Ikuti Presiden Xi Pelajari Sejarah PLA
2020-07-31 16:02:27
http://indonesian.cri.cn/20200731/11bde9f0-e37e-bd06-316f-8c69645c6afd.html
1 Agustus tahun 1927
bunyian tembakan di atas Menara Kota Nanchang mengusir kegelapan malam
hari yang sepi.
Lahirlah tentara yang bersumpah berjuang untuk Bangsa Tionghoa
Terlihatlah harapan revolusi bagi rakyat Tiongkok dalam kegelapan
Terlihatlah kekuatan perjuangan dalam masa sulit
Tentara rakyat yang dipimpin oleh Partai Komunis Tiongkok ini
Sejak diciptakan
mulailah menempuh jalan untuk mengupayakan kesejahteraan kepada rakyat
Tiongkok
mengupayakan kebangkitan dan kemakmuran kepada bangsa Tionghoa
Jalan perjuangan simpang suit, tapi mereka nekat berjuang tak hentinya
Ikuti Presiden Xi Pelajari Sejarah PLA_fororder_军史2020073101
Apabila “harapan” memiliki warna, pastilah warna merah. Oleh rakyat pada
kala itu, mereka diberikan nama “Tentara Pita Merah”.
Pukul 2 dini hari tanggal 1 Agustus, tentara pemberontak sudah siap
dikerahkan. Kala itu, pihak musuh dan pihak tentara pemberontakan
kedua-duanya tergolong Tentara Revolusioner Nasional, maka mereka
memakai seragam yang sama. Oleh karena itulah, Tentara Pemberontak
mengikat handuk di lengan, dan pita merah di dada, maka dijuluki oleh
rakyat sebagai “Tentara Pita Merah”.
Pemberontakan Nanchang telah melepaskan tembakan pertama melawan
kekuatan reaksioner Partai Guomingdang. Pemberontakan Nanchang,
Pemberontakan Qiushou, Pemberontakan Guangzhou dan pemberontakan lainnya
sama-sama menandai permulaan Partai Komunis Tiongkok secara mandiri
memimpin perang revolusioner dan menciptakan tentara rakyat, sejak
itulah, gen merah terinjeksi ke dalam darah tentara tersebut.
“Sejak kala itulah, tentara rakyat yang dipimpin oleh Partai Komunis
Tiongkok berani terjung ke arus sejarah mengupayakan pembebasan dan
kesejahteraan kepada rakyat Tiongkok, mengupayakan independen dan
pembangkitan kembali bangsa Tionghoa, berjuang senasib sepenanggungan
dengan rakyat Tiongkok dan nasib bangsa Tionghoa,” kata Presiden Xi
Jinping di depan Rapat Perayaan HUT ke-90 Tentara Pembebasan Rakyat
(PLA) Tiongkok.
Ikuti Presiden Xi Pelajari Sejarah PLA_fororder_军史2020073102
Tanggal 28-29 Desember tahun 1929, cuacanya sangat dingin, tapi di balai
sebuah perumahan di Kecamatan Gutian nampaknya malah ramai dan meriah.
Di mana diadakan Konferensi Ke-9 Tentara ke-4 Tentara Merah Partai
Komunis Tiongkok, yang biasanya disebut sebagai “Rapat Gutian”.
Ikuti Presiden Xi Pelajari Sejarah PLA_fororder_军史2020073103
30 Oktober 2014, rapat kerja PLA diadakan di Gutian, dengan dihadiri
oleh Presiden Xi Jinping dan 400 lebih jenderal tingkat tinggi.
Sejilik buku catatan yang tua termanifestasilah impian dan kepercayaan
seumur hidup seorang pahlawan revolunioner serta kesetiaannya. Pemilik
buku catatan itu adalah Ma Renxing, seorang komando divisi Tentara
Gabungan Demokrat Timurlaut. Dia adalah jenderal tertinggi yang tewas
dalam Peperangan Siping.
