Pemilik saham besar dari Summarecon Agung adalah Ir. Sucipto Nagaria,
lulusan Kimia Teknik ITB. Kakek buyutnya adalah kapitein der Chinezen
Nio Hoey Oen, yang bersama dua tokoh Tionghoa lainnya Mayor Phoa
Keng Hek dan tuan tanah HH kan duduk dalam panitia 13 orang, yang
bertugas cari dana untuk dirikan TH Bandung. 3 orang ini berhasil kumpulkan
f 500.000 dari orang2 kaya, para mayor, kapitei, luitenant der Chinezen.
Walikota Bandung nyumbang tanah. Selain walikota Bandung, ada Kepala
Javaansche Bank, ada jaksa orang Jawa, dan beberapa orang lagi.
Sucipto Nagaria bersama teman2nya Alumni Pa Hoa, mendirikan kembali
Sekolah Pa Hoa terpadu dari Taman Kanak-kanak sd. SMA di satu complex.
Jadi orang tua bisa sekaligus bawa anak2nya ke berbagai tingkat. Di Pa Hoa
selain kurikulum Nasional, juga diajarkan pelajaran budi pekerti, ethika Di
Zi Gui,
berdasarkan Confucianisme. Juga diajarkan bahasa Mandarin.
Sekolah Pa Hoa lama disita dijaman Suharto. Pa Hoa adalah singkatan dari
nama Patekoan Tionghoa Hwee Koan yang ada di jalan Patekoan, Jakarta.
Sekolah ini didirikan di tahun 1901 oleh perkumpulan THHK yang berdiri di
tahun
1900.
Summarecon menyumbang tanah 2 ha pada ITB untuk pembangunan Technopolis.
Sumarecon bangun setapak demi setapak 300 ha tanah Gedebage. Juga akan
dibangun station baru untuk Kereta Api Jakarta Bandung yang sedang dibangun..
Herannya tadinya wakil rectornya tidak tahu kalau dia lulusan ITB seperti
gubernur
Jabar Kamil yang lulusan Arsitektur ITB, dan pernah garap pembangunan satu
jembatan layang dari Summarecon.
Summarecon sekarang punya akademi pendidikan guru bahasa Mandarin dan
pendidikan Ekonomi Perdagangan Internasional, kerjasamna dengan Uni dari
Tiongkok.
2-3 tahun belajar di Jakarta, dan kemudian belajar lebih lanjut ke
Tiongkok. Disediakan
beasiswa.


Op ma 1 jun. 2020 om 20:35 schreef Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>:

