Menang WO toh, ha ha ha. Kok nggak KO?---
"Rizal Ramli menang WO atas LBP".
On Thursday, June 25, 2020, 07:44:45 AM PDT, ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Promotor Sebut Luhut Kalah Debat dengan Rizal Ramli dan Soroti Sikap Menko
Kemaritiman:
Kalau Nggak Ngerti Nggak Usah Ngomong
Andreas Chris Febrianto Nugroho - Rabu, 24 Juni 2020 | 20:13 WIB
https://sosok.grid.id/read/412211789/promotor-sebut-luhut-kalah-debat-dengan-rizal-ramli-dan-soroti-sikap-menko-kemaritiman-kalau-nggak-ngerti-nggak-usah-ngomong?page=all
KPromotor Sebut Luhut Kalah Debat dengan Rizal Ramli dan Soroti Sikap Menko
Kemaritiman: Kalau Nggak Ngerti Nggak Usah Ngomong
Sosok.ID - Panitia debat antara ekonom senior Rizal Ramli dan Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan
kegiatan debat soal utang negara yang dijadwalkan pada Rabu (24/6/2020) tidak
terlaksana.
Adamsyah Wahab alias Don Adam selaku promotor debat dari ProDem mengumumkan hal
tersebut di channel Youtubenya yang berjudul "Rizal Ramli menang WO atas LBP".
"Semua ini bermula pada tanggal 2 Juni 2020 dimana pak LBP melontarkan
tantangan berdebat tatap muka kepada pengkritik utang negara," ujar Don Adam
dikutip Wartakotalive.com, Rabu (24/6/2020).
Don Adam menyebut, pihak LBP menolak digelarnya debat secara terbuka.
"Pada akhirnya berakhir anti klimaks. Pihak LBP menolak. Apalagi dalam hal ini,
justru sang tentara yang menantang duluan. Apakah itu pantas dilabeli 'menjilat
ludah sendiri?' Orang bicara soal utang, kalau nggak ngerti nggak usah
ngomong," terangnya bernada menyindir.
Baca Juga: Kabar Buruk Bagi Pengguna Ojol, Gojek Indonesia PHK 403 Karyawan dan
Tutup Beberapa Layanan Seperti Gofood Festival, Tanda-tanda Bangkrut? Ini
Penjelasannya!
Diberitakan sebelumnya, Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli mengiyakan
tantangan debat yang diserukan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut
Binsar Panjaitan.
Sebagai sebuah syarat, jika Luhut dan seluruh menteri bidang ekonomi kabinet
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kalah, mereka diharuskan melepaskan jabatannya.
Hal itu disampaikan Adhie Massardi yang menjadi perwakilan Rizal Ramli, saat
menggelar konferensi pers bersama Jaringan Pro Demokrasi (ProDem) di kawasan
Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2020).
"Rizal Ramli ini kan bukan tokoh kaleng-kaleng."
"Ketika dia mau keluar menantang kabinet tim ekonomi itu, ada yang harus
dipertaruhkan," katanya.
"Jadi kemarin Bang Rizal Ramli bersedia bahwa kalau dia kalah dia tidak akan
mengkritik kebijakan ekonomi pemerintahan."
Baca Juga: Dikerubungi Media Sampai Kepala Alleia Terpentok Kamera, Luna Maya
Sempat Maki-maki Wartawan, Ariel Noah Langsung Pasang Badan dan Bela sang
Kekasih
"Tetapi kalau tim ekonomi Joko Widodo yang kalah, dia minta semua tim itu untuk
mundur, dan ini juga bukan barang baru," lanjut Adhie.
Rizal Ramli membolehkan Luhut mengajak seluruh menteri bidang ekonomi Kabinet
Indonesia Maju.
Seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani,
Menteri BUMN Erick Thohir, dan menteri lainnya.
"Sehingga masyarakat juga melihat kebijakan ini sungguh-sungguh memperhitungkan
rakyat atau tidak."
"Jadi dengan demikian kan akan lahir tradisi bahwa setiap kebijakan pemerintah
itu mempertaruhkan nasib rakyat dan nasib pembuat kebijakannya."
