-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://finance.detik.com/industri/d-5019755/lihat-lagi-antivirus-corona-buatan-ri-yang-sudah-dipatenkan?tag_from=wp_cb_mostPopular_list



Senin, 18 Mei 2020 18:00 WIB

Lihat Lagi Antivirus Corona Buatan RI yang Sudah Dipatenkan

Soraya Novika - detikFinance
Share 0
Tweet 0
Share 0
127 komentar
Antivirus Corona        Foto: Antivirus Corona (Istimewa/Kementan)
Jakarta -

Produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) akhirnya resmi 
dipatenkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) 
Kementerian Pertanian (Kementan). Produk ini akan dikerjasamakan bersama PT 
Eagle Indo Pharma (Cap Lang) untuk segera dipasarkan ke masyarakat luas.

"Saya berterima kasih PT Eagle Indo Pharma bisa membantu kita sama-sama 
tentunya supaya ini tersedia di masyarakat," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry 
Djufry dalam acara Penandatanganan Kerja Sama terkait Lisensi Formula Antivirus 
Berbasis Minyak Eucalyptus, Senin (18/5/2020).

Menurut Fadjry sejak proses uji coba saja, produk ini sudah mendapat respons 
positif dari berbagai pihak. Fadjry mengaku sudah banyak mendapat permintaan 
dari masyarakat atas produk-produk tersebut.

"Permintaannya cukup banyak ini seluruh gubernur nelfon saya ini, seluruh 
menteri-menteri sudah juga menelfon, minta semua ini, tapi belum tersedia 
barangnya ini, kita masih membuat manual," katanya.
Baca juga: Sabar Ya! Antivirus Corona Made in RI Tunggu Izin Edar BPOM

Untuk itu, kerja sama bersama Cap Lang ini diharap mampu mempercepat produksi 
massal ketiga produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas.

"Harapan saya memang nanti kita coba bantu nanti bagaimana mendorong ini bisa 
teregistrasi cepat sehingga teman-teman PT Eagle Indo Pharma bisa memproduksi 
cepat juga. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap 
penekanan penyebaran COVID-19," tambahnya.

Sebelum dipatenkan, Fadjry menjelaskan bahwa dari berbagai jenis tanaman yang 
diuji, tanaman euchalyptus atau minyak atsiri yang memiliki kandungan senyawa 
aktif 1,8-cineole (eucalyptol) ini dianggap paling berdampak menekan 
pertumbuhan berbagai jenis virus influenza termasuk Corona. Berdasarkan uji 
laboratorium Balitbang, eucalyptus mampu membunuh virus virus influenza, virus 
Beta dan gamma corona dalam skala 80-100%.

"Dari sekian banyak tanaman herbal yang kita uji, minyak atsiri (eucalyptus) 
kita yang punya potensi sangat besar, kemungkinan besar sangat bisa menekan 
pertumbuhan virus Corona," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam 
telekonferensi bertajuk Launching Anti Virus Corona berbasis Euchalyptus, Jumat 
(8/5/2020).

Adapun ketiga produk yang telah dipatenkan rencananya akan diproduksi dalam 
bentuk inhaler, balsem atau sebagai minyak tetes biasa yang dapat diteteskan di 
mesin diffuser, hingga kalung antivirus Corona.

"Kita akan kembangkan secara luas, ada yang bentuknya inhaler, roll on, oil 
diffuser dan balsem," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1
2


                         -------------


https://finance.detik.com/industri/d-5019755/lihat-lagi-antivirus-corona-buatan-ri-yang-sudah-dipatenkan/2




Senin, 18 Mei 2020 18:00 WIB

Lihat Lagi Antivirus Corona Buatan RI yang Sudah Dipatenkan

Soraya Novika - detikFinance
Share 0
Tweet 0
Share 0
127 komentar
Antivirus Corona        Foto: Antivirus Corona (Istimewa/Kementan)

Fadjry menerangkan cara kerja ketiga produk itu dalam menangkal virus Corona 
ialah dengan cara membunuh virus yang sempat masuk ke tubuh manusia dan 
menempel di tenggorokan sebelum akhirnya masuk ke paru-paru. Khusus untuk 
produk diffuser oil dianggap mampu membunuh virus yang ada di udara sebelum 
akhirnya masuk ke dalam tubuh manusia.

"Ini hasil pengujian kita dalam bentuk inhaler itu bisa membunuh virus yang 
ditenggorokan dan saluran napas kita. Kalau diffusser oil itu bisa mematikan 
virus-virus di udara," tambahnya.

Baca juga: Antivirus Made in RI Diklaim Bisa Bunuh Virus Corona di Tenggorokan


Adapun ketiga produk yang sudah dipatenkan dan siap diproduksi massal di 
antaranya terdiri dari :

1. Aromatik Antivirus berbasis Minyak Atisiri dengan nomor pendaftaran paten 
P00202003578

2. Ramuan Inhaler Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten 
P00202003574

3. Ramuan Serbuk Nano Encapsulated Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor 
pendaftaran paten P00202003580

Selain itu, ada juga satu produk antivirus lain yang masih dalam proses 
pematenan yakni Minyak Sirih Eucalyptus Citriodora dan Eucalyptus Globulus. 
Produk ini dianggap ampuh menangkal Virus Avian Influenza, Influenza subtype 
H5N1 dan Gammacoronavirus.

Halaman
1
2
Tampilkan Semua
Artikel Selanjutnya
Sabar Ya! Antivirus Corona Made in RI Tunggu Izin Edar BPOM

(dna/dna)

   

Kirim email ke