-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1590274/polda-metro-tidak-terbitkan-surat-pemberitahuan-aksi-pa-212


Polda Metro tidak terbitkan surat pemberitahuan aksi PA 212

Sabtu, 4 Juli 2020 13:33 WIB

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. 
ANTARA/Fianda Rassat/aa.
kita tidak mengeluarkan STTP, tapi kita siapkan pengamanan
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya tidak menerbitkan Surat Tanda Terima 
Pemberitahuan (STTP) terkait rencana Apel Siaga Ganyang Komunis oleh 
Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) ulama, 
serta organisasi kemasyarakatan lainnya pada Minggu (5/7).

"Kalau kita pemberitahuan, pemberitahuannya sudah ada, tapi kita tidak 
mengeluarkan STTP, tapi kita siapkan pengamanan," kata Kabid Humas Polda Metro 
Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu.

Yusri menuturkan petugas tingkat polres yang akan terlibat pengamanan karena 
peserta aksi hanya menggelar apel siaga dan tidak ada agenda keliling atau 
"long march".

Yusri menyampaikan agar peserta apel siaga itu mengikuti aturan menyampaikan 
pendapat di muka umum dan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah karena 
masih masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Baca juga: Polda Metro belum terima surat permohonan izin aksi 212

"Sekarang kan masih PSBB, protokol kesehatan wajib mereka ikuti, tidak ada 
ramai-ramai, bakar-bakar misalkan, pasti kita tangkap kalau begitu," tegas 
Yusri.

Yusri juga mengharapkan tidak ada terjadi kembali aksi pembakaran atribut atau 
bendera salah satu partai politik.

"Kita harap seperti itu karena itu cuma apel, mereka bukan demo. Hanya apel 
siaga. Itu kan apel siaga aja, kita pengamanan aja," tutur Yusri.

Polisi perwira menengah itu juga menyebutkan polisi akan menyiapkan skenario 
pengalihan arus yang akan diberlakukan secara situasional atau saat terjadi 
kepadatan kendaraan.

Anggota PA 212, GNPF, serta beberapa organisasi kemasyarakatan lainnya 
berencana menggelar apel siaga di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Baru, Jakarta 
Selatan, Minggu (5/7).

Baca juga: Pengamat sarankan PA 212 bertransformasi menjadi parpol

Pewarta: Taufik Ridwan dan Fianda SR
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

    TAGS:
    PA 212







Kirim email ke