Baca Juga: Dikerubungi Media Sampai Kepala Alleia Terpentok Kamera, Luna Maya
Sempat Maki-maki Wartawan, Ariel Noah Langsung Pasang Badan dan Bela sang
Kekasih
"Jadi kalau dia bikin kebijakan, kemudian debat, kemudian kalah, lalu kemudian
dibikin lagi kebijakan yang ngawur, nah, kita ingin menyetop
kebijakan-kebijakan yang bermasalah itu."
"Jadi pembuat kebijakan kalau membuat kebijakan tidak benar, konsekuensinya dia
harus mundur," imbuhnya.
ProDem selaku penyelenggara debat mewacanakan debat akan berlangsung pada Rabu
24 Juni 2020.
"Dua minggu dari sekarang saya sudah tetapkan."
"Untuk tempat saya menunggu konfirmasi dari pihak Luhut Binsar Pandjaitan yang
nanti ProDem akan menyurati beliau," kata Adamsyah Wahab, perwakilan ProDem di
lokasi yang sama.
Baca Juga: Meski Berikan Keturunan Untuk Ariel Noah, Sarah Amalia Ternyata
Disebut Main Belakang Saat Masih Jadi Istri Vokalis Tampan Tersebut
l
Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan Investasi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan,
kembali menyinggung mengenai kekuatan China di mata dunia.
Mengenai teknis berdebat, Adamsyah menjelaskan, ProDem akan meniru teknis debat
Pilpres Amerika Serikat.
"Yaitu silakan mereka berdebat dengan fokus ekonomi."
"Ini debat yang sangat bisa menggali luar biasa sisi dari Pak Rizal maupun sisi
dari intelektualitas dari Pak Luhut," jelasnya.
Kata Adamsyah, debat nanti juga akan ditengahi oleh juri.
Juri akan diambil masing-masing dari pihak Rizal Ramli, Luhut Binsar
Pandjaitan, serta dari ProDem.
"Juri itu nanti formatnya saya minta tim dari dia dan tim dari Bang Rizal untuk
ketemu dengan saya dan tim saya, untuk memformulasikan format."
Sponsored Video
Sponsored by firstaidbeauty.com
READ MORE
Baca Juga: Perkara Rubah Nama Pulau Bikin Sensitif, China Disebut Berniat
Kirim Serangan Besar-besaran ke Jepang Hingga Sepakat Bersekutu dengan Taiwan
"Tapi biar fair, saya minta nama-nama juri dari mereka dan nama-nama juri dari
Bang Rizal, dan nanti juga ada juri dari tim saya."
"Sementara format teknis yang detail nanti akan kami sampaikan satu atau dua
hari sebelum debat berlangsung,"beber Adamsyah.
LBP sempat undang Rizal Ramli
Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi
memastikan Luhut Pandjaitan siap berdebat Rizal Ramli.
Terkait dengan hal itu, pihak Kemenko Kemaritiman dan Investasi telah
mengundang Rizal Ramli melalui pesan singkat untuk hadir dalam debat tersebut.
Selain Rizal Ramli, Luhut pun turut mengundang Dosen senior Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia Djamester Simarmata, Kamis (11/6/2020), pada pukul 09.30
WIB.
Djamester sendiri juga turut serta ingin melakukan perdebatan ke Luhut terkait
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia.
"Rencananya kami akan mengundang beliau dalam minggu ini untuk berdiskusi
melihat analisis data-data yang disampaikan dan dasar-dasar keilmuan yang
digunakan. Dari kami sudah sampaikan jadwalnya, tinggal tunggu konfirmasi Pak
Djamester," ujar Jodi kepada Kompas.com, Rabu (10/6/2020).
Baca Juga: Selangkah Lebih Maju dari Siti Nurbaya, Siswi SMK Ini Minggat dari
Rumah Gegara Dijodohkan, Keluarga Kalang Kabut Hingga Minta Bantuan Polisi
Tribunnews.com
Rizal Ramli
Lebih lanjut Jodi mengatakan, Djamester selama ini kerap memberikan masukan
terhadap pemerintahan kabinet Presiden Joko Widodo.
