Langkah Tegas Internasionalisasi Mata Uang RMB Memanifestasikan
“Keyakinan Tiongkok”
2020-08-17 16:50:24
http://indonesian.cri.cn/20200817/aa0d5490-f8cd-100d-685e-cc2b2a604cf0.html
Laporan Internasionalisasi Mata Uang RMB 2020 yang dikemukakan Bank
Sentral Tiongkok baru-baru ini menunjukkan, penggunaan mata uang RMN
lintas wilayah 2019 bertumbuh dengan cepat dan di latar belakang wabah
Covid-19 mendampak perdagangan,moneter dan ekonomi global, penggunaan
RMB lintas wilayah tetap memelihara keuletandan pertumbuhan. Ternyata,
di belakang langkah tegas internasionalisasi mata uang RMB adalah
keyakinan masyarakat internsional terhadap operasional stabil ekonomi
Tiongkok.
Laporan Bank Sentral Tiongkok mengungkapkan serentetan data sebagai
berikut: nilai pembayaran lintas wilayah RMB tahun 2019 tercatat 19,67
triliun yuan atau naik 24,1 persen dibandingkan tahun 2018, dan
merupakan suatu rekor tertinggi dalam sejarah. Menurut data statistik
terbaru,RMB kini menempati urutan ke-5 dalam mata uang pembayaran
internasional yang utama. Terhitung sampai akhir tahun 2019, nilai
investasi langsung dan pembayaran lintas wilayah RMB dalam investasi
surat berharga masing-masing naik 4,5 persen dan 49,1 persen; Kini, di
seluruh dunia 70 lebih bank sentral menjadikan RMB sebagai cadangan
devisa asing; di bidang komoditi paket dengan harga RMB, Tiongkok kini
telah memasarkan minyak mentah, biji besi, PTA dan lem nomor 20 sebagai
komoditi transaksi yang diserahkan secara berkala. Secara keseluruhan,
fungsi mata uang RMB dalam pembayaran, investasi dan pendanaan terus
meningkat dan fungsi sebagai mata uang cadangan terus menjadi nyata, dan
fungsi mata uang penilaian terus mencapai penerobosan.
Aset RMB semakin disambut dan ini merupakan hasil Tiongkok terus
mendorong keterbukaan moneter. Justru karena menyaksikan
kejujuranTiongkok untuk terus mendorong keterbukaan serta dicantumkannya
obligasi dan saham Tiongkok kedalam indeks utama internasional, investor
internasional terus menambah investasi aset RMB.
Tokoh-tokoh terkait menganalisa, konfigurasi ekonomi dan moneter global
kini mengalami perubahan yang mendalam. Terpusatnya mata uang cadangan
internasional dengan mengutamakan dolar Amerika merupakan sebuah risiko
moneter sitematik yang masif, dan kemajemukan mata uang cadangan
internasional merupakan kecenderungan semestinya.menghadapi dampak
pandemi Covid-19, situasi umum perkembangan stabil ekonomi Tiongkok
tidak berubah,dan amat besar ruang kebijakan keuangan dan moneter,
cadangan devisa Tiongkok memadai dan kuat kemampuan mengendalikan risiko
besar dan internasionalisasi RMB akan mendapat lebih banyak pengakuan pasar.
Dapat diprediksi bahwa seiring dengandioptimalisasinya kebijakan RMB
lintas wilayah, lebih banyak induk pasar khususnya induk pasardi sekitar
Tiongkok dan negara-negara sepanjang Sabuk dan Jalan akan menerima RMB
dalam pembayaran dan penghitungan.sementara itu,seiring dengan terus
diperdalamnya keterbukaan dua arah pasar moneter Tiongkok,investor asing
akan lebih muda dalam distribuksi aset RMB. Kini, RMB digital terlebih
dulu diuji-coba secara tertutup di Shenzhen, Suzhou, Distrik Baru
Xiong’an, Chengdu dan lapangan Olimpiade Musim Dingin. Perkembangan RMB
digital telah menyediakan peluang baru kepada internasionalisasi RMB.
Pada paro kedua tahun ini, ekonomi Tiongkok akan terus pulih dan
berharapan merealisasi pertumbuhan positif untuk seluruh tahun ini dan
ini akan menyediakan penopangan kuat kepada kurs RMB. Harus
dilihat,internaisonalisasi RMB merupakan kewajiaran dengan pendorongan
pasar sementara juga suatu langkah antipasif. Justru seperti apa yang
dikatakan Wakil Menteri Komisi Pengawasan Surat Berharga Tiongkok Fang
Haixing pada bulan Juni lalu, kalau internasionalisasi mata uang RMB
mencapai kemajuan lebih besar, kemampuan Tiongkok untuk menghadapi
“lepas kaitan” moneter akan meningkat dengan nyata.
