-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1448704/golden-agrihorti-inovasi-kentang-balitbangtan-untuk-industri-pangan


Golden Agrihorti inovasi kentang Balitbangtan untuk industri pangan

Selasa, 28 April 2020 14:36 WIB

Dokumentasi - Petani memotret kentang yang baru dipanen menggunakan gawai di 
perladangan desa Tambi, Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (14/10/2019). 
ANTARA FOTO/Anis Efizudin/ama. (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)
varietas kentang yang akan dilepas pada tahun ini mampu menampilkan pertumbuhan 
dan hasil yang baik di sentra kentang Garut, Pangalengan dan Dieng
Jakarta (ANTARA) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) 
Kementerian Pertanian tahun ini siap melepas varietas kentang untuk bahan baku 
industri pangan utamanya kentang goreng (French fries) yang diberi nama Golden 
Agrihorti.

Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry di Jakarta Selasa mengatakan, kentang 
industri terutama digunakan dalam pembuatan pati, mie, kentang goreng, keripik 
dan dehydrate potato.

"Di Indonesia umumnya kentang industri digunakan sebagai bahan baku keripik 
kentang dan kentang goreng (french fries). Varietas kentang yang digunakan 
untuk industri olahan keripik ialah Atlantic yang diimpor dari Canada, 
Australia dan Skotlandia," ujarnya.

Industri besar yang mengolah kentang goreng di Indonesia sampai saat ini belum 
ada, lanjutnya, sementara ini untuk kentang goreng hanya packing house.

"Tidak berkembangnya industri kentang goreng karena tidak tersedia varietas 
yang cocok untuk dijadikan kentang goreng," katanya.

Golden Agrihorti, varietas kentang yang akan dilepas pada tahun ini mampu 
menampilkan pertumbuhan dan hasil yang baik di sentra kentang Garut, 
Pangalengan dan Dieng.

Varietas tersebut, lanjutnya, melengkapi varietas kentang bahan baku kentang 
goreng yang telah diluncurkan pada 2019 lalu yakni Papita Agrihorti.

Kepala Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) Catur Hermanto menjelaskan, 
jika Papita Agrihorti sudah mulai dicoba oleh pihak swasta nasional untuk 
dijadikan sebagai kentang goreng.

"Selain itu juga diolah menjadi produk antara berupa tepung untuk bahan 
pembuatan mashed potato dan aneka makanan dari kentang," ujarnya.

Karakteristik Papita Agrihorti ialah produktivitas di atas 20 ton, kandungan 
karbohidrat 9,14 persen, kandungan gula reduksi 0,10 persen dan Spesifik 
gravity 1,073 sehingga varietas tersebut memenuhi syarat untuk dijadikan 
sebagai kentang goreng.

Sedangkan produktivitas Golden Agrihorti mencapai 25,0 ton/ha pada musim 
kemarau dan pada musim penghujan dapat mencapai 30 ton/ha.

Karakter lainnya dari varietas ini ialah kandungan karbohidrat 9,80, kandungan 
gula reduksi 0,04 dan Spesifik gravity 1,070 juga memnuhi syarat sebagai 
kentang goreng.

Keunggulan lain dari varietas Golden Agrihorti ialah tahan terhadap penyakit 
hawar daun sehingga dapat menghemat penggunaan fungisida.

"Dengan dirilisnya dua varietas kentang industri ini, industri kentang goreng 
dan berbagai industri berbahan baku kentang lainnya di dalam negeri bisa 
terbentuk dan mendongkrak perekonomian masyarakat tani," katanya.
Baca juga: Balitbangtan Kementan siap amankan produksi cabai dari virus kuning
Baca juga: Balitbangtan rekomendasikan pengendalian hama terpadu bawang merah
Baca juga: Balitbangtan kembangkan whey susu untuk peningkat imunitas
 

Pewarta: Subagyo
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020





Kirim email ke