*Untuk melihat video footage, click situs*:

https://www.tribun-maluku.com/2020/04/markas-polda-maluku-kebobolan-3-simpatisan-rms-loloskan-benang-radja-ke-mapolda/


Markas Polda Maluku Kebobolan, 3 Simpatisan RMS Loloskan Benang Raja Ke
Mapolda

Pewarta : *Jossy Linansera*
<https://www.tribun-maluku.com/author/josyunanseragmail-com/>

 25 April 2020
<https://www.tribun-maluku.com/2020/04/markas-polda-maluku-kebobolan-3-simpatisan-rms-loloskan-benang-radja-ke-mapolda/>

Di *Maluku* <https://www.tribun-maluku.com/category/maluku/>

2 menit dibaca normal

 0
<https://www.tribun-maluku.com/2020/04/markas-polda-maluku-kebobolan-3-simpatisan-rms-loloskan-benang-radja-ke-mapolda/#comments>

   -


*Ambon,Tribun-Maluku.com *: Tamparan telak dan memalukan diberikan
simpatisan RMS kepada Kepolisian Daerah Maluku.

Pasalnya Markas Polda Maluku di kawasan jalan Pattimura kota Ambon
kebobolan. 3 simpatisan RMS berhasil membawa bendera benang raja ke dalam
markas Polda Maluku.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (25/4/2020) sekitar pukul 15.45 wit.
Dari video yang beredar dan berhasil didapat media ini. Ketiga simpatisan
RMS tersebut bergerak dari arah Jembatan Waitomu menuju Markas Mapolda
sambil membentangkan bendera RMS atau disebut benang raja.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan ketiga simpatisan
RMS tersebut bergerak dari arah Skip sekitar pukul 15.45, dengan membawa
bendera benang raja, sambil berteriak Mena Muria. Hal ini juga sempat
diabadikan wartawan.

Anehnya ketika ketiga simpatisan RMS itu mendekati pintu pagar markas Polda
Maluku sambil membentangkan bendera dan berteriak Mena Muria, piket yang
berada di pos jaga tidak menyadari hal tersebut.

Dari video yang diterima, terlihat ketiganya baru ditahan piket Polda
Maluku ketiga berjarak kurang lebih 150 meter dari tiang bendera.



Ketiga simpatisan RMS yang berhasil “membobol” markas Polda Maluku itu
adalah, SVT warga Batu Gajah, AL, warga Kudamati, dan Janes Pattiasina
warga Kayu Tiga. Kini ketiga simpatisan RMS tersebut sedang diamankan di
Polda Maluku.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Roem Ohoira dalam rilis persnya
Sabtu (25/4/2020). Dari hasil interogasi ke 3 nya mengakui bahwa mereka
saat ini adalah Pimpinan FKM RMS, sebelumnya mereka membuat Video beberapa
hari lalu untuk mengajak masyarakat memasang bendera RMS.

“Hari ini mereka mendengar bahwa ada beberapa warga masyarakat yang
ditangkap oleh aparat,  Sebagai wujud tanggung jawab mereka kepada warga
yang ditangkap, ketiganya datang ke Polda untuk menyerahkan diri,” ucapnya.


Dijelaskan lebih lanjut, Polda dan Polres Kota Ambon telah menangkap 5
orang simpatisan RMS yang mengibarkan bendera RMS.

“Dari hasil interogasi terhadap ke 5 orang tersebut, bahwa mereka sengaja
menaikan bendera tersebut dengan tujuan mendapat peliputan media dan ada
yang dibayar untuk hal tersebut,” tandasnya.

Kirim email ke