*
*
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di Mata Pemuda Pakistan
http://indonesian.cri.cn/20200817/eea61f67-8c02-a085-ecd5-9f3cec4f49db.html
2020-08-17 16:49:55
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba1
Ketika segenap rakyat Tiongkok berupaya menuju masyarakat sejahtera
moderat, banyak orang asing pun ikut serta. Mereka belajar, bekerja,
merintis usaha bahkan berkeluarga di Tiongkok demi merasakan sendiri
kehidupan bahagia gaya sejahtera moderat Tiongkok. Seorang pria Pakistan
hidup di Tiongkok selama lima tahun, mari kita melihat bagaimana
kehidupan sejahtera moderat Tiongkok di dalam matanya. Rui Ze, mahasiswa
Pakistan yang belajar Bahasa Mandarin sudah lima tahun tinggal di
Tiongkok. Rui Ze mengatakan, belajar Bahasa Mandarin telah membuka pintu
dunia yang baru kepada dirinya. Lima tahun yang lalu, ketika dia datang
ke Chengdu, jenis barang-barang di supermarket jauh tidak begitu banyak
seperti sekarang.
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba2
Beberapa warga lokal Chengdu yang diwawancarai Rui Ze menyatakan,
seafood dan sayur di sini segar setiap hari sekarang.
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba3
Pada suatu hari, Rui Ze pergi ke Qingchengshan, objek wisata di dekat
Chengdu untuk mewawancarai Peter, seorang warga Belanda yang membuka
homestay. Rui Ze pergi ke sana dengan naik metro dan itu memakan waktu
setengah jam.
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba4
Rui Ze melihat banyak warga Tiongkok masuk ke stasiun dengan menskan ID
mereka. Itu sangat memudahkan. Rui Ze merasa kereta api cepat di
Tiongkok sangat cepat dan harganya pun murah, dan juga nyaman sekali.
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba5
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba6
Selama lima tahun lebih ini, Rui Ze merasa lalu lintas di Chegndu kian
memudahkan. Selama lima tahun ini, jalur metro kian banyak, lalu lintas
di dalam kota pun lebih memudahkan, jalur kereta api cepat kian banyak,
jadi bisa langsung pergi saja kalau ingin pergi ke kota lain di
sekitarnya. Kini, Chengdu dan Chongqing sedang membangun lingkaran lalu
lintas satu jam, setelah dirampungkan jalur kereta api cepat garis
tengah Chengyu, dari Chengdu ke Chongqing hanya satu jam perjalanannya.
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba7
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba8
Rui Ze tiba di homestay Peter. Peter sudah 15 tahun tinggal di Chengdu.
Peter sudah berkeluarga di Tiongkok, selama tahun-tahun terakhir ini,
homestay merupakan rumah yang dibangunnya untuk wisatawan. Peter
mengatakan, homestaynya sangat disambut, mereka bersama teman, sanak
keluarga atau rekan mereka bersuka ria di sini.
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba9
Peter masih mempunyai satu identitas yang lain, yaitu bos sebuah agen
untuk membantu orang asing menetap di Chengdu. Karena seiring dengan
dipercepatnya langkah internasionalisasi Chengdu, semakin banyak orang
asing datang ke Chengdu. Peter mengatakan, tiada negara seperti
Tiongkok yang berkembang dengan begitu pesat.
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba10
Kehidupan Sejahtera Moderat Tiongkok di dalam Mata Seorang Pria
Pakistan_fororder_ba11
Warga AS Jiang Nan menetap di Tiongkok 22 tahun, dapat fasih berbahasa
dialek Sichuan. Kini Jiang Nan membuka sebuah restoran Hot Pot. Jiang
Nan pernah pergi ke banyak negara, ketika berbicara tentang perbedaan
antara Tiongkok dan negara-negara yang lain, Jiang Nan menjawab dengan
kata “kecepatan”.
Xiaokang, dalam Bahasa Mandarin artinya sejahtera moderat, namun
kehidupan indah dalam maknanya adalah keinginan semua negara dan semua
bangsa. Perwujudan masyarakat sejahtera moderat Tiongkok tidak saja
memperoleh lebih banyak pujian, tapi juga merupakan impian Bangsa
Tionghoa selama ribuan tahun. Dalam proses membangun masyarakat
sejahtera moderat, tidak saja orang Tiongkok, tapi banyak orang asing
pun berhasil menemukan usaha dan cita-citanya masing-masing dan mulai
menempuh kehidupan sejahtera moderat yang bahagia. Mereka sewajarnya
mengakui sebuah kalimat yang sering dibicarakan orang Tiongkok, yaitu
dunia baik, Tiongkok baru baik, Tiongkok baik, dunia pun lebih baik.