https://www.suara.com/news/2020/07/07/090524/viral-pesepeda-berbaju-seksi-di-aceh-wali-kota-minta-tangkap-pelaku?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler


*Viral Pesepeda Berbaju Seksi di Aceh, Wali Kota Minta Tangkap Pelaku*

Reza Gunadha | Rifan Aditya

Selasa, 07 Juli 2020 | 09:05 WIB

[image: Viral Pesepeda Berbaju Seksi di Aceh, Wali Kota Minta Tangkap
Pelaku]

Viral Pesepeda Berbaju Seksi di Aceh (Instagram)

*Para wanita pesepeda ini terlihat memakai kaus warna merah muda yang ketat
dan tidak berjilbab.* *Suara.com - *Foto dan video *pesepeda berbaju seksi*
<https://www.suara.com/tag/pesepeda-berbaju-seksi> di Aceh baru-baru ini
beredar luas dan *viral di media sosial*
<https://www.suara.com/tag/viral-di-media-sosial>. *Wali Kota*
<https://www.suara.com/tag/wali-kota> *Banda Aceh*
<https://www.suara.com/tag/banda-aceh>, Aminullah Usman ambil sikap tegas
atas kejadian itu.

Foto-foto dan sebuah video para pesepeda berbaju seksi seperti diunggahan
akun Instagram @tercyduck.aceh, Minggu (5/7/2020).

Sebanyak 10 orang bersepeda ria keliling Kota Banda Aceh. Para wanita
terlihat memakai kaus warna merah muda dan tidak berjilbab.

Para wanita itu juga memakai helm dan celana hitam yang senada. Pakaian
mereka yang ketat menjadi sorotan hingga mengundang kecaman dan amarah
warganet.

Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta
Satpol PP menangkap para pesepeda itu.

Ia berharap para pelaku dapat digelandang ke kantor untuk diberikan
pembinaan.

Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Banda Aceh, *bandaacehkota.go.id
<http://bandaacehkota.go.id>*, Senin (6/7/2020), Aminullah, aksi yang
dilakukan wanita-wanita tersebut merupakan tindakan pelanggaran syariat
Islam.


Aminullah menegaskan bahwa siapa pun yang berada di wilayah Banda Aceh
diminta menghargai nilai-nilai syariat yang berlaku. Walaupun tamu dari
kalangan non muslim, mereka harus bisa menghargai norma-norma yang ada di
Aceh.

Dalam unggahan terbaru di akun @tercyduck.aceh, sepuluh pesepeda itu sudah
memberikan permintaan maaf melalui sebuah video.

Sembilan wanita itu hadir di kantor Satpol PP memakai baju muslim lengkap
dengan kerudung. Ada satu orang pria yang juga jadi menjadi pelaku.

Mereka berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya.

"Permintaan maaf tersebut dilakukan dan mereka berjanji tidak mengulangi
perbuatan mereka, ujar seorang pelaku yang mewakili sepuluh pelaku, pelaku
terdiri dari 1 pria dan 9 wanita. Mereka juga akan diawasi oleh satpol pp
dan WH," tulis @tercyduck.aceh.

Kirim email ke