Kerajaan neo-Mojopahit mempunyai 34 provinsi, kalau hanya 8 provinsi
dikebut oleh rezim, jadi apakah angka terjangkit COVID-19 itu tidak
meliputi seluruh wilayah kerajaan. Dengan begitu gambaran yang
dipertontonkan hanya sebagian wilayah.

https://bisnis.tempo.co/read/1367604/pemerintah-kebut-turunkan-kasus-covid-19-di-8-provinsi-kenapa


 Pemerintah Kebut Turunkan Kasus Covid-19 di 8 Provinsi, Kenapa?
Reporter: Caesar Akbar
Editor: Rr. Ariyani Yakti Widyastuti
Selasa, 21 Juli 2020 14:38 WIB
[image: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan
terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko
Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan
situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang
terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis
pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing
pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]
<https://statik.tempo.co/data/2020/03/20/id_924614/924614_720.jpg>

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait
peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian,
Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu
Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak
COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan
secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA
FOTO/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga
Hartarto mengatakan rapat perdana Komite Penanganan Covid-19
<https://www.tempo.co/tag/covid-19> dan Pemulihan Ekonomi Nasional salah
satunya membahas soal pemilihan kepala daerah 2020.

Pasalnya, menurut data pemerintah, tercatat delapan provinsi dengan jumlah
kasus Covid-19 tinggi akan menyelenggarakan pilkada serentak
<https://www.tempo.co/tag/pilkada-serentak> pada Desember 2020. Kendati
demikian, dia tidak merinci daerah mana saja yang masuk ke zona merah
tersebut.

“Kami akan fokus mempercepat penurunan kasus di delapan provinsi tersebut,
termasuk dengan sosialisasi yang masif,” kata Airlangga dalam konferensi
pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa, 21 Juli
2020.

Airlangga mengatakan sosialisasi akan digeber di daerah yang masih
berstatus zona merah atau memiliki angka R0 di atas 1. Saat ini, kata
Airlangga, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi
Nasional telah diberi kewenangan untuk menetapkan keputusan mengikat kepada
Kementerian, Lembaga, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah.

"Dalam koordinasi daerah, gubernur dan wali kota yang sudah bentuk Satgas
Covid-19 berdasarkan pertimbangan Ketua Satgas, tetap terus berjalan sesuai
arahan Ketua Satgas penanganan Covid-19," ujar Airlangga.

Kemarin, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor
82 tetang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, serta
membentuk tim terpadu untuk kebijakan tersebut.

Jokowi menugaskan Airlangga menjadi koordinator dalam komite tersebut,
dibantu oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar
Pandjaitan, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi,
Serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, serta
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Dalam Negeri Tito
Karnavian.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, kata Airlangga, ditugasi
menjadi ketua pelaksana untuk mengoordinasikan Satuan Tugas Penanganan
Covid-19 yang dipimpin Doni Modardo dan Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi
Nasional <https://www.tempo.co/tag/pemulihan-ekonomi-nasional> yang
dinakhodai Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin.

Airlangga mengatakan tim tersebut akan melakukan pemantauan perkembangan
penanganan Covid-19 dan pemulihan perekonomian nasional, dengan tugas
antara lain memastikan ketersediaan alat kesehatan, pengembangan vaksin
Covid-19, hingga program perekonomian yang sifatnya lebih dari satu tahun.

Dengan adanya tim terpadu, Airlangga berharap kegiatan penanggulangan
Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional bisa sekaligus dengan transformasi.
"Ini akan menjadi bagian dari kebijakan anggaran ke depan," ujar Airlangga.
Ia mengatakan pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 perlu perencanaan
jangka menengah dan perlu dilakukan oleh tim.

Airlangga mengatakan strategi utama yang diterapkan pemerintah adalah
surveilans, tes, lacak, dan kontak, serta isolasi. Pemerintah juga
menggalakkan protokol Covid-19, mulai dari cuci tangan, penggunaan masker,
hingga jaga jarak. Di sisi lain, pemerintah mendorong tersedianya vaksin,
obat, hingga antibodi.

"Dari segi ekonomi, kami lihat stimulus
<https://www.tempo.co/tag/stimulus> fiskal
yang ada, kami monitor agar sampai akhir tahun belanja negara di atas Rp
1.000 triliun direalisasi dalam enam bulan, baik di Kementerian Lembaga,
Non-K/L dan Pemerintah Daerah," ujar Airlangga.

Kirim email ke