-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://mediaindonesia.com/read/detail/322208-wayang-virtual-bahasa-inggris-ditanggap-komunitas-amerika-bersatu



Minggu 21 Juni 2020, 22:33 WIB 

Wayang Virtual Bahasa Inggris Ditanggap Komunitas Amerika Bersatu 

Retno Hemawati | Humaniora 

  Wayang Virtual Bahasa Inggris Ditanggap Komunitas Amerika Bersatu Instagram 
Amerika Bersatu Hanoman the Messenger Jauh di mata, dekat di hati. Dengan visi 
ingin menjadikan wayang sebagai hiburan mainstream, komunitas masyarakat 
Indonesia di Amerika Serikat yang tergabung dalam organisasi Amerika Bersatu, 
bekerja sama dengan American Indonesian Cultural & Education Foundation (AICEF) 
dan Sanggar Murti Raras Eromoko - Wonogiri, mengadakan acara wayangan mini show 
yang dipimpin langsung oleh Ki Midhiyanto, satu dari segelintir dhalang 
Indonesia di Amerika Serikat. Adapun acara ini, yang diadakan dalam bahasa 
Inggris, juga diselenggarakan untuk menggalang dana bagi para seniman wayang di 
Wonogiri yang kehilangan mata pencaharian mereka akibat pandemi Covid-19. Hadir 
pada acara ini Konsul Jenderal Republik Indonesia di San Fransisco Simon D.I. 
Soekarno, Ketua Umum AICEF Wayne Forrest, Ketua Umum Amerika Bersatu Ronny 
Rusli, dan sekitar 450-an penggemar wayang dari seluruh dunia termasuk dari 
Amerika Serikat, Indonesia, Eropa, Singapura, Jepang, Hong Kong bahkan sampai 
ke Australia dan New Zealand. Pada sambutannya, Konjen Simon mengatakan bahwa 
ia menyambut baik penyelenggaraan acara ini. “Meskipun kita tidak dapat 
berinteraksi secara langsung, kehadiran Bapak Ibu adalah sebuah bentuk 
apresiasi atas salah satu akar budaya Indonesia, secara khusus, wayang kulit 
dari Pulau Jawa,” ujarnya. Konjen Simon juga berharap para penonton akan 
tertarik untuk mengenal kesenian wayang kulit lebih lanjut setelah menyaksikan 
pertunjukkan ini. Yang menarik, pertunjukkan ini adalah kali pertama pementasan 
wayang diadakan dengan kolaborasi jarak jauh secara virtual. “Setahu saya, ini 
adalah pertama kalinya pertunjukan wayang diadakan dengan kolaborasi jarak jauh 
seperti ini,” ujar Midiyanto yang juga adalah pendiri kelompok Gamelan Sari 
Raras di Berkeley, AS. “Rekaman kami laksanakan di dua tempat, yaitu di Amerika 
Serikat, dan musiknya live dari Solo,” jelas Midiyanto, yang juga pada saat ini 
mengajar di University of California, Berkeley. Panitia juga secara khusus 
mengucapkan terima kasih pada tim dari ISI Surakarta antara lain Hanggoro 
Murti, Daniel Satyaki, Sony Nyos, dan sinden Riski Ainanda Utami, serta bantuan 
teknis yang diterima dari Indonesian Muslim Society of America (IMSA). Wayne 
Forrest, seorang Indonesianis yang juga penggemar wayang mengatakan, “AICEF 
mendukung penuh kolaborasi antara seniman asal Indonesia, baik yang berada di 
Indonesia dan di Amerika Serikat. Saya sangat terkesan melihat kolaborasi 
virtual yang bagi saya sangat visioner,” tandasnya. Adapun lakon yang 
dipertunjukkan berjudul “Hanoman the Messenger,” atau “Hanoman Sang Duta,” yang 
telah diadaptasi secara khusus menjadi pertunjukkan pendek, disertai pesan 
khusus untuk terus waspada, namun optimis, dalam menghadapi pandemi ini. Sekjen 
Amerika Bersatu Lia Sundah Suntoso dari New York selaku penggagas sekaligus 
host acara mengatakan bahwa ia berharap acara ini tidak hanya akan 
diselenggarakan pada saat pandemi saja. “Kami pernah bercita-cita untuk nanggap 
wayang sebulan sekali di Galeri kami di Jakarta. Tujuannya, untuk menjadikan 
wayangan hiburan mainstream seperti nonton musik di kafe. Sayangnya, hal ini 
tidak terlaksana karena kurangnya peminat,” ujar Lia yang juga istri dari 
musisi legendaris Indonesia James F. Sundah. “Karena sekarang semua serba 
virtual, saya optimis ide saya ini bisa hidup lagi,” ujar Lia menutup 
wawancara. Sampai akhir acara, dana yang terkumpul telah mencapai U$2,500 atau 
setara sekitar Rp35 juta. Detail rekening untuk donasi dapat dilihat di 
Instagram Amerika Bersatu di @AmerikaBersatu. (OL-12)  

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/read/detail/322208-wayang-virtual-bahasa-inggris-ditanggap-komunitas-amerika-bersatu






Kirim email ke