Sore 22 Juli 2020, Presiden Xi Jinping sempat mengadakan inspeksi di
Musim Peperangan Siping. Pada kesempatan itu, Presiden Xi Jinping
mengatakan: “Susah merintis usaha, lebih susah lagi mempertahankan
usahanya itu. Mempertahankanlah usaha agung sosialis yang diciptakan
oleh Partai Komunis Tiongkok dan diteruskan generasi demi generasi.”
Mulai dari pembelian dari berbagai negara, peniruan dari bekas Uni
Sovyet sampai dikembangkan secara mandiri, perkembangan tank Tiongkok
telah menempuh jalan yang berliku-liku.
Dimulai pada Pemberontakan Nanchang,
Tentara rakyat menempuh terus jalan perjuangan,
Antara lain, Peperangan Anti Jepang, Peperangan Pembebasan, Peperangan
Melawan Amerika Serikat di Semenanjung Korea
Mereka mengatasi satu kesulitan demi satu kesulitan
Akhirnya mencapai kesuksesan revolusi dengan korban besar.
Pada kesempatan perayaan HUT ke-93nya,
Cita-cita dan misi semula tentara rakyat tidak pernah berubah
Melayani Rakyat adalah sumpah mereka yang paling tegas.
Ikuti Presiden Xi Pelajari Sejarah PLA_fororder_军史2020073104
Ikuti Presiden Xi Pelajari Sejarah PLA_fororder_军史2020073105
Pandemi tiba-tiba merebak, mereka tampil di garis terdepan
Banjir mendadak menimpa, mereka pertama-pertama tiba di daerah bencana
Tentara Pembebasan Rakyat
Selalu berada di lokasi yang paling diperlukan oleh rakyat.
Cerita pahlawan diteruskan
Semangat pahlawan diteruskan generasi demi generasi.
Kampung Qiangwei di Propinsi Jiangsu Berubah Menjadi Kampung Sejahtera
Moderat Terkenal
2020-07-31 16:07:55
http://indonesian.cri.cn/20200731/689c6f6b-e746-c758-f094-4a6d49591202.html
Kampung Qiangwei di Propinsi Jiangsu Berubah Menjadi Kampung Sejahtera
Moderat Terkenal_fororder_qiang
Selama penanggulangan wabah Covid-19 tahun ini, sebuah video tentang
seunit truk yang digantung spanduk dengan tulisan Pangkalan
Sayur-sayuran Kampung Qiangwei Kabupaten Qingyihu itu menjadi popular di
media sosial.
Kampung Qiangwei di Propinsi Jiangsu Berubah Menjadi Kampung Sejahtera
Moderat Terkenal_fororder_qiang1
Kampung Qiangwei terletak di Shuqian, Propinsi Jiangsu, Tiongkok.
Penanaman sayur di desa itu sudah berskala tertentu dengan penghasilan baik.
Di halaman rumah Ma Yongmei, ditanam banyak pertumbuhan hijau.
Halamannya sangat bersih dan rapi, di depan halamannya adalah taman yang
dibangun oleh kampungnya dengan dipagari dengan bambu.
Kampung Qiangwei di Propinsi Jiangsu Berubah Menjadi Kampung Sejahtera
Moderat Terkenal_fororder_qiang4
Pada sore tanggal 26 Juli, rumah kaca sayur-sayuran mulai sejuk, belasan
penghuni kampung itu segera sibuk bekerja di garapan sayur-sayuran hijau
yang luas, di pinggir jalan lahan ini, beberap truk sedang menunggu
untuk memuat.
Yang sulit dibayangkan, pendapatan kolektif kampung Qiangwei pada tahun
2018 tercatat hampir nol. Hanya dalam dua tahun saja, kampung Qiangwei
mengalami perubahaan besar. Dengan pengelolaan ruang publik, pendapatan
kolektif kampung ini tercatat 500 ribu Yuan pada 2019, dan telah
melampuai 550 ribu Yuan sampai sekarang ini.