https://www.sinarharapan.co/internasional/read/18579/pemkot_beijing_tutup_beberapa_pasar_makanan__45_pedagang_positif_covid


*Pemkot Beijing Tutup Beberapa Pasar Makanan, 45 Pedagang Positif Covid*

Sabtu , 13 Juni 2020 | 16:21

Sumber Foto CNN Indonesia[image: Pemkot Beijing Tutup Beberapa Pasar
Makanan, 45 Pedagang Positif Covid]

Ilustrasi


JAKARTA--Pemerintah kota Beijing
<https://www.bisnis.com/topic/6186/beijing> menutup
beberapa pasar makanan termasuk pusat pasokan buah-buahan dan sayuran
terbesar di kota itu, di tengah kekhawatiran munculnya serangan wabah
Corona virus lanjutan.

Pasar sayuran grosir terbesar di ibukota - pasar Xinfadi - ditutup mulai
jam 3 pagi hari Sabtu (13/6/2020) untuk membatasi penyebaran Covid-19
setelah virus terdeteksi menjangkiti beberapa pemilik bisnis dan peralatan
saji mereka.

Dari hasil tes *swab*, 45 pedagang di pasar tersebut dinyatakan positif.
Menurut pemerintah kota Beijing, hampir semua pedagang tidak memiliki
gejala klinis.

Bahkan, *Global Times* melaporkan virus Corona baru terdeteksi pada talenan
yang digunakan oleh penjual salmon impor di pasar Xinfadi. Dilansir dari
*CGTN*, pasar makanan laut di Jinshen juga ditutup.



Akibat temuan ini, pemerintah setempat menutup 11 area residensial di dekat
pasar Xinfadi tersebut dan mengkarantina 139 orang yang telah melakukan
kontak dengan pasien positif.

Satu orang dari luar kota Beijing dilaporkan positif setelah melakukan
kontak dengan seseorang yang positif dari pasar tersebut. Kasus baru di
China tersebut dikategorikan sebagai infeksi asimtomatis dan diwajibkan
melakukan karantina.

Provinsi Liaoning di China Utara juga melaporkan dua kasus tanpa gejala
pada Sabtu (13/6/2020). Kedua orang itu diketahui telah melakukan kontak
dekat dengan kasus yang dikonfirmasi di Beijing. Komisi Kesehatan Nasional
China melaporkan enam kasus lokal baru yang dikonfirmasi pada Jumat ini
(12/6/2020), semuanya berasal dari Beijing, dan lima kasus impor baru.

Pihak berwenang mengatakan lebih dari 10.000 orang di pasar Xinfadi, Beijing
<https://www.bisnis.com/topic/6186/beijing>, akan melakukan tes asam
nukleat.



Sumber Berita: Bisnis.com

Kirim email ke