-------- Forwarded Message --------
Subject: Kemenlu Tiongkok: Tiongkok Bersedia Implementasi Hasil yang Dicapai KTT G20 ; Tiongkok Ajukan Representasi Serius Kepada Tiga Media AS Seputar Surat Terbuka
Date:   Sun, 29 Mar 2020 11:47:44 +0800
From:   ChanCT <[email protected]>
To:     GELORA_In <[email protected]>



 Kemenlu Tiongkok:


 Tiongkok Bersedia Bersama Masyarakat Internasional Implementasi Hasil
 yang Dicapai KTT G20

http://indonesian.cri.cn/20200328/1b1d1e49-7286-2e3d-cd34-1a8b6351bb8d.html
2020-03-28 13:18:11

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang hari Jumat kemarin (27/3) di Beijing mengatakan, Konferensi Tingkat Tinggi pemimpin negara-negara G20 khusus seputar penanggulangan wabah Covid-19 sukses digelar pada hari Kamis lalu (26/3). KTT tersebut sempat meluluskan pernyataan di mana menyampaikan sinyal positif kepada dunia bahwa para anggota G20 bersatu padu demi menangani tantangan wabah dan memelihara kestabilan ekonomi dunia. Tiongkok bersedia bersama dengan masyarakat internasional demi melaksanakan hasil-hasil yang dicapai dalam KTT khusus G20 kali ini.

Di depan jumpa pers yang diadakan kemarin, Geng Shuang menyatakan bahwa dalam KTT tersebut, berbagai pihak menjamin untuk membagikan informasi tepat pada waktunya, menjamin pasokan barang-barang medis, mengambil tindakan apa saja yang diperlukan untuk bersama menanggulangi wabah, memelihara keamanan kesehatan publik; berbagai pihak sepakat untuk memberi dukungan dan bantuan kepada negara-negara berkembang, khususnya negara-negara yang paling tidak maju seputar penanggulangan wabah, sementara menyempurnakan sistem kesehatan publik global; berbagai pihak berjanji memelihara kestabilan ekonomi dan keuangan global, dan menstimulasi keyakinan pasar, menjamin penempatan kerja dan kesejahteraan rakyat.

Menanggapi inisiatif yang diajukan Tiongkok, Geng Shuang memperkenalkan bahwa Presiden Xi Jinping menghadiri KTT tersebut dan memaparkan 4 butir usulan, yaitu yang pertama dengan tegas memerangi wabah Covid-19 global, Tiongkok menganjurkan sedini mungkin menggelar konferensi menteri kesehatan negara-negara G20; yang kedua adalah melakukan pencegahan dan pengendalian gabungan internasional yang efektif, Tiongkok menganjurkan membahas pembentukan mekanisme komunikasi darurat kesehatan publik regional; yang ketiga secara aktif mendukung peranan penting organisasi internasional seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan G20, Tiongkok menganjurkan menggelar konferensi senior keamanan kesehatan publik global pada waktu yang layak; ke-empat ialah meningkatkan koordinasi kebijakan ekonomi makro internasional, mencegah ekonomi dunia terjebak ke dalam kelesuan, Tiongkok akan terus melaksanakan kebijakan keuangan proaktif dan kebijakan mata uang yang mantap, dengan aktif memperluas impor dan memperbesarkan investasi ke luar negeri, dalam rangka memberi kontribusi demi kestabilan ekonomi seluruh dunia.


 Kemenlu Tiongkok Ajukan Representasi Serius Kepada Tiga Media AS
 Seputar Surat Terbuka

http://indonesian.cri.cn/20200328/c7249cc9-bca7-a3ac-d768-1f9174026952.html
2020-03-28 13:18:42

Kepala Direktorat Pers Kementerian Luar Negeri Tiongkok secara terpisah memanggil para pemimpin The New York Times, The Wall Street Journal dan The Washington Post di Beijing, melayangkan teguran keras kepada mereka seputar surat edaran yang dikirimnya kepada pemerintah Tiongkok.

Tiongkok menyatakan bahwa surat terbuka dari ke-tiga media AS tersebut ternyata salah dilayangkan kepada pihak tidak relevan, dengan isinya memutarbalikkan putih dan hitam, mengelirukan kebenaran dan kesalahan, dan penuh dengan kesombongan dan prasangka. Tiongkok menyatakan penentangan tegas dan sama sekali tidak setuju. Tindakan Tiongkok adalah pembalasan setimpal dan rasional kepada AS atas perbuatannya yang dalam jangka panjang terus menekan secara tak beralasan kepada lembaga-lembaga media Tiongkok di AS.

Surat terbuka tersebut sengaja mengaitkan tindakan pembalasan Tiongkok dengan peliputan berita terkait penanggulangan wabah, bahkan menyombongkan bahwa dunia luar tidak bisa mendapat informasi wabah Tiongkok tanpa adanya wartawan AS di Tiongkok. Namun pihak AS semestinya tahu benar apakah peliputannya di Tiongkok dilakukan secara menyeluruh, tepat dan obyektif.

Tiongkok menegaskan bahwa, Tiongkok selalu menyambut wartawan luar negeri melakukan peliputan dengan menaati hukum dan peraturan di Tiongkok, apa yang ditentangkan Tiongkok adalah prasangka ideologi yang khusus ditujukan kepada Tiongkok, dan tindakan yang membuat kabar palsu dengan alasan apa yang disebut kebebasan pers, serta perbuatan yang melanggar moral profesional pers. Jika ketiga media tersebut penuh sentimen tidak puas, mereka seharusnya melampiaskannya kepada pemerintah AS.

Tiongkok sekali lagi mengingatkan The Wall Street Journal telah merilis artikel yang menstigma Tiongkok, dan masih berutang maaf kepada rakyat Tiongkok.

Kirim email ke