*https://nasional.tempo.co/read/1362411/dpr-rapat-di-kpk-icw-bukti-kpk-tunduk-pada-eksekutif-legislatif
<https://nasional.tempo.co/read/1362411/dpr-rapat-di-kpk-icw-bukti-kpk-tunduk-pada-eksekutif-legislatif>
*



*DPR Rapat di KPK, ICW: Bukti KPK Tunduk Pada Eksekutif-Legislatif*

Reporter:
*Ahmad Faiz Ibnu Sani*

Editor:
*Syailendra Persada*

Rabu, 8 Juli 2020 06:32 WIB


*tua KPK Firli Bahuri bersama Pimpinan dan Anggota Komisi Hukum DPR RI
setelah menggelar RDP dan meninjau Rutan KPK di Gedung KPK, Kuningan,
Jakarta, Selasa 7 Juli 2020. Tempo/Ahmad Faiz*

*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Peneliti Indonesia Corruption
Watch (ICW) Kurnia Ramadhana Komisi Hukum DPR yang rapat di Gedung Merah
Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK <https://www.tempo.co/tag/kpk>)
pada Selasa, 7 Juli 2020.

Kurnia menuturkan tidak ada unsur kegentingan yang memaksa DPR menggelar
rapat di markas KPK. "Kebijakan ini justru semakin memperlihatkan bahwa KPK
sangat tunduk pada kekuasaan eksekutif dan juga legislatif," katanya
melalui pesan singkat, Selasa, 7 Juli 2020.

Selain itu, rapat yang berlangsung tertutup mengindikasikan ada hal-hal
yang ingin disembunyikan oleh DPR terhadap publik.


Kurnia menjelaskan DPR seyogyanya menggunakan alur logika Undang-Undang
tentang KPK yang mana mengatur kewajiban komisi antirasuah itu untuk
bertanggu



Rapat dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. RDP itu diikuti lima pimpinan KPK,
lima anggota Dewan Pengawas KPK, pejabat struktural KPK, dan anggota Komisi
III, yakni Arteria Dahlan, Arsul Sani, Aboe Bakar Alhabsyi, Sahroni, dan
Jazilul Fawaid.


"Apa yang menjadi dasar pemikiran dari beliau, itu lebih pasnya ditanya
kepada beliau. Kami hanya memfasilitasi apa yang mereka inginkan bahwa RDP
di sini dan mereka juga ingin melihat fasililitas-fasilitas apakah
fasilitas ini sudah memadai, seperti itu barangkali," kata Nawawi
<https://nasional.tempo.co/read/1362168/pertama-kali-komisi-iii-dpr-gelar-rapat-kerja-di-gedung-kpk>
..

Nawawi tidak melihat RDP di Gedung KPK itu akan menimbulkan konflik
kepentingan. "Kami mau lihat bahwa RDP ini dilaksanakan antara lembaga
tidak bisa bicara personalnya atau apa," ungkap Nawawi

Kirim email ke