*Perkembangan Inovasi *

*Teori Sistem Pembagian Sosialisme*

Oleh: *Chen Zongsheng**

Harian Rakyat: 30 Maret 2020

http://paper.people.com.cn/rmrb/page/2020-03/30/09/rmrb2020033009.pdf

Diterjemahkan oleh: ChanCT

<<Keputusan>> Sidang Pleno Ke-4, Kongres-19 Komite Sentral Partai menentukan */"Dengan Prinsip-Utama Mendapatkan sesuai Hasil-kerja, dipadukan secara berdampingan dengan berbagai metode pembagian"/* kedalam dasar sistem ekonomi sosialisme, yang mencerminkan pemahaman partai kita lebih mendalam tentang sistem dasar ekonomi sosialisme di era baru. Merupakan Perkembangan inovasi dari teori sistem pembagian sosialisme.

Mempertahankan pandangan berpusat pada rakyat, meneruskan jaminan dan meningkatkan kehidupan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mengambil jalan kemakmuran bersama adalah keunggulan yang signifikan dari sistem negara dan sistem pemerintahan Tiongkok. Praktek selama Reformasi dan Keterbukaan, proses pembangunan ekonomi Tiongkok telah menunjukkan, bahwa jalan pemikiran gagasan kebijakan "memperkenankan sementara orang dan daerah kaya lebih dahulu, untuk kemudian mencapai kemakmuran bersama" merupakan inovasi sistem pembagian pendapatan yang sejalan dengan hukum perubahan perbedaan pendapatan dalam pembangunan ekonomi dan menunjukkan penciptaan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Seiring dengan pengembangan dahsyat, kesenjangan pembagian pendapatan juga bisa dihindari.

Sekitar tahun 2008, kesenjangan pendapatan secara menyeluruh bagi penduduk Tiongkok, telah melewati titik puncak tertinggi dan memasuki periode penurunan melambat, dan kesenjangan pendapatan cenderung mengecil. Mengembangkan lebih lanjut keunggulan dari sistem luar biasa ini akan membantu memperkecil kesenjangan pendapatan, mempertahankan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan sehat, dan dengan demikian lebih baik memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat bagi kehidupan yang lebih baik.

Negara kita menerapkan sistem kepemilikan-UMUM sebagai dasar, mengembangkan dan memadukan dengan berbagai bentuk sistem kepemilikan dalam pembangunan ekonomi. Ditengah-tengah kepemilikan-Negara dan kepemilikan kolektif, rakyat seluruh negeri dan kolektif menguasai material produksi dan hasil produksi, kaum pekerja melalui kerja yang dikeluarkan secara langsung itu, dengan terpadu menguasai material produksi mendapatkan pendapatan yang setimpal.

Dengan demikian, dalam ekonomi sistem kepemilikan publik, sistem pembagian pendapatan juga tak terhindarkan berdasarkan pendapatan sesuai kerja yang diberikan. Posisi-utama ekonomi kepemilikan publik menentukan posisi-utama pendapatan sesuai hasil kerja.

<<Keputusan>> ini menegaskan kepatuhan pada sistem pembagian utama dengan prinsip Pendapatan sesuai Hasil Kerja yang diberikan. Berarti dengan perpaduan berbagai bentuk sistem pembagian yang berlangsung, tetap menekankan Pendapatan lebih banyak seuai kerja lebih banyak yang diberikan. Dengan menjamin pendapatan sesuai tenaga kerja, meningkatkan persaingan tenaga kerja untuk bekerja lebih keras, terutama pekerja di garis depan, dan meningkatkan persaingan tenaga kerja pada pembagian Pendapatan awal. Membuat keseimbangan yang relevan antara teoritis dan praktis yang penting, tentu akan mendorong pembagian pendapatan yang lebih masuk akal dan tertib, dengan demikian merangsang lebih lanjut pembangunan ekonomi.

Dengan penyesuaian struktur ekonomi dan pembagian kerja sosial lebih lanjut, sumbangsih unsur-unsur produksi yang berpartisipasi dalam produksi sosial meningkat dan meluas. Sebagai contoh, Internet, big-data, kecerdasan buatan dan produksi lainnya telah berkembang pesat, mendapatkan perhatian lebih serius dalam produksi, akumulasi dan integrasi. Dengan demikian, <<Keputusan>> selain mengulangi unsur-unsur produksi yang telah ditentukan sebelumnya seperti tenaga kerja, modal, tanah, teknologi, dan manajemen, menambahkan unsur-unsur produksi baru, seperti pengetahuan dan data, untuk mendorong pembangunan ekonomi di tahap baru. Dengan jelas penguasaan unsur-unsur produksi baru seperti pengetahuan dan data dan pengguna mendapatkan kompensasi sesuai dengan kontribusi mereka. Sesungguhnya, adalah kesimpulan praktik yang terbukti dan efektif dalam pengembangan ekonomi pasar sosialisme. Merangsang lebih lanjut masyarakat belajar dan berinovasi, mendorong pertumbuhan bentuk masyarakat, bentuk baru Negara dengan mendorong maju perkembangan ekonomi baru yang terus tumbuh lebih besar dan kuat.

