Pohong itu adalah ketela pohon atau cassave. Ketela rambat adalah sweet potato, zoete ardappel. Dulu ada orang Boyolali. Ayahnya langganan lama nenek saya untuk dititipi pedet, anak sapi, atau sapi kering untuk dipelihara di desa yang pakannya (rumputnya) murah, dari ngarit sendiri. Pedet betina setelah dewasa, dikawinkan, beranak, dibawa kembali ke nenek saya. Ditaksir harga sapi itu berdasarkan produksi susunya per hari. Yang piara sapi, dapat uang senilai setengah harga sapi. Si Pemelihara sapi butuh kotoran pedet/sapi untuk memupuk tanaman tembakau. Boyolali adalah daerah produksi tembakau. Suatu waktu nenek saya berhenti, perusahaan susu dijual. Nenek saya sudah lupa kalau masih punya pedet dititipkan pada pak Wirodinomo di Boyolali. Pak Wirodinomo orangnya jujur sekali. lapor kalau pedetnya sudah jadi sapi, sudah dikawinkan dan sudah beranak, menghasilkan susu. Ayah saya bilang, dia mau sapi itu. Jadi ayah mulai dari satu sapi pelihara dan beli sapi, banyak langganan sampai sebelum ayah berhenti kerja, punya 100 sapi. Anaknya pak Wiro pernah bawa stek pohong, terus dia tanamkan untuk kami. Dia gali lubang 1m X 1m, dalam 1 m , terus diisi pupuk kandang. Waktu panen, kami dapat 35 kg dari satu pohon. Belakangan saya baca, kalau steknya disambung pohon karet, dan ditanam dengan banyak pupuk kandang, bisa menghasilkan 100 kg per pohon. Heran, di Nederland, kotoran sapi jadi masalah. Bagaimana kalau dikeringkan, mungkin bisa diexport ke negeri2 Afrika dan Indonesia? Saya pernah omong2 dengan Romo Sunu, docent Biologi Universitas Katolik Yogyakarta yang waktu itu sedang ambil PhDnya di Amsterdam. Ternyata dia asal Boyolali. Bisa bicara lama dengan saya mengenai sapi. Dia cerita kalau dulu bapaknya punya sapi satu, akhirnya dari beranak jadi 7. Dengan sapi itu ayahnya dapat menyekolahkan dia dan saudara2nya sampai selesai. Pastoor Sunu belakangan jadi kepala Ordo Jesuit Asia Tenggara. Dia dekat dengan pemuda2 NU Yogya. Saya tanya dia, apa tidak mengalami kesulitan waktu mengajarkan teori Darwin, kan bertangan dengan kitab kejadian (Genesis). Dia bilang, tidak apa2, dia ajarkan apa adanya dan dia juga ceritakan apa yang tertulis dalam kitab Genesis. Dulu kami di Indonesia harus mengikuti pelajaran agama dan ujian waktu di ITB. Ada yang pilih pelajaran dan ujianpilih Isla, ada yang pilih Kristen Protestan, ada yang pilih ikut agama Katolik. Karena dulu saya sejak SD di sekolah Katolik, cari gampangnya ikut kuliah agama Katolik. Yang mengajar pastoor Belanda. Pelajaran di kuliah pertama sudah bikin geger : Jangan percaya dunia diciptakan dalam 7 hari. Bisa saja jutaan atau milyardan tahun......... Tahu kamu apa itu Taman Firdaus. Itu penggambaran daerah yang makmur sekali di Mesopotamia dulu, letaknya di antara sungai Euphrat dan Tigris, yang setelah meluap bawa lumpur jadi daerah makmur sekali...... Ternyata ordo Jesuit itu lebih modern dari pada ajaran resmi agama Katolik
Op za 2 mei 2020 om 11:40 schreef Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > > Bung Djie, > > Apa itu pohong ataukah pohon, mengapa kalau pohon dibelit dengan tape bisa > mahal. Apakah bukah tapenya yang mahal? > > tks dan salam > > > >
