Kebohongan Mike Pompeo Dorong Perusahaan Mancanegara Lari dari AS

http://indonesian.cri.cn/20200820/5da7e6cf-ec41-7a71-eb7a-a90d98a951e2.html
2020-08-20 13:33:09

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo baru-baru ini menyatakan bahwa Departemen Perdagangan AS akan meningkatkan lebih lanjut pembatasan akses Huawei terhadap teknologi mutakhir AS, sementara itu akan memasukkan 38 anak perusahaan Huawei yang tersebar di 21 negara dalam daftar hitam atau Entity List. Tindakan tersebut tidak hanya merusak rantai industri, rantai pasokan dan rantai nilai, tapi juga akan merugikan kepentingan diri dan reputasi AS, sehingga akan semakin mendorong perusahaan trans nasional melarikan diri dari AS.

Penindasan AS terhadap perusahaan Tiongkok di samping untuk melindungi monopolinya di bidang iptek canggih, juga bermaksud mengalihkan perhatian masyarakat terhadap pemerintah yang mengalami kegagalan total dalam penanganan pandemi COVID-19. Penindasan terhadap perusahaan Tiongkok juga dilakukannya untuk menyelamatkan reputasi politiknya yang nyaris bangkrut menjelang tibanya pilpres.

Biarlah bisnis kembali ke bisnis dan politik kembali ke politik. Itulah permintaan bersama dari semua perusahaan transnasional. Mike Pompeo dan para pengikutnya sengaja mempolitikkan masalah ekonomi dan perdagangan dengan bertolak dari kepentingan egoisnya. Tindakannya itu telah dengan serius merugikan kepentingan perusahaan seluruh dunia, termasuk perusahaan Tiongkok dan AS. Kami memperingatkan Mike Pompeo bahwa posisi negara adikuasa mustahil dipertahankan dengan siasat dan intrik yang jahat. Perkembangan dan kemajuan iptek Tiongkok mustahil berhenti di hadapan penindasan dan penggencetan eksternal!



 Tiongkok Desak Politikus AS Simak Seruan Masyarakat Internasional

2020-08-20 12:54:53 http://indonesian.cri.cn/20200820/ee24d8a7-126f-9b0b-b96b-5c35992e9aad.html

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di depan jumpa pers kemarin (19/8) menyatakan, Tiongkok mendesak sejumlah politikus Amerika Serikat (AS) agar dengan sungguh-sungguh mendengarkan seruan masyarakat internasional, mendorong hubungan Tiongkok-AS kembali ke jalur koordinasi, bekerjasama dan stabil, bersama-sama memelihara perdamaian, kestabilan dan pembangunan dunia.

Menurut laporan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan pada Selasa lalu, bahwa hubungan AS-Tiongkok belum pernah seburuk saat ini. Dia mengingatkan, dunia ini mungkin terpisah menjadi dua kubu akibat semakin meningkatnya ketegangan hubungan kedua negara, ini merupakan resiko besar bagi dunia ini. Dia menekankan, jika Tiongkok dan AS bekerja sama, maka akan menang bersama. Kalau tidak, kedua belah pihak akan kalah.

Guterres mengatakan, kerja sama Tiongkok-AS dapat bermanfaat bagi kedua negara dan seluruh dunia. Perlawanan Tiongkok-AS tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat internasional. Perkembangan sehat dan stabil kedua negara bersangkutan erat dengan situasi dewasa ini dan masa depan kedua negara bahkan seluruh dunia, dan sesuai dengan keinginan bersama rakyat kedua negara Tiongkok-AS bahkan seluruh dunia.

Zhao Lijian menunjukkan, dewasa ini hubungan Tiongkok-AS mengalami kesulitan serius, itu disebabkan pemerintah AS secara sepihak memprovokasi situasi, mengambil serangkaian tindakan yang mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok, merugikan kepentingan pihak Tiongkok, serta merusak hubungan Tiongkok-AS. Segelintir politikus AS malah sengaja menghasut masyarakat anti Tiongkok dan mengajukan perlawanan.

Kirim email ke