Kalau tidak dilarang orang bepergian antra propinsi, teristimewa antar
pulau, maka Coronavirus akan memakan ribuan jiwa bahkan jutaan jiwa.
Karena tidak dilarang maka kalau tidak keliru sebanyak 27 propinsi yang
dihinggipai olen Coronavirus. Di Ambon, mula orang datang dari Bekasi yang
dideteksi. Sekarang sudah berapa banyak terjangkitt, hanya iblis
bin  seythan yang tahu. Atau mungkin sengaja daerah yang terbelakang itu
penduduk asslinya dihabiskan untuk memberikan tempat kepada transmigrasi
dari daerah-daerah yang padat penduduklnya. Jadi semacam
silentethnic clensing untuk memberikan tempat kepada herenvolk. Transport
penumpang misalnya dengan kapal laut dikelas ekonominya,tempaatnya seperti
transport ternak. Jadi mudah sekali Coronavirus menyebar.  Zaman kolonial
dahulu, di Papua, jika orang mau pergi ke pegunungan harus mempunyai surat
bebas malaria, itu contohnya.

Kirim email ke