*Apakah Jokowi mau membatalkan Omnibus Law? Pertanyaan yang tak ada
jawabnya.*

https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/

Desak Pembatalan Omnibus Law, Gerakan Buruh bersama Rakyat Geruduk DPR saat
Pidato Kenegaraan Jokowi
[image: Redaksi Buruh.co]  <https://buruh.co/author/redaksi/>Redaksi
Buruh.co <https://buruh.co/author/redaksi/>   <[email protected]> 4 menit
ago
 0
<https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/#respond>
 9 2 minutes read
Facebook
<http://www.facebook.com/sharer.php?u=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/>
Twitter
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi&url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/>
Google+
<https://plusone.google.com/_/+1/confirm?hl=en&url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/&name=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi>
LinkedIn
<http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/&title=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi>
StumbleUpon
<http://www.stumbleupon.com/submit?url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/&title=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi>
Tumblr
<http://www.tumblr.com/share/link?url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/&name=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi>
Pinterest
<http://pinterest.com/pin/create/button/?url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/&description=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi&media=https://i0.wp.com/buruh.co/wp-content/uploads/pesepeda-2.jpg?resize=780%2C405&ssl=1>
Reddit
<http://reddit.com/submit?url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/&title=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi>
VKontakte
<http://vk.com/share.php?url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/>
Odnoklassniki
<https://connect.ok.ru/dk?st.cmd=WidgetSharePreview&st.shareUrl=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/&description=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi&media=https://i0.wp.com/buruh.co/wp-content/uploads/pesepeda-2.jpg?resize=780%2C405&ssl=1>
Pocket
<https://getpocket.com/save?title=Desak+Pembatalan+Omnibus+Law%2C+Gerakan+Buruh+bersama+Rakyat+Geruduk+DPR++saat+Pidato+Kenegaraan+Jokowi&url=https://buruh.co/desak-pembatalan-omnibus-law-gerakan-buruh-bersama-rakyat-geruduk-dpr-saat-pidato-kenegaraan-jokowi/>
 Pimpinan GEBRAK pada konferensi pers, Kamis, 6 Agustus 2020

Jakarta—Kamis 6 Agustus 2020, Gerakan Buruh bersama Rakyat bakal kembali
melakukan aksi
unjuk rasa mendesak DPR dan pemerintah menghentikan pembahasan omnibus law
RUU Cipta
Kerja. Aksi unjuk rasa rencananya akan digelar tepat saat pidato kenegaraan
Presiden Joko Widodo
terjadwal di hadapan parlemen pada Jumat, 14 Agustus 2020 menandai
dimulainya masa sidang
ke-V tahun sidang 2020.

Sebelumnya, dalam pertemuan audiensi perwakilan massa aksi GEBRAK pada 16
Juli 2020 dengan
Wakil Ketua DPR RI dan Ketua Badan Legislasi (Baleg) di Gedung Nusantara 3
pihaknya
memastikan untuk tidak akan ada sidang dan rapat-rapat pembahasan Omnibus
Waw sepanjang
masa reses. ‘Reses waktunya kami kembali ke dapil, dan itu harus, kalau
tidak kami menyalahi
tatib’ ungkap Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI. Namun, Panitia Kerja (Panja)
RUU Cipta Kerja
tetap melangsungkan rapat-rapat pembahasan selama masa rehat sidang atau
reses.
GEBRAK menilai DPR tidak menunjukan keberpihakan pada rakyat dengan itikad
untuk
segera mengesahkan omnibus law. Pasalnya, omnibus law tersebut bertentangan
dengan prinsip
dasar konstitusi Negara bahkan banyak memuat pasal-pasal yang merugikan
berbagai kalangan
rakyat, mulai petani, buruh, hingga nelayan. Bagi petani, omnibus law akan
membuat peran
pemerintah tak ubahnya makelar tanah yang menjamin ketersediaan tanah bagi
investor dengan
mengorbankan fungsi sosial tanah bagi rakyat. Penggusuran dan konflik
agraria akan semakin
marak terjadi akibat kemudahan perampasan tanah dengan dalih penciptaan
lapangan kerja,
terancamnya kedaulatan pangan karna alih fungsi tanah-tanah pertanian yang
semakin masif
untuk kepentingan investasi dan bisnis . Bagi buruh, omnibus law RUU Cipta
Kerja malahan akan
menambah pengangguran dan memperburuk kondisi kerja dengan memudahkan PHK
dan
melanggengkan sistem kerja kontrak, magang dan alih daya.

Omnibus Law jelas akan mengakibatkan percepatan kerusakan hutan-hutan di
Indonesia. Tidak
hanya itu, buruh juga akan semakin menurun daya belinya dan akan
mengakibatkan konsumsi
domestik, yang merupakan menopang lebih 50 persen pertumbuhan ekonomi,
lesu. Untuk lebih
jelasnya, penolakan GEBRAK atas Omnibus Law RUU Cipta Kerja dapat dibaca di
bit.ly/KertasPosisiGEBRAK .

GEBRAK mendesak pemerintah selaku pengusul Omnibus Law RUU Cipta Kerja untuk
segera mencabut surat preseden sebagai instruksi pembahasan. Terlebih,
pembahasan yang
tengah dilakukan adalah cacat prosedural dan supresnya tengah digugat oleh
rakyat. Selain itu,
kelompok buruh patut menduga hanya digunakan sebagai pemberi stempel untuk
membenarkan
pengesahan omnibus law. Belakangan, tim tripartrit bentukan pemerintah yang
melibatakn
serikat-serikat buruh dalam pembahasan klaster ketenagakerjaan beberapa
diantaranya
menyatakan keluar dari tim pembahasan. Serikat buruh yang bertahanpun
mengeluh karenapembahasan dianggap selesai, padahal, pihak buruh merasa
tidak terjadi konsensus dan banyak usulan tidak ditampung.

Selain itu, GEBRAK juga menuntut DPR untuk berperan aktif mengatasi
persoalan pandemi
dan segera membahas dan mengesahkan rancangan payung hukum yang berpihak
kepada
rakyat seperti RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Perlindungan Pekerja
Rumah Tangga
dan RUU Masyarakat Adat.

Untuk mendesak agar tuntutan tersebut dapat dipenuhi, sekitar 100 ribu
orang anggota aliansi
GEBRAK di 20 kota di Indonesia akan menggelar aksi serentak menuntut DPR
dan Presiden Joko
Widodo membatalkan omnibus law. Selain di Jakarta, aksi serentak pada 14
Agustus 2020 itu akan
dilakukan di antaranya di Yogyakarta, Semarang, jawa timur, Makasar, Riau,
Medan, Bandung,
Lampung, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur

GEBRAK merupakan aliansi gabungan dari Konfederasi Persatuan Buruh
Indonesia, Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia, Konsorsium Pembaruan
Agraria, Sentral Gerakan Buruh Nasional, Konfederasi Serikat Nasional,
Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi, Federasi
PeKerja Industri, Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia, Liga Mahasiswa
Nasional Demokratik-DN, AKMI, FIJAR, Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, YLBHI,
Purple Code, Mahardika, KIARA, KPR, Pergerakan Pelaut Indonesia, BEM
Jentera, Federasi Mahasiswa Kerakyatan, Sekolah Mahasiswa
Progresif, SP Jarkom Perbankan, Solidaritas Pekerja Viva, Amnesti
Internasional, GPPI, Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia

Kirim email ke