-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://bali.antaranews.com/berita/199232/pertamina-ksop-padangbai-tangani-tumpahan-minyak-km-dharma-rucitra



Pertamina-KSOP Padangbai tangani tumpahan minyak KM Dharma Rucitra

Kamis, 18 Juni 2020 19:02 WIB

Basarnas Bali melakukan penyelaman di sekitar KM Dharma Rucitra untuk 
memastikan tidak ada korban, di pelabuhan Padangbai, Senin (15/6/2020). 
ANTARA/HO-Humas Basarnas Bali. (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2020)

Denpasar (ANTARA) - PT. Pertamina berkoordinasi dengan Kantor Syahbandar dan 
Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai melakukan penanggulangan pencemaran BBM 
dari tumpahan minyak KM Dharma Rucitra III melalui lokasi operasional terdekat 
yaitu Integrated Terminal Manggis.

"Terkait kejadian kandasnya Kapal Ro-Ro KMP Dharma Rucitra III di Pelabuhan 
Padangbai di Bali, Jumat malam (12/6/2020), lalu, seperti diketahui ada 
tumpahan minyak dari Kapal Ro-Ro tersebut, diduga dari BBM kapal dan BBM 
kendaraan yang diangkut di dalam kapal, hingga selanjutnya kita turun 
menanggulanginya," kata Jr. Officer Communication & Relations MOR V, Taufik R. 
Lubis, saat dihubungi di Denpasar, Kamis.

Ia menjelaskan bantuan yang telah dikerahkan Pertamina pada Sabtu (13/6) 
kemarin, untuk penanggulangan insiden tersebut, di antaranya satu unit tugboat, 
TB Transko Maleo. 10 orang crew kapal TB Transko Maleo, tiga orang kru 
surveilans di darat dan satu unit length oil boom, sepanjang 25 meter.

Baca juga: Selamat, 66 penumpang KM Dharma Rucitra III dievakuasi di Padangbai

Selama pelaksanaan kegiatan, Pertamina tetap mengutamakan aspek HSSE yaitu 
Health, Safety, Security, dan Environment, termasuk protokol kesehatan 
pencegahan COVID-19.

Sementara itu, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) 
Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengatakan meskipun kapal belum 
terevakuasi, tapi operasional pelabuhan masih berjalan normal memanfaatkan 
dermaga satu dengan seoptimal mungkin.

"Itu sudah dilakukan penanggulangan tumpahan minyak di hari kedua setelah 
kejadian dari pagi sampai sore tapi namanya kapal masih di posisi yang sama 
keluar lagi rembesan minyak, dan sudah ditangani perusahaan kapal," jelasnya.

Selain itu, masih ada kendaraan-kendaraan yang terjebak dan belum dievakuasi.

Baca juga: Kapal penumpang terbalik di perairan Sanur-Bali

Eka Suyasmin berharap evakuasi berjalan dengan lancar dan dermaga dua bisa 
dipergunakan kembali.
 
Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA







Kirim email ke