*Mengapa harus cium tangan? Berhubung dengan adanya Coronavirus, apakah
tangan yang dicium sudah didisinfersikan?*


https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/27/03/2020/kpk-belum-tahu-pemilik-ponsel-yang-digunakan-imam-nahrawi/


*KPK Belum Tahu Pemilik Ponsel yang Digunakan Imam Nahrawi*

KASUISTIKA <https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/>

27 Maret 2020, 20:46:47 WIB

[image: KPK Belum Tahu Pemilik Ponsel yang Digunakan Imam Nahrawi]*Mantan
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (tengah). (FEDRIK
TARIGAN/ JAWA POS)*


*JawaPos.com* – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga telepon genggam
yang digunakan oleh terdakwa kasus suap dan gratifikasi dana hibah untuk
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Imam Nahrawi digunakan oleh
banyak tahanan. Lembaga antirasuah belum kepemilikan handphone yang
digunakan Imam Nahrawi.

“Hasil penelusuran sementara belum diketahui secara pasti kepemilikan HP
tersebut karena diduga dipakai beberapa tahanan,” kata pelaksana tugas
(Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Jumat (27/3).

Ali menyampaikan, terkait isi software HP yang ditemukan sudah mati di
dalam rutan, pihak Rutan KPK sudah mendapatkan hasil pemeriksaan dari
bagian Digital Forensik KPK. Saat ini masih dilakukan pendalaman dari
penggunaan gawai tersebut. “Saat ini masih dilakukan pendalaman lebih
lanjut mengenai isi beberapa file dalam HP tersebut,” jelas Ali.

Sebelumnya, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi
diduga mengunggah status foto bersama ibudanya melalui aplikasi *WhatsApp* pada
Kamis (5/3) lalu. Petugas kemudian menggelar inspeksi mendadak dan
menemukan sebuah telepon genggam yang berada dalam kondisi mati di sel
tempat Imam ditahan.

Namun, Imam mengelak bahwa telepon genggam yang didapati tim KPK di rumah
tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur bukan miliknya. Padahal beberapa hari
lalu, Imam sempat mengunggah foto umrah dengan sang ibunda. “Yang pasti
bukan milik saya,” tegas Imam di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi
(Tipikor) Jakarta, Rabu (11/3).

Terdakwa kasus suap dana hibah KONI ini meminta publik untuk menunggu hasil
telaah dari tim forensik dan penyidik KPK. Sebab hingga kini handphone yang
ditemukan itu masih dalam pemeriksaan. “Sekarang kita tunggu saja hasil
forensik maupun penyidikan dari KPK, kita tunggu saja hasilnya nanti
seperti apa biar nggak jadi polemik, biar semua proporsional,” harap Imam.

Kendati demikian, Imam pun tak henti-hentinya menegaskan bahwa gawai itu
bukan miliknya. Namun, jika terbukti Imam akan dikenakan sanksi disiplin.
“Orang kayak saya ini rentan juga dituduh, sudah disidang, sudah lah kita
tunggu, yang pasti itu bukan milik saya handphone itu,” tukas Imam.

*Saksikan video menarik berikut ini: Click situs untuk dilihat video!*

Kirim email ke