https://www.suara.com/news/2020/07/05/151138/fpi-nyatakan-akan-demo-besar-dan-perang-jika-ruu-hip-dilanjutkan?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler


*FPI Nyatakan Akan Demo Besar dan Perang Jika RUU HIP Dilanjutkan*

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 05 Juli 2020 | 15:11 WIB

[image: FPI Nyatakan Akan Demo Besar dan Perang Jika RUU HIP Dilanjutkan]

Massa PA 212 demo tolak RUU HIP di Medan, Minggu (5/7/2020).
(Suara.com/Muchlis)

*FPI siap turun ke jalan dan melakukan perang.* *Suara.com - **FPI*
<https://www.suara.com/tag/fpi> akan demo besar jika pembahasn Rancangan
Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) tak dihentikan. FPI
juga menyatakan akan perang.

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis meminta agar pembahasn
Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dihentikan.
Jika masih dilanjutkan, ia menyatakan siap turun ke jalan dan melakukan
perang.

Hal ini disampaikan Sobri dalam upacara bertajuk Apel Siaga Ganyang
Komunis, di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sobri
bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri berbagai elemen seperti
Persaudaraan Alumni atau PA 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF),
hingga Barisan Jawara dan Pengacara (Bang Japar).

Kepada para peserta upacara, Sobri meminta agar mereka selalu menyiapkan
diri. Pasalnya tuntutan untuk menghentikan RUU HIP sudah disampaikan saat
mereka menggeruduk gedung DPR pada Rabu (24/6/2020) lalu.

"Beberapa waktu lalu kita datang ke DPR menyampaikan harapan supaya RUU HIP
dibatalkan, dihentikan dan tidak pernah dibahas lagi," ujar Sobri di
lokasi, Minggu (5/7/2020).

Ia meminta kepada lembaga negara apapun yang ingin RUU HIP disahkan agar
dibubarkan dan ditindak secara hukum. Menurutnya rancangan regulasi itu
berpotensi mengubah ideologi Pancasila.

"Kalau ada orang, ada lembaga yang ingin merubah pancasila yang sudah
didepakati agar segala ditindak hukum, bubarkan," jelasnya.

Jika nantinya DPR dan Pemerintah memutuskan untuk terus melanjutkan
pembahasan RUU HIP, maka ia menyatakan bersama pasukannya siap untuk
berperang.

"Apabila RUU HIP tidak juga dihentikan, dan juga inisiator tidak ditegakkan
hukum, maka siap untuk turun kembali besar-besaran? Siap untuk perang?"
tanya Sobri kepada peserta upacara yang dijawab dengan kata siap.

Kirim email ke