https://www.wartaekonomi.co.id/read278494/imf-corona-bikin-dunia-alami-resesi-ekonomi

Sabtu, 28 Maret 2020 11:38 WIB
*IMF: Corona Bikin Dunia Alami Resesi Ekonomi*


*E Online, Jakarta <https://www.wartaekonomi.co.id/dateline1/jakarta>* -

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF)
menyatakan virus corona atau coronavirus (Covid-19) telah mendorong ekonomi
global ke dalam resesi dan negara-negara harus menanggapi dengan
pengeluaran stimulus yang sangat besar untuk menghindari kebangkrutan dan
gagal bayar utang.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan, negara-negara
berkembang akan membutuhkan setidaknya USD2,5 triliun untuk melewati krisis
dan digunakan untuk cadangan internal mereka sendiri.

*Baca Juga: **Ya Allah, Hampir 600 Ribu Orang Terinfeksi Virus Corona di
Dunia
<https://www.wartaekonomi.co.id/read278491/ya-allah-hampir-600-ribu-orang-terinfeksi-virus-corona-di-dunia>*

"Sekarang jelas bahwa kita telah memasuki resesi yang buruk atau lebih
buruk daripada tahun 2009," kata Georgieva seperti dilansir Reuters,
Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

*Baca Juga*

*Banyak Perusahaan Hengkang karena Virus Corona, China Gak Punya Banyak
Waktu Buat. . . .*
<https://www.wartaekonomi.co.id/read275126/banyak-perusahaan-hengkang-karena-virus-corona-china-gak-punya-banyak-waktu-buat>
*Jangan
Lagi Deh Minta Lockdown Jakarta, Dampaknya Bikin Merinding Lho!*
<https://www.wartaekonomi.co.id/read278452/jangan-lagi-deh-minta-lockdown-jakarta-dampaknya-bikin-merinding-lho>
*Arab
Saudi Larang Umrah, Presiden Jokowi Bilang...*
<https://www.wartaekonomi.co.id/read274169/arab-saudi-larang-umrah-presiden-jokowi-bilang>
*Geger
Foto Anies Lagi Berendam di Air Penuh Sampah, Anak Buahnya Bilang...*
<https://www.wartaekonomi.co.id/read274177/geger-foto-anies-lagi-berendam-di-air-penuh-sampah-anak-buahnya-bilang>

Dia menambahkan, pemulihan krisis ekonomi akibat virus corona mungkin lebih
lama atau pada 2021 dibandingkan krisis keuangan global 2008-2009.

"Tetapi jika kita berhasil memberantas virus ini dan mencegah masalah
likuiditas menjadi masalah solvabilitas," kata Georgieva.






Share

Kirim email ke