi ODP karena kondisi mereka mulai membaik.

"Meski, sampat saat ini spesimen warga Bekasi dan dua WN Jepang yang
dikirim ke Jakarta untuk uji di Balitbangkes belum dapat hasil. Karena di
sana masih antri ratusan spesimen," jelasnya.

Sementara, untuk dua warga Ambon, kata dia sempat diperiksa di RSUD Ambon.
Namun, mereka dianjurkan isolasi diri di rumah dan diawasi tim medis. Dua
warga tersebut diketahui penumpang kapal laut yang diserahkan Kantor
Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Ambon pada Minggu (15/3) pekan lalu.
Lihat juga:

 Corona Meluas, Kemenag Batalkan Acara Isra Mikraj
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200320214317-20-485505/corona-meluas-kemenag-batalkan-acara-isra-mikraj/>

"Mereka memiliki riwayat yang sama datang dari daerah yang terpapar corona
yakni Jakarta, jadi mengisolasi diri hanya di rumah dan diawasi tim medis
Puskesmas,"tururnya.

Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang menyampaikan per Jumat (20/3) jumlah
ODP di Maluku berjumlah 18 orang. Sementara, satu warga kata dia sedang
dirawat di RSUD Ambon dengan status PDP akibat gejala virus corona
(Covid-19).

Selain di Ambon, ODP juga berada di Kabupaten Seram Bagian Barat berjumlah
3 orang , Buru 1 orang, Tual 2 orang, KKT 1 orang dan Aru 6 Orang.

"Kami sedang upayakan semua RS di 11 Kabupaten dan Kota di Maluku punya
ruang isolasi covid-19,"ujarnya di Gedung Gubernur Maluku, Jumat (20/3)
sore.

Kasrul meminta Dinas Kesehatan di 11 Kabupaten dan Kota segera melakukan
pemeriksaan terhadap warga yang datang dari luar daerah penyumbang virus
corona. Kemudian, pengawasan di  pelabuhan dan bandara harus diperketat
untuk pencegahan wabah corona di Maluku.

Kirim email ke