-- 
j.gedearka <[email protected]>




https://www.antaranews.com/berita/1439632/jubir-pemerintah-960-pasien-sembuh-dari-covid-19-7775-kasus-positif


Jubir Pemerintah: 960 pasien sembuh dari COVID-19, 7.775 kasus positif

Kamis, 23 April 2020 15:51 WIB

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto saat 
konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, 
Jakarta. ANTARA/HO-Gugus Tugas Covid-19/am.
Sedangkan pasien yang meninggal sebanyak 647 kasus,
Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad 
Yurianto mengatakan, hingga Kamis pukul 12.00 WIB sudah ada 960 pasien di Tanah 
Air yang dinyatakan sembuh dari 7.775 yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Sedangkan pasien yang meninggal sebanyak 647 kasus. Jumlah pasien dalam 
pengawasan sebanyak 18.283 orang dan orang dalam pemantauan sebanyak 195.948 
orang," kata Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB sebagaimana disiarkan 
secara daring yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Data tersebut menunjukkan penambahan bila dibandingkan dengan data Selasa 
(21/4) pukul 12.00 WIB, yaitu jumlah kasus positif bertambah 357 orang, pasien 
sembuh bertambah 47 orang, dan pasien meninggal bertambah 11 orang.

Yurianto mengatakan seluruh provinsi di Indonesia sudah terdampak kasus 
COVID-19, sedangkan kabupaten/kota yang terdampak sebanyak 267 kabupaten/kota.

Baca juga: Satu lagi pasien COVID-19 Batam sembuh
Baca juga: WNI sembuh COVID-19 di Singapura terus bertambah.

Penambahan kasus positif COVID-19 terjadi di DKI Jakarta (133 kasus), Jawa 
Tengah (59 kasus), Jawa Timur (26 kasus), Jawa Barat (22 kasus), Kalimantan 
Barat (19 kasus), Bali (15 kasus), Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Barat 
(masing-masing 15 kasus), Sulawesi Utara dan Lampung (masing-masing 11 kasus), 
Sulawesi Selatan (10 kasus).

Kemudian, Kalimatan Selatan dan Papua (masing-masing tujuh kasus), Kalimantam 
Timur, Sumatera Barat, dan Papua Barat (masing-masing lima kasus), Sumatera 
Selatan (empat kasus), Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Maluku Utara 
(masing-masing dua kasus), serta Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Jambi, 
Kalimantan Selatan, dan Riau (masing-masing satu kasus).

Sedangkan penambahan pasien sembuh terjadi di Jawa Timur (11 orang), Bali dan 
Jawa Barat (masing-masing delapan orang), Sulawesi Selatan (lima orang), DKI 
Jakarta dan Papua (empat orang), Sumatera Barat (tiga orang), DI Yogyakarta dan 
Nusa Tenggara Barat (masing-masing dua orang).

Penambahan pasien meninggal terjadi di Sulawesi Selatan (empat orang), Jawa 
Barat (tiga orang), Jawa Timur (dua orang), serta Sumatera Barat dan Sumatera 
Utara (masing-masing satu orang).

Baca juga: Pemerintah pusat telah distribusi 7.500 APD ke NTT

Pemerintah telah melakukan pemeriksaan usapan rongga mulut dengan berbagai 
jenis spesimen mencapai 59.935 spesimen terhadap 48.647 orang yang dilakukan 
oleh 43 laboratorium.

Terhadap pemeriksaan tersebut, 7.775 orang dinyatakan positif COVID-19, 
sedangkan 40.872 orang dinyatakan negatif.

Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta dengan jumlah kasus positif 
3.517 orang, 326 pasien sembuh, dan 301 pasien meninggal dunia.

Setelah DKI Jakarta, provinsi yang menempati posisi kedua dengan jumlah kasus 
terbanyak adalah Jawa Barat dengan jumlah kasus positif 784 orang, 87 pasien 
sembuh, dan 74 pasien meninggal. 

Baca juga: Volume kendaraan keluar Jakarta naik jelang larangan mudik
Baca juga: Pelanggar PSBB di Banjarmasin bisa kena pukulan rotan Satpol PP

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020






Kirim email ke