https://www.suara.com/news/2020/05/12/202658/viral-gaji-20-juta-ngaku-rakyat-kecil-warganet-astaghfirullah?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler


Viral Gaji 20 Juta Ngaku Rakyat Kecil, Warganet: Astaghfirullah
Reza Gunadha | Ruhaeni Intan
Selasa, 12 Mei 2020 | 20:26 WIB
[image: Viral Gaji 20 Juta Ngaku Rakyat Kecil, Warganet: Astaghfirullah]
Viral warganet gaji 20 juta ngaku rakyat kecil (Twitter).
Ia mengaku kehabisan uang sehingga meminta bantuan sembako kepada
pemerintah. Gajinya habis untuk membayar cicilan mobil dan rumah.

Suara.com - Seorang warganet <https://www.suara.com/tag/warganet> pengguna
Facebook curhat di media sosial jika dirinya sedang mengalami kesusahan
karena terdampak virus corona. Namun, bukannya mendapat simpati, ia justru
dikecam oleh warganet lain hingga trending di Twitter.

Pasalnya, ia mengaku memiliki gaji <https://www.suara.com/tag/gaji> Rp 20
juta <https://www.suara.com/tag/20-juta> per bulan. Namun, lantaran wabah
virus corona, gajinya dipotong menjadi Rp 10 juta per bulan.

Ia juga bercerita jika dirinya kesusahan akibat gajinya dipotong. Oleh
sebab itu, ia berinisiatif meminta bantuan sosial (bansos) kepada
pemerintah setempat.

"Sedikit curhat, saya seorang karyawan swasta di Jakarta, gaji saya [Rp] 20
juta per bulan tapi setelah COVID-19 ini saya hanya digaji separuh, hanya
sekitar [Rp] 10 juta per bulan. Saya mohon bantuan dari pemerintah untuk
makan anak dan istri," tulisnya via Facebook.

Pengguna Facebook bernama Ayat Dhoif itu mengatakan gajinya habis untuk
membayar cicilan hutang. Pasalnya, ia memiliki cicilan mobil sebesar Rp 4,5
juta per bulan dan cicilan rumah sebesar Rp 5 juta per bulan.
[image: Viral warganet gaji 20 juta ngaku rakyat kecil (Twitter).]Viral
<https://www.suara.com/tag/viral> warganet gaji 20 juta ngaku rakyat kecil
(Twitter).

Alhasil, dengan kondisi gaji yang dipotong, ia hanya memiliki sisa uang
sebanyak Rp 500 ribu. Ia pun menceritakan hal itu lewat grup Facebook
bernama Pondok Gede.

Namun, alih-alih memperoleh simpati dari warganet. Ia justru dikecam
habis-habisan lintas platform mulai dari Facebook, Instagram, hingga
Twitter.

Kirim email ke