https://www.suara.com/health/2020/04/22/074404/who-tegaskan-virus-corona-berasal-dari-hewan-bukan-laboratorium?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler
*WHO Tegaskan Virus Corona Berasal dari Hewan, Bukan Laboratorium* Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana Rabu, 22 April 2020 | 07:44 WIB *Suara.com - *Organisasi Kesehatan Dunia (*WHO* <https://www.suara.com/tag/who>) menegaskan, bahwa *virus corona* <https://www.suara.com/tag/virus-corona> berasal dari binatang. WHO menangkis teori yang menganggap virus *corona* <https://www.suara.com/tag/corona> berasa dari laboratorium Wuhan, China. Melansir dari *Independent*, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump mengatakan pemerintahnya berusaha untuk menentukan apakah virus corona berasal dari laboratorium di kota Wuhan. Mereka mengembangka teori yang menganggap laboratorium Wuhan menjadi pusat penyebaran wabah virus pada bulan Desember. "Semua bukti yang ada menunjukkan bahwa virus tersebut berasal dari hewan dan tidak dimanipulasi atau dibangun di laboratorium maupun di tempat lain," kata juru bicara WHO, Fadela Chaib dalam jumpa pers di Jenewa, Selasa (21/4/2020). "Kemungkinan besar virus itu berasal dari hewan," tambahnya. Namun, Chaib menegaskan tidak jelas bagaimana virus itu melompat dari spesies ke manusia, tetapi mengatakan pasti ada hewan yang jadi inang perantara. "Kemungkinan besar memiliki reservoir ekologis pada kelelawar, tetapi bagaimana virus datang dari kelelawar ke manusia masih harus dilihat dan ditemukan," tambahnya. Dia tidak menanggapi permintaan untuk menjelaskan apakah ada kemungkinan virus tersebut lolos dari laboratorium secara tidak sengaja. Institut Virologi Wuhan telah menepis desas-desus bahwa laborataroum itu mensintesis virus atau membiarkannya lolos. Sangat penting untuk melanjutkan apa yang kita lakukan tidak hanya untuk *Covid-19* <https://www.suara.com/tag/covid-19> tetapi untuk banyak program kesehatan lainnya,” tambahnya. Penangan kesehatan tersebut merujuk pada tindakan melawan polio, HIV, malaria, dan lain sebagainya. Dia mengatakan WHO didanai 81 persen untuk dua tahun ke depan pada akhir Maret, mengacu pada anggaran dua tahunannya sebesar 4,8 USD miliar. Amerika adalah pendonor terbesar WHO, sementara kontributor besar lainnya adalah Gates Foundation dan Inggris