Soal masukkan tersebut itulah, Luhut mengundang langsung tatap muka terhadap
Djamester.
"Kita kan mau diskusinya ilmiah. Pak luhut sangat mengapresiasi permintaan dari
Djamester Simarmata, beliau sudah memberikan pesan kepada kami concern-concern
beliau dilengkapi dengan data-data yang lengkap serta analisis berdasarkan
penelitian," ujarnya.
Rizal Ramli sempat menolak hadir memenuhi undangan dari pihak Menteri
Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan hari Kamis
(11/6/2020) ini.
Pihak Rizal Ramli beralasan, undangan tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan
awal lantaran ia hanya diundang untuk berdiskusi di kantor LBP.
Sementara, sedari awal, pihak Rizal Ramli menjawab tantangan debat dari Luhut
Binsar Pandjaitan dengan syarat debat dilakukan secara terbuka agar masyarakat
bisa ikut mengikuti materi perdebatan.
Baca Juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Masih di Dalam Bui, Artis Sekaligus
Mantan Pejabat, Zumi Zola Dikabarkan Digugat Cerai Sang Istri, Gegara Tak
Dinafkahi?
Adapun, disampaikan pihak LBP, debat diundur menjadi tanggal 24 Juni. Sedangkan
undangan hari Kamis ini adalah untuk diskusi.
Rizal Ramli menyebut Luhut tidak berkoordinasi dengan dirinya trkait perubahan
jadwal tersebut.
"Ya enggaklah (tidak akan hadir). Itu mah ngawur, (keputusan) sepihak," kata
Rizal Ramli dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/6/2020).
Sementara itu, Adhi Massardi selaku perwakilan dari pihak Rizal Ramli
mengungkapkan, undangan yang dilayangkan kepada Rizal Ramli adalah untuk datang
ke kantor Luhut Binsar Pandjaitan pada Kamis hari ini pukul 09.30.
Adhi menyatakan, Rizal Ramli menolak undangan tersebut karena menilai saat ini
bukan saatnya lagi untuk berdiskusi mengingat ia sudah banyak sekali
menyampaikan saran dan solusi ekonomi untuk pemerintah.
Baca Juga: Tak Tahan Simpan Kekesalan Hati, Ahok Buka Suara Perangai Veronica
Tan Hingga Buat Heran Netizen: Ini Seperti Bukan BTP
"Kalaupun harus berdebat harus dilakukan secara terbuka untuk publik dan harus
dengan tim ekonomi," kata Adhi dalam surat yang dikirim kepada panitia debat
dari ProDem, Don Adam, dikutip Wartakotalive.com, Kamis (11/6/2020).
Kehadiran tim ekonomi yang mendampingi LPB, kata dia, penting karena utang
negara bukan domain kebijakan di bawah Menko Maves, melainkan Menteri Keuangan.
Dan mustahil, kata Adhi, Menko Maves Luhut Binsar mempertanggungjawabkan
kebijakan utang negara termasuk, misalnya, kenapa bunga pinjaman untuk
Indonesia bunganya lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa negara yang secara
ekonomi kemampuannya berada di bawah Indonesia.
Baca Juga: Merasa Mukanya Diinjak, Korea Selatan Luncurkan Jet Tempur Untuk
Kejar Pesawat China yang Tanpa Ijin Lintasi Wilayah Korsel
"Kemudian ada mekanisme kalah dan menang sebagai pendidikan kematangan dalam
berdemokrasi, baik bagi masyarakat dalam hal ini pengkritik maupun pembuat
kebijakan untuk memahami konsekuensinya," imbuhnya.
Adhi Massardi justru menduga, undangan pertemuan pada Kamis ini hanya bagian
dari keinginan pihak LBP untuk mendapatkan kisi-kisi debat yang akan digelar
oleh ProDem. (*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul "Selaku Promotor Debat,
Don Adam Nyatakan Rizal Ramli Menang WO Melawan Luhut Pandjaitan"