*Kalau APBD Jakarta anjlok, lantas bagimana kradaanya di propinsi-propinsi
lain di Jawa dan diluar Jawasentris? Apakah mereka tidak mengalami
anjlokan?*

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/04/23/20055791/anies-sebut-apbd-dki-anjlok-53-persen-gara-gara-covid-19#utm_source=insider&utm_medium=web_push&utm_campaign=anies_apbd_anjlok&webPushId=NTIxNjU=



:Anies Sebut APBD DKI Anjlok 53 Persen Gara-gara Covid-19


Kompas.com - 23/04/2020, 20:05 WIB


BAGIKAN: Komentar (30) Lihat Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di
Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu
(11/3/2020).(KOMPAS.com/NURSITA SARI) Penulis Nursita Sari | Editor Sandro
Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan,
anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020 menurun hingga 53
persen gara-gara pandemi Covid-19.


APBD senilai Rp 87,95 triliun itu hanya tersisa kurang dari separuhnya.
"Kami mengalami kontraksi hingga hampir 53 persen berkurang.


Jadi anggaran kami tinggal 47 persen dari anggaran semula," ujar Anies
dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang digelar secara
online, Kamis (23/4/2020).


Baca juga:* Anies: Pelanggar PSBB Tidak Akan Diberi Peringatan Lagi, tapi
Langsung Ditindak*


Musrenbang itu disiarkan melalui akun YouTube Bappeda DKI Jakarta. Anies
berujar, banyak kegiatan ekonomi yang terhambat akibat Covid-19.


Hal ini berdampak pada anjloknya penerimaan pajak yang menjadi sektor utama
pendapatan DKI. "Ketika kegiatan perekonomian turun, maka pajak yang
dibayarkan turun. Ketika pajak yang dibayarkan turun, maka pendapatan
Pemprov DKI juga turun," kata dia.


*Baca juga:* *Anies Ingin Perusahaan Strategis yang Hanya Beroperasi Saat
PSBB Jakarta *


Kondisi APBD 2020, lanjut Anies, juga akan berdampak pada penyusunan APBD
tahun 2021. Karena itu, Anies meminta rancangan APBD 2021 disusun dengan
realistis, menyesuaikan kondisi perekonomian.


"Dalam merencanakan (APBD) tahun 2021, kita perlu realistis, bahwa akan
perlu waktu bagi anggaran DKI untik bisa kembali," ucap Anies. Per hari
ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta mencapai 3.506 orang. Dari
total pasien, 292 orang dinyatakan sembuh, sementara 316 orang meninggal
dunia.


Penulis : Nursita Sari
Editor : Sandro Gatra

Kirim email ke