Seiring dengan peningkatan tahap perkembangan ekonomi dan peningkatan pendapatan, Tiongkok memiliki kondisi dan dasar yang lebih baik untuk meningkatkan kemampuan pembagian, mengembangkan usaha kesejahteraan sosial dan tunjangan sosial, dan lebih lanjut menunjukkan keunggulan sistem sosialisme kita. Untuk mencapai tujuan membangun masyarakat cukup makmur secara menyeluruh pada tahun 2020, diperlukan lebih banyak pembagian seperti pembayaran transfer. Oleh karena itu, perlu untuk memperbaiki mekanisme penyesuaian pembagian dengan perpajakan, jaminan sosial, dan pembayaran transfer sebagai cara utama, meningkatkan penyesuaian perpajakan, menyempurnakan sistem perpajakan langsung, dan berangsur meningkatkan prbandingannya. Pada saat yang sama, menekankan arti penting peran “3 Kali Pembagian” **, mengembangkan usaha amal dan lain-lain usaha sosial, dengan mendorong dan membimbing kekuatan sosial untuk membantu orang miskin melalui sumbangan masyarakat, usaha amal, dan kegiatan sukarela membantu ekonomi lemah-miskin.

Kesenjangan pendapatan antara kota dan desa, antara wilayah, dan antara industri di Tiongkok merupakan bagian utama dari kesenjangan pendapatan secara keseluruhan. Sebagai contoh, kesenjangan pendapatan antara kota dan desa saja sudah lebih dari 50% dari seluruh kesenjangan pendapatan. Jadi, Kesenjangan pendapatan antara kota dan desa, antara daerah, dan antara industri sebenarnya adalah hasil dari pembangunan ekonomi yang tidak merata dan refleksi langsung dari kesenjangan pembangunan itu sendiri.

Oleh karena itu, perlu untuk mendorong pembangunan ekonomi yang seimbang, dimulai dengan menyelesaikan ketidak seimbangan pembangunan antara kota dan desa, daerah, dan industri, dengan meningkatkan pembagian pendapatan. <<Keputusan>> mengusulkan untuk melaksanakan strategi revitalisasi pedesaan, meningkatkan sistem dan kebijakan memprioritaskan pengembangan pertanian dan daerah pedesaan untuk menjamin keamanan pangan nasional, dan menyempurnakan mekanisme kelembagaan untuk pengembangan terpadu wilayah perkotaan dan pedesaan, membangun mekanisme pembangunan regional yang terkoordinasi, dan membentuk sistem dengan fungsi utama yang jelas dan keunggulan pelengkapnya, mengatur pengembangan berkualitas tinggi. Tata ruang ekonomi regional, penyempurnaan sistem dan mekanisme dalam mendorong maju manufaktur dan merevitalisasi ekonomi riil. Perteguh sistem konstruksi di berbagai area akan membantu mendorong maju keseimbangan pembangunan antara kota dan desa, antara wilayah, dan antara industri, dan dengan demikian memperkecil kesenjangan pembagian pendapatan.

* Penulis adalah peneliti senior di Pusat Lembaga Inovasi Pembangunan Ekonomi Sosialisme berkarakter Tiongkok, Universitas Nankai.

** Yang dimaksudkan dengan “3 Kali Pembagian” dapat dipahami sebagai "3 jenis pembagian " yang berbeda dari pimpinan pasar, dibawah ketentuan pemerintah dan berdasarkan kekuatan sosial.

*Pembagian Pertama*adalah pembagian utama ditentukan pasar, menekankan prioritas efisiensi dan meningkatkan kontribusi keseluruh elemen;

*Pembagian Kedua*adalah pembagian utama ditentukan pemerintah, yang berfokus pada keadilan, dan dengan wajib diintervensi untuk mencerminkan orientasi nilai nasional;

*Pembagian Ketiga *adalah pembagian utama berdasarkan kekuatan sosial, yang didorong oleh keadilan sosial, untuk mewujudkan nilai-nilai arus utama masyarakat menjadi lebih santun, lebih utamakan pekepntingan umum, dan lebih bahagia.

Pembagian ketiga berfungsi utama dalam membantu ekonomi: Dibawah dorongan kebijakan hukum lebih lanjut merupakan "tangan keadilan sosial" yang dinamis, baik yang nampak maupun tidak, dan jelas tidak digerakkan oleh kepentingan pribadi atau dipaksakan oleh kekuatan publik.

Jika Pembagian Pertama adalah efektivitas lingkungan pasar sebagai sumber daya dalam “pembuatan darah”; Pembagian Kedua adalah perilaku pemerintah sebagai “jantung” untuk memperlancar sirkulasi darah dengan seimbang, mengalirkan oksigen dan nutrisi ke berbagai jaringan dan organ tubuh manusia, sistem mengurangi risiko; sedang, pembagian ketiga mirip dengan perilaku mikrosirkulasi pembuluh darah halus, kapiler aktif kompensasi, dan simbiosis aktif, yang meningkatkan kesehatan manusia lebih seimbang.

Inilah kemajuan evolusi "alasan mengapa manusia demi manusia" dan meningkatkan kehidupan "Ekologi" manusia secara keseluruhan. Siklus keseimbangan Pembagian Pertama "pembuatan darah" dan Pembagian Kedua dalam "aliran darah" menentukan kehidupan dan kematian manusia, sedang "sirkulasi mikro simbiotik" dalam Pembagian Ketiga sangat mempengaruhi keseluruhan ekologi jangka panjang manusia. Pasar, pemerintah, masyarakat, efisiensi, sama rata, keadilan, pembagian kerja utama dan sistem nilai sistem pembagian dengan demikian diintegrasikan menjadi satu.

Penjelasan dari:

http://www.xinhuanet.com/politics/2020-01/02/c_1125415972.htm

Kirim email ke