https://indopos.co.id/read/2020/06/02/236745/perekonomian-indonesia-makin-melemah-tahun-ini-diprediksi-melambat-ke-level-nol-persen/



Perekonomian Indonesia Makin Melemah, Tahun ini Diprediksi Melambat ke
Level Nol Persen
Editor Achmad Sukarno
<https://indopos.co.id/read/author/5bc73e59c28ec1539784281-achmad-jpg/> Selasa,
2 Juni 2020 - 21:24
 Share
<https://www.facebook.com/sharer.php?u=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F06%2F02%2F236745%2Fperekonomian-indonesia-makin-melemah-tahun-ini-diprediksi-melambat-ke-level-nol-persen%2F>
<https://twitter.com/share?text=Perekonomian+Indonesia+Makin+Melemah%2C+Tahun+ini+Diprediksi+Melambat+ke+Level+Nol+Persen%20@indoposonline&url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F06%2F02%2F236745%2Fperekonomian-indonesia-makin-melemah-tahun-ini-diprediksi-melambat-ke-level-nol-persen%2F>
<https://plus.google.com/share?url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F06%2F02%2F236745%2Fperekonomian-indonesia-makin-melemah-tahun-ini-diprediksi-melambat-ke-level-nol-persen%2F>
<https://telegram.me/share/url?url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F06%2F02%2F236745%2Fperekonomian-indonesia-makin-melemah-tahun-ini-diprediksi-melambat-ke-level-nol-persen%2F&text=Perekonomian+Indonesia+Makin+Melemah%2C+Tahun+ini+Diprediksi+Melambat+ke+Level+Nol+Persen>
<https://pinterest.com/pin/create/button/?url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F06%2F02%2F236745%2Fperekonomian-indonesia-makin-melemah-tahun-ini-diprediksi-melambat-ke-level-nol-persen%2F&media=https://i0.wp.com/indopos.co.id/wp-content/uploads/2020/06/warta-2-8.jpg?fit=696%2C464&ssl=1&description=Perekonomian+Indonesia+Makin+Melemah%2C+Tahun+ini+Diprediksi+Melambat+ke+Level+Nol+Persen>
<?subject=Perekonomian+Indonesia+Makin+Melemah%2C+Tahun+ini+Diprediksi+Melambat+ke+Level+Nol+Persen&body=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F06%2F02%2F236745%2Fperekonomian-indonesia-makin-melemah-tahun-ini-diprediksi-melambat-ke-level-nol-persen%2F>

indopos.co.id <https://indopos.co.id/> – Senior Economist The World Bank
Ralph Van Doorn memprediksikan pertumbuhan perekonomian Indonesia akan
melambat ke level nol persen atau tidak tumbuh untuk tahun ini akibat
dampak pandemi COVID-19.

“Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi akan melambat ke nol persen. Asumsi
ini berdasarkan dua bulan implementasi dari PSBB yang efektif mulai April
hingga Mei bahkan sampai Juni,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta,
Selasa (2/6/2020).
Baca Juga :

Rupiah Menguat Seiring Demo Rusuh di AS
<https://indopos.co.id/read/2020/06/02/236632/rupiah-menguat-seiring-demo-rusuh-di-as/>

Ralph mengatakan prediksi tersebut juga merupakan imbas dari perekonomian
global yang melambat baik di negara maju maupun berkembang sehingga
berpengaruh pada harga-harga komoditas.

“Konsumsi akan melambat karena terjadinya PHK dihasilkan dari penurunan
kegiatan ekonomi dan menurunnya kepercayaan konsumen,” ujarnya.
Baca Juga :

Rupiah Menguat Tipis Seiring Optimisme Pelaku Pasar, IHSG Rawan Aksi Ambil
Untung
<https://indopos.co.id/read/2020/05/20/235513/rupiah-menguat-tipis-seiring-optimisme-pelaku-pasar-ihsg-rawan-aksi-ambil-untung/>

Selanjutnya Ralph memperkirakan pertumbuhan investasi turut melambat akibat
ketidakpastian berakhirnya wabah COVID-19 serta penanganannya, harga
komoditas rendah, dan perlemahan ekonomi global.

“Lalu impor jatuh lebih cepat daripada ekspor sehingga tercermin dalam
neraca pembayaran karena kami melihat peningkatan defisit transaksi
berjalan,” katanya.
Baca Juga :

Rupiah Terkoreksi di Tengah Beragam Sentimen Pasar, IHSG Akhir Pekan
Berpeluang Menguat
<https://indopos.co.id/read/2020/05/15/234897/rupiah-terkoreksi-di-tengah-beragam-sentimen-pasar-ihsg-akhir-pekan-berpeluang-menguat/>

Kemudian ia memprediksikan utang RI berada di level 37 persen dari PDB yang
didorong oleh defisit lebih tinggi, pertumbuhan lebih lambat, depresiasi
nilai tukar rupiah, guncangan suku bunga, serta banyaknya pinjaman untuk
membiayai paket stimulus.

Oleh sebab itu Ralph menyatakan berdasarkan berbagai pertimbangan dan
prediksi tersebut, maka Bank Dunia telah menyiapkan skenario terburuk yaitu
perekonomian Indonesia akan terkontraksi hingga 3,5 persen dari PDB.

“Jika terjadi PSBB diimplementasikan selama empat bulan maka akan
menyebabkan kontraksi ekonomi sebesar 3,5 persen dari PDB,” tegasnya. (ant)

Kirim email ke