Inilah tampang kapitalis komprador penjilat Tiongkok!



Wartawan Senior: Seakan Negara Miliknya, Luhut Seperti `Pemakan Bumi`
Jum'at, 20/03/2020 10:37 WIB


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Fajar.co.id)

Jakarta, law-justice.co - Dua wartawan senior, dua-duanya perempuan, menuliskan 
tentang sosok Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang kini menjabat Menteri 
Koordinator Kemaritiman di pemerintahan Presiden Jokowi.

Wartawan senior pertama, Agi Betha menulis tentang sosok LBP di fbnya tadi 
malam dengan judul "PEMAKAN BUMI":





PEMAKAN BUMI

Melihatmu ngomong di tivi. Bicarakan reklamasi. Seakan tiap jengkal tanah 
negara ini milikmu sendiri. Dengan mulut miring ke kanan ke kiri, kau mengatur 
ini itu, seolah semua bualanmu mesti dipercayai. Perkataanmu harus dituruti.





Merenungi caramu. Rakyat sungguh tak mengerti. Mengapa orang-orang lain bodoh 
dan engkau pintar sendiri. Semua masalah diurusi. Seolah dirimu telah dipilih 
oleh rakyat, lalu diberi mandat benahi negeri.

Caramu itu membuatku ingat pada sebuah syair Kahlil Gibran tentang seseorang 
yang memakan Bumi.



Makhluk itu tak pernah kenyang.

Bahkan setelah ia tak bisa berhenti melahap bumi, ia masih takut esoknya mati 
kelaparan.

#PLUTOKRAT

#KahlilGibran

Dalam pengembaraan aku pernah melihat sebuah pulau yang dihuni oleh seorang 
manusia seperti monster berkaki besi, yang makan bumi dan minum lautan tak 
putus-putusnya.

Lama sekali aku memandanginya. Kemudian aku mendekatinya dan berkata,

"Tidak pernahkah engkau merasa cukup, apakah laparmu tidak pernah terpuaskan 
dan hausmu tidak pernah terpadamkan?"

Ia menjawab,

"Ya, aku telah terpuaskan. Aku juga letih makan dan minum, tapi aku takut bila 
esok tak ada lagi bumi yang dapat kumakan dan lautan yang dapat kuminum.."

(Agi Betha)

Link: https://www.facebook.com/agibetha.isnaeny/posts/1436818089770098

Tulisan Agi Betha ini kemudian juga ditanggapi oleh wartawan senior yang lain, 
Nanik Sudaryati di fbnya sbb:

Saya pernah berhadapan atau melihat wajah ini secara langsung di pemerintahan 
SBY, saya melihat bagaimana dia menyebut ini-itu perusahaannya supaya bisa 
dibeli Pertamina ke seorang Menteri. Dia juga pengin mengambil perusahaan asing 
di daerahnya.

Waktu itu, dia belum siapa-siapa masih seorang pensiun menteri di zaman Gur Dur 
dan seorang pengusaha yang bisnisnya meredup karena harga batu bara jatuh.

Jadi saya bisa bayangkan sekarang saat dia menjadi innercycle penguasa, maka ia 
layaknya penguasa! Semua maunya harus terwujud. Dan cita-citanya dulu yang bisa 
sebatas disampaikan ke pejabat, sekarang langsung bisa di eksekusi.

Suatu saat diwawancara media (sebelum jadi kawannya Penguasa) dia memang pernah 
bilang, cita-citanya pengin jadi King Maker, dan sekarang sudah kesampaian dan 
sepertinya ingin terus, dan mungkin terus sambil memohon diberi usia 1000 tahun.

(Nanik Sudaryati)

"Akan ada masanya dia di makan bumi hanya menyisakan tulang ekornya saja." 
(Abee Lateep )

(portal-islam.id)


(Annisa\Editor)

Kirim email ke