*Hebat dan mungkin hangat sekali, karena mereka yang dipanggung tidak tutup aurat. Mungkin perlu diadakan study tour ke tempat ini, agar lebih dipahami situasinya secara teperinci untuk dikunyak dalam ilmu pengetahuan jasmaniah dan rochaniah. hehehehe*
https://indopos.co.id/read/2020/07/23/243536/mereka-yang-pro-dan-kontra-tempat-hiburan-dibuka/ - Home <https://indopos.co.id/> - Jakarta Raya <https://indopos.co.id/read/category/jakarta-raya/> - Mereka yang Pro dan Kontra Tempat Hiburan Dibuka <https://i0.wp.com/indopos.co.id/wp-content/uploads/2020/07/12-Hiburan-mlm.jpg?fit=750%2C430&ssl=1> JAKARTA RAYA <https://indopos.co.id/read/category/jakarta-raya/> Mereka yang Pro dan Kontra Tempat Hiburan DibukaRiskan Penyebaran Virus, tapi Bisa Tolong Ekonomi DKI Editor Darul Fatah <https://indopos.co.id/read/author/5a7a8bb18e3851517980593-darul-jpeg/> Kamis, 23 Juli 2020 - 16:30 Share <https://www.facebook.com/sharer.php?u=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F07%2F23%2F243536%2Fmereka-yang-pro-dan-kontra-tempat-hiburan-dibuka%2F> <https://twitter.com/share?text=Mereka+yang+Pro+dan+Kontra+Tempat+Hiburan+Dibuka%20@indoposonline&url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F07%2F23%2F243536%2Fmereka-yang-pro-dan-kontra-tempat-hiburan-dibuka%2F> <https://plus.google.com/share?url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F07%2F23%2F243536%2Fmereka-yang-pro-dan-kontra-tempat-hiburan-dibuka%2F> <https://telegram.me/share/url?url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F07%2F23%2F243536%2Fmereka-yang-pro-dan-kontra-tempat-hiburan-dibuka%2F&text=Mereka+yang+Pro+dan+Kontra+Tempat+Hiburan+Dibuka> <https://pinterest.com/pin/create/button/?url=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F07%2F23%2F243536%2Fmereka-yang-pro-dan-kontra-tempat-hiburan-dibuka%2F&media=https://i0.wp.com/indopos.co.id/wp-content/uploads/2020/07/12-Hiburan-mlm.jpg?fit=750%2C430&ssl=1&description=Mereka+yang+Pro+dan+Kontra+Tempat+Hiburan+Dibuka> <?subject=Mereka+yang+Pro+dan+Kontra+Tempat+Hiburan+Dibuka&body=https%3A%2F%2Findopos.co.id%2Fread%2F2020%2F07%2F23%2F243536%2Fmereka-yang-pro-dan-kontra-tempat-hiburan-dibuka%2F> indopos.co.id – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani memahami Pemprov DKI belum memberi izin pembukaan tempat hiburan malam. Sebab menurutnya tempat hiburan malam memiliki tipe usaha close circuit atau ruang lingkup tertutup. Jenis usaha tersebut dianggap riskan menyebarkan virus COVID-19. ”Tempat hiburan malam itu tipe usaha close circuit atau ruang lingkupnya tertutup. Sangat riskan penyebaran COVID-19,” kata Zita kepada wartawan, Rabu (22/7/2020). Baca Juga : Pakar Epidemiologi: Jangan Paksakan Tempat Hiburan Malam di Jakarta Dibuka <https://indopos.co.id/read/2020/07/23/243519/harus-berkaca-dari-korsel/> Politikus PAN ini menjelaskan dalam menimbang dan memutuskan tempat usaha yang diizinkan buka, Pemprov DKI bukan menilai dari bidang usahanya. Melainkan pada ukuran besar atau kecilnya usaha tersebut berpotensi menyebarkan virus ketika beraktivitas. Tempat hiburan malam dengan ruang tertutup dan minim jarak antara pengunjung, menyulitkan penjagaan fisik satu sama lain. Kuantitas pengunjung yang menumpuk juga jadi salah satu pertimbangan tersebut. Baca Juga : MUI DKI Larang Sweeping Hiburan Malam <https://indopos.co.id/read/2019/05/06/174275/mui-dki-larang-sweeping-hiburan-malam/> “Tempat hiburan ini kan semacam closed-circuit, alias tertutup dan cenderung orang berkumpul dalam kuantitas padat ruangan tertutup,” jelas dia. Dikatakan, Pemprov DKI membuka sektor usaha yang punya dampak baik terhadap perbaikan situasi pandemi. Jika menilik sektor ekonomi, pajak yang dihasilkan dari tempat hiburan malam hanya 25 persen. Sehingga bila penilaiannya dari sisi ekonomi, tempat hiburan malam tidak terlalu memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Jakarta. Baca Juga : Bekasi Larang Hiburan Malam Beroperasi <https://indopos.co.id/read/2018/10/10/151944/bekasi-larang-hiburan-malam-beroperasi/> ”Kalau hiburan malam untuk apa? Saya belum lihat ada manfaat signifikan di sana. Pajak hiburan malam hanya 25 persen, kalau untuk kepentingan ekonomi, kita bisa cari lewat jalan lain demi menjaga kesehatan,” pungkasnya.. Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa (21/7/2020) di depan Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Mereka menuntut Pemprov DKI mengizinkan pembukaan tempat usaha hiburan malam, setelah empat bulan ditutup tanpa kepastian kapan dibuka. Ketua Asphija Hana Suryani menyoroti sikap pilih kasih Pemprov DKI karena membuka usaha cafe dan restoran tapi tidak dengan tempat hiburan malam. Padahal menurut Hana, jenis usaha apapun yang isinya adalah manusia tetap punya potensi menularkan virus. ”Tolong jangan stigmakan hiburan malam itu negatif. Dituduhkan sebagai area yang akan menumbulkan episentrum baru COVID-19 ini,” ucap Hana di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020). “Selama isinya manusia, yang datang bukan robot itu pasti akan ada kemungkinan untuk penularan. Jadi tolong jangan diskriminasi,” tegas dia. Sementara itu Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti Dr Drs Trubus Rahadiansyah, MS, SH, tempat hiburan di Jakarta memang sehausnya dibuka meski dalam masa PSBBT (pembatasan sosial bersekala besar transisi). Hal tersebut untuk menggairahkan perekonomian masyarakat sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Jakarta yang kian anjlok. (dni) Hiburan Malam <https://indopos.co.id/read/tag/hiburan-malam/>