>
>
>
> https://www.harianaceh.co.id/2020/05/27/mengapa-jokowi-ke-summarecon-mall-bekasi-tahukah-siapa-pemiliknya/
> Mengapa Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi? Tahukah Siapa Pemiliknya?
>
>  *Redaksi HAI* <https://www.harianaceh.co.id/author/redaksi/>
>
>  27/05/2020 | 14:24 WIB
> <https://www.harianaceh.co.id/2020/05/27/mengapa-jokowi-ke-summarecon-mall-bekasi-tahukah-siapa-pemiliknya/>
>
>
> Mengapa Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi ? Tahukah Siapa Pemiliknya ?
>
> Adm <https://tribunasia.com/index.php/author/adm/>-Opini
> <https://tribunasia.com/index.php/category/opini/>
>
>    -
>
>
>
>    -
>
>
> *Oleh: Tjahja Gunawan*
> *(Penulis Wartawan Senior)*
>
>
>
> Maaf saya menyangsikan tujuan kunjungan Presiden Jokowi ke Summarecon Mall
> Bekasi dalam rangka persiapan “New Normal” pasca pemberlakuan Pembatasan
> Sosial Berskala Besar (PSBB).
>
> Baiklah, sebelum membahas itu, saya awali uraian ini dengan menjawab
> pertanyaan atas judul tulisan ini. Ya, mengapa Presiden Jokowi hari Selasa
> siang (26/5) tiba-tiba mendatangi Mall Summarecon Bekasi ?
>
> Padahal di Bekasi paling tidak ada dua mall besar lainnnya yang terletak
> di lokasi strategis yakni Metropolitan Mall dan Grand Metropolitan. Tahukah
> Anda siapa pemilik Summarecon Mall Bekasi ?
>
> Pemiliknya adalah pengusaha properti Sutjipto Nagaria (79). Sutjipto
> adalah pendiri sekaligus pemilik PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Selain di
> Bekasi, produk perusahaan properti yang sudah tercatat di Bursa Efek
> Indonesia (BEI) ini juga terdapat di Kelapa Gading Jakarta Utara, Serpong
> Tangerang, dan Bandung Jawa Barat.
>
> Keberadaan mall yang dibangun Summarecon merupakan satu kesatuan yang
> tidak terpisahkan dari produk properti lainnya yakni kawasan perumahan dan
> apartemen yang dibangun secara terpadu dalam satu kawasan.
>
> Mari kita lihat kinerja keuangan perusahaan properti ini. Pada tahun 2019,
> pendapatan PT Summarecon Agung Tbk sebesar Rp 5,94 Trilyun sedangkan laba
> bersihnya Rp 514 Milyar. Sedangkan liabilitas (utang) perseroan sepanjang
> tahun 2019 naik 5,2 persen menjadi Rp14,99 triliun dibandingkan tahun
> sebelumnya Rp14,23 triliun.
>
> Jajaran Orang Terkaya
>
> Meski utang perusahaan besar, tahun 2015, Sutjipto Nagaria pernah masuk
> dalam jajaran orang terkaya versi Forbes dengan total kekayaan 400 juta
> dollar AS atau Rp 6 Triliun dengan kurs Rp 15.000 per dollar AS.
>
> Kembali pada kunjungan Presiden Jokowi. Sebenarnya ada wabah atau tidak
> ada pandemi Covid19, kunjungan Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi telah
> memberi manfaat langsung dan keuntungan bagi perusahaan. Jika melihat
> perdagangan di BEI hari Selasa (26/5), harga saham PT Summarecon Agung Tbk
> naik 4,31 persen menjadi Rp 436 per saham.
> Berdasarkan pengalaman saya sebagai wartawan ekonomi selama 20 tahun
> khususnya liputan di bidang properti, naik turunnya harga saham selain
> ditentukan faktor teknikal juga dipengaruhi faktor psikologis. Dalam
> situasi pasar keuangan global yang sedang lesu seperti saat ini, kunjungan
> Presiden Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi telah memberikan sentimen positif
> terhadap kenaikan saham Summarecon Agung.
>
> Dari sisi teknikal, nyaris tidak ada faktor positif yang bisa mendorong
> kenaikan harga saham PT Summarecon Agung. Mengapa ? Karena secara umum
> industri properti saat ini juga sedang lesu. Kini penjualan berbagai produk
> properti pada umumnya menurun. Penjualan rumah, apartemen, kondominium
> serta produk properti komersial lainnya, sekarang sedang menukik tajam.
> Dalam situasi wabah Covid19 ini, masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan
> pangan dan sandang ketimbang keperluan papan (perumahan).
>
> Keadaan tersebut diperparah dengan pemberlakuan PSBB. Sebab dengan adanya
> PSBB, hampir semua pusat perbelanjaan modern juga harus tutup kecuali untuk
> tenant yang menjual kebutuhan pangan.
>
> Oleh karena itu sekali lagi saya agak meragukan tujuan kunjungan Presiden
> ke Summarecon Mall Bekasi dalam rangka persiapan pemberlakuan “New Normal”
> pasca PSBB.
>
> Apalagi Menko Polhukam Mahfud MD sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara
> menyatakan kebijakan “New Normal” di tengah pandemi virus corona (Covid-19)
> baru sebatas wacana dan belum ada keputusan resmi dari pemerintah.
>
> “Sekarang ini pemerintah, saya katakan sebagai Menko Polhukam, ada wacana,
> belum keputusan wacana bagaimana tentang new normal ini,” kata Mahfud dalam
> sambutannya di acara Halal bi Halal IKA UNS yang disiarkan di kanal Youtube
> Universitas Negeri Sebelas Maret, Selasa (26/5).
>
> Kalau kebijakan “New Normal” masih wacana, lalu tujuan kunjungan Presiden
> Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi untuk apa ? Apalagi perpanjangan
> pemberlakuan PSBB di Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan Kota serta
> Kabupaten Bogor baru akan berakhir tanggal 29 Mei 2020. Memang seharusnya
> PSBB di lima wilayah kota dan kabupaten Bodebek itu berakhir Selasa
> (26/5/2020).
>
> Namun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui Keputusan Gubernur yang ia
> teken pada 19 Mei 2020 meminta agar PSBB wilayah Bodebek menyelaraskan diri
> dengan periode PSBB Jawa Barat.
>
> “PSBB Tingkat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam rangka Percepatan
> Penanggulangan Covid-19 dilanjutkan dengan skala proporsional sampai dengan
> tanggal 29 Mei 2020,” tulis Ridwan Kamil sebagaimana diberitakan portal
> berita Kompas.
>
> Dari kunjungan Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi, terkesan penguasa
> bersikeras untuk sesegera mungkin memberlakukan “New Normal” (baca membuka
> mall). Padahal, kurva belum melandai? Padahal kebijakan yang sekarang saja
> amburadul?
>
> Menurut Ustadz Yudha Pedyanto, sejatinya “New Normal” adalah tuntutan para
> kapitalis dan pemilik modal. Mereka tidak mau terus merugi. Para pemilik
> mall, para pemilik jaringan hotel besar, para pemilik maskapai penerbangan,
> para pemilik raksasa migas, mereka yang selama ini “sakratul maut” akibat
> pandemi berusaha untuk bangkit kembali.
>
> Tentu saja mereka tinggal menekan para penguasa beserta kroni mereka. Toh
> mereka dulu jadi penguasa lewat pemilu yang kemarin di-support penuh oleh
> para kapitalis tersebut. Wallohualam bhisawab.
>
>
>
>
>
> <https://www.harianaceh.co.id/2020/05/27/mengapa-jokowi-ke-summarecon-mall-bekasi-tahukah-siapa-pemiliknya/#comments>
> 0
> <https://www.harianaceh.co.id/2020/05/27/mengapa-jokowi-ke-summarecon-mall-bekasi-tahukah-siapa-pemiliknya/#comments>
>
> 
>

Kirim email ke