*Hanya 22.271 kasus, belum apa-apa, masih sedikit sekali dibandinkan jumlah
penduduk kerjaan neo-Mojopahit 267 juta. Kalau positif itu artinya baik,
lain dari negatif. Bayangkan saja kalau Anda di sekolah dapat angka
bertanda negatif, bisa cilaka, tidak naik kelas. hehehehe jadi
monggo-monggo minum jamu  cap  Nyonya Meneer, pasti positif*

https://katadata.co.id/berita/2020/05/24/bertambah-526-kasus-baru-total-positif-corona-ri-capai-22271-kasus?utm_source=Social&utm_medium=Pushnotif&utm_campaign=Nasional_Lia


Bertambah 526 Kasus Baru, Total Positif Corona RI Capai 22.271 Kasus


Penulis: Agatha Olivia Victoria Editor: Agung Jatmiko 24/5/2020, 16.48 WIB


Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite
Katadata ini. Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 terus
bertambah pada hari ini, Minggu (24/5). Tercatat ada tambahan 526 kasus
positif Covid-19 baru dalam sehari, sehingga total kasus positif virus
corona Indonesia mencapai 22.271 kasus.


"Secara keseluruhan, ada tambahan kasus sembuh sebanyak 153 orang, sehingga
totalnya menjadi 5.402. Kemudian, ada tambahan kasus meninggal sebanyak 21
orang menjadi 1.372 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan
Covid-19 Achmad Yurianto, dalam konferensi video, Minggu (24/5).


Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 404 kabupaten/kota terinfeksi
Covid-19 di 34 provinsi Indonesia. Oleh karena itu, ia mengatakan,
pekerjaan rumah yang dihadapi Indonesia masih cukup berat.


Alasannya, dari keseluruhan provinsi di Indonesia masih ada 42.551 orang
dalam pemantauan. Lalu, 11.389 orang berstatus pasien dalam pengawasan.
Gambaran ini, menurut Yurianto merupakan penegas bahwa pandemi Covid-19
belum benar-benar melandai. Terdapat faktor-faktor yang menyebabkan masih
tingginya pertambahan kasus positif di Tanah Air, yakni masih adanya kasus
positif tanpa gejala, dan kurangnya kesadaran mencuci tangan.


(Baca: *Bertambah 949 Orang, Positif Corona di Indonesia Capai 21.745
Kasus) *


Kemudian, masih banyaknya masyarakat yang tidak melaksanakan imbauan
physical distance, sehingga tercipta kerumunan. Hal ini, makin menigkatkan
risiko penularan. Maka dari itu, ia mengimbau agar masyarakat bisa lebih
memahami betapa ganasnya pandemi corona.


"Masyarakat hendaknya bisa membatasi bepergian ke luar rumah yang tidak
penting, guna mencegah peningkatan risiko tertular virus corona," ujarnya.
Jika memang adanya kewajiban untuk bepergian keluar rumah, Yuri mewajibkan
masyarakat memakai masker serta membiasakan rajin mencuci tangan.


Apalagi menurutnya, Covid-19 bisa mati jika terkena detergen. Adapun,
hingga saat ini sudah terdapat 248.555 spesimen yang telah diperiksa
pemerintah dari 179.864 orang. Pengujian dilakukan dengan tes kit berbasis
Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan Mesin Tes Cepat Molekuler
(TCM), oleh 274 laboratorium.


(Baca: J*umlah Orang Tanpa Gejala Covid-19 di Jatim Meningkat Jadi 34,2%*)


Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agung Jatmiko

Kirim email ke