Ngirit ataukah tidak ada fulus yang cukup di kas negara untuk membiayai, karena sebagian besar telah masuk kantong pribadi alias dikorupsikan.
https://www.jitunews.com/read/116837/demokrat-kecewa-pemerintah-terlalu-ngirit-terkait-penanganan-covid-19-di-indonesia *Demokrat Kecewa Pemerintah Terlalu 'Ngirit' terkait Penanganan COVID-19 di Indonesia* “Lambatnya dan arogannya pemerintah terhadap Covid19 sudah banyak digambarkan oleh lautan netizen yang juga kecewa, bahkan marah. Khususnya video dari @NarasiTV mengenai gagap istana menangani pasien 0 di cianjur,” ujar Hinca Pandjaitan *30 Maret 2020 17:30 WIB* Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. Istimewa *JAKARTA, JITUNEWS.COM <http://www.jitunews.com/>* - Politisi Partai Demokrat, Hinca IP Pandjaitan mengaku kecewa terhadap langkah pemerintah dalam menangani amuk virus corona Covid-19 di Indonesia. “Kekecawaan saya terhadap lambatnya dan arogannya pemerintah terhadap Covid19 sudah banyak digambarkan oleh lautan netizen yang juga kecewa, bahkan marah. Khususnya video dari @NarasiTV mengenai gagap istana menangani pasien 0 di cianjur,” ujar Hinca di Jakarta, Senin (30/3/2020). Dalam hal ini, Hinca melihat ada yang tidak tepat sasaran saat pemerintah mengalokasikan dana penanganan COvid-19. “Mengapa dipaksakan stimulus disana? semua orang sibuk dengan aktivitasnya bukan ingin liburan. Apalagi sejumlah uang stimulus dipakai untuk influencer dan biro perjalanan sebesar Rp 72Miliar. Padahal anggaran seperti itu sudah dapat menyediakan 72.000 set APD untuk tenaga kesehatan,” tuturnya. Oleh karena itu, Hinca mengatakan pemerintah sangat gagap dan terus terperangkap dari jeratan mindset menyelamatkan perekonomian dan agresifitas minim di sektor kesehatan. “Hal ini yang membuat banyak tenaga kesehatan yang akhirnya harus kreatif merancang kebutuhan mereka sendiri,” pungkasnya. WFH PNS Diperpanjang, Tjahjo Kumolo: Tidak Ada Libur <https://www.jitunews.com/read/116832/wfh-pns-diperpanjang-tjahjo-kumolo-tidak-ada-libur>
