*Mengapa harus pakai istilah ”new normal”, apakah bahasa Indonesia tidak
bisa menciptakan istilah ataukan mau aksi-aksi supaya dibilang modern bin
maju?*


https://www.suara.com/news/2020/05/29/111930/new-normal-gagal-korea-selatan-terapkan-lagi-pembatasan-sosial?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler


*New Normal Gagal, Korea Selatan Terapkan Lagi Pembatasan Sosial*

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi

Jum'at, 29 Mei 2020 | 11:19 WIB

[image: New Normal Gagal, Korea Selatan Terapkan Lagi Pembatasan Sosial]Warga
Korea Selatan menggunakan masker. (Ed Jones/AFP)

*Kasus Covid-19 kembali melonjak setelah KCDC melaporkan 79 infeksi baru
dengan 67 di antaranya berasar dari daerah ibukota Seoul, pada Kamis
(28/5/2020).* *Suara.com - *Setelah mencabut *pembatasan sosial*
<https://www.suara.com/tag/pembatasan-sosial> pada 6 Mei lalu, *Korea
Selatan* <https://www.suara.com/tag/korea-selatan> mulai kembali dihantui
peningkatan kasus infeksi virus Corona. Kondisi itu memaksa pemerintah
memberlakukan kembali pembatasan sosial di beberapa wilayah.

Kebijakan *new normal <https://www.suara.com/tag/new-normal>* atau
kenormalan baru yang diterapkan Korea Selatan selepas curva infeksi menurun
nyatanya tak bisa bertahan lama. Kebijakan itu terbukti gagal di mana
lonjakan infeksi terbesar terjadi pada Kamis (29/5/2020).


Menyadur *The Guardian*, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea
(KCDC) melaporkan 79 infeksi baru dengan 67 di antaranya berasar dari
daerah ibukota Seoul.

Para pejabat mengatakan otoritas kesehatan semakin sulit untuk menelusuri
jejak penularan infeksi baru. Karenanya, pembatasan sosial akan kembali
berlaku mulai Jumat (29/5/2020) hingga 14 Juni mendatang.

Museum, taman, dan galeri seni semuanya akan ditutup kembali. Perusahaan
juga didesak untuk menerapkan kembali jam kerja yang fleksibel demi
mendukung langkah-langkah pemerintah.

"Dua minggu ke depan sangat penting untuk mencegah penyebaran infeksi di
wilayah metropolitan," kata Menteri Kesehatan Park Neung-hoo, dikutip dari *The
Guardian*, Jumat (29/5/2020).

"Kita harus kembali ke jarak sosial jika kita gagal."

Park turut memohon kepada penduduk di dan sekitar ibukota untuk menghindari
pertemuan yang tidak perlu. Dia juga mendesak perusahaan untuk mengizinkan
karyawan yang sakit mengambil cuti.

"Rute infeksi sedang diversifikasi di tempat kerja, sekolah penuh sesak dan
ruang karaoke di daerah metropolitan," katanya.

Lonjakan infeksi baru menjadi gambaran bahwa penerapan aturan jarak sosial
yang santai atau new normal demi menggerakan lagi roda perekonomian,
berisiko meningkatkan kembali jumlah kasus Covid-19.

Setelah mencabut pembatasan sosial pada 6 Mei lalu, Kora Selatan telah
mencatatkan lebih dari 250 kasus baru yang ditelusuri bersumber dari klub
malam dan bar di distrik Itaewon Seoul.

Sementara kluster infeksi lainnya juga terbentuk dan dikaitkan dengan pusat
distribusi di Bucheon, dekat Seoul, yang dimiliki oleh perusahaan
e-commerce Coupang.









[image: image]

<<< text/html; charset="US-ASCII"; name=image: Unrecognized >>>

Kirim email ke