*Sebelum Coronavirus, pelayanan kesehatan di Papua tidak adekwat, maka
dengan adanya Coronavirus akan lebih mendatangkan bahaya kepada orang Papua
yang pada konsekwensinya  dipercepat orang Papua yang minoritas dipunahkan
dalam pangkuan ibu Pertiwi.*

https://suarapapua.com/2020/03/28/satu-meninggal-dua-orang-positif-covid19-di-papua-barat/
Satu Meninggal, Dua Orang Positif Covid19 di Papua Barat

*Penulis * *Charles Maniani*
<https://suarapapua.com/author/charles-maniani/>

28 Mar 2020, 2:14 WP

Gubernur Papua Barat saat umumkan hasil uji sampel covid19 di papua barat,
Jumat (27/3/2020). (Charles Maniani - SP)

*MANOKWARI, SUARAPAPUA.com— Juru Bicara Covid19 Papua Barat, Arnoldus
Tiniap mengungkapkan bahwa tiga orang positif Covid19. Salah satunya telah
meninggal dunia di RS Sele Be Solu, Kota Sorong pada Kamis (26/3/2020) di
Sorong, Papua Barat. *

Arnoldus menjelaskan, dua pasien tersebut adalah ibu dan anak, warga Sorong
yang sementara dalam menjalani perawatan. Berdasarkan hasil uji sampel di
Litbangkes Jakarta, keduanya dinyatakan positif.

“Dua orang ini memiliki riwayat perjalanan pulang umroh kemudian singgah di
makasar dan Lanjut ke Sorong. Yang meninggal ini adalah anaknya sementara
ibunya masih menjalani perawatan di ruang isolasi,” jelasnya kepada
wartawan di ruang kerja Satgas Covid-19 Papua Barat, Jumat, (27/3/2020).

*Baca Juga: **Masyarakat Desak Pemkot Sorong Tutup Bandara dan Pelabuhan
<https://suarapapua.com/2020/03/27/masyarakat-desak-pemkot-sorong-tutup-bandara-dan-pelabuhan/>*

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengumumkan hasil sampel yang
dikirim ke laboratorium di Jakarta ada 18 orang. Sampel yang sudah
diperiksa lima orang. Hasilnya tiga orang positif dan dua orang negatif.

Pasien yang dinyatakan PDP dari tujuh orang, dua dinyatakan positif dan
satu orang meninggal dunia dengan sampel yang diambil sebanyak 18 sampel.
Dari 18 tersebut, lima sampel sudah diperiksa dan sudah ada hasil.

“Tiga orang dinyatakan positif. Dari tiga orang ini satunya sudah
meninggal.  Dua orang masih dirawat,” ungkapnya.

*Baca Juga: **Gubernur Mandacan: Papua Barat Tidak Lockdown
<https://suarapapua.com/2020/03/27/gubernur-mandacan-papua-barat-tidak-lockdown/>*

Arnoldus Tiniap merincikann, pasien status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berada di sembilan wilayah di Papua Barat 151
orang. Diantaranya 106 orang yang masih terus terpantau dan dilakukan
perawatan secara mandiri.

Sedangkan untuk 45 orang lainnya sudah melewati masa observasi selama 14
hari dan dinyatakan dokter sehat.

106 orang yang masih berstatus ODP ini:

   -

   Kota Sorong 29 orang
   -

   kabupaten Sorong 26 orang
   -

   Kabupaten Manokwari 8 orang
   -

   Kabupaten Fakfak 16 orang
   -

   Kabupaten Teluk Wondama 7 orang
   -

   Kabupaten Raja Ampat 10 orang
   -

   Kabupaten Manokwari Selatan 2 orang
   -

   Kabupaten Kaimana 8 orang

Ilustrasi
<https://www.tribun-maluku.com/wp-content/uploads/2020/03/ilustrasi-pelni-1..jpg>

Kirim email ke