Catatan EMAS EdyMasran
         
<https://www.facebook.com/catatanemas/?hc_ref=ARSnLP3KLw7mTJMZdLGlyZJtB6uufx3R43_qm8uY30gUVoFGKwKNPiCTTHdkHbMspC0&ref=nf_target&__xts__%5B0%5D=68.ARD-9gTOc6fe320kplPMCNs9_-avGFAF2X_fJEW01aql9_7CV7wg8XqTVbjcfz1ZBz4fTQlBuIpgt6F4e5IZtmwtDXAB-m2IHtw792lYOvjvFIQh7QqloT-H5xWqKWmJu3RDwvscZq3YG-Dc1OZQYjCU3qbLBSafZ-6bkQ2vmBdAQ5-QWQv4TN5EjYuNM89JsbL_5kTvs9BVt0P6NUcOSrJgVGAhQYipamKuY83t21Ix0F8LwA3tYknkSR1p5DBxo3cqRnXg8zsF5tOqWEJ5STGgQx_4FLFHaMr0xXAiA7fhP6-uOpEVJJp6s9WQr6RRaY_z1UireGNDEpzqiLv7BRakOg&__tn__=kC-R>addeda
         new photo
         
<https://www.facebook.com/catatanemas/posts/2904501012989765?__xts__%5B0%5D=68.ARD-9gTOc6fe320kplPMCNs9_-avGFAF2X_fJEW01aql9_7CV7wg8XqTVbjcfz1ZBz4fTQlBuIpgt6F4e5IZtmwtDXAB-m2IHtw792lYOvjvFIQh7QqloT-H5xWqKWmJu3RDwvscZq3YG-Dc1OZQYjCU3qbLBSafZ-6bkQ2vmBdAQ5-QWQv4TN5EjYuNM89JsbL_5kTvs9BVt0P6NUcOSrJgVGAhQYipamKuY83t21Ix0F8LwA3tYknkSR1p5DBxo3cqRnXg8zsF5tOqWEJ5STGgQx_4FLFHaMr0xXAiA7fhP6-uOpEVJJp6s9WQr6RRaY_z1UireGNDEpzqiLv7BRakOg&__tn__=-UC-R>to
         the albumCatatan☆EMAS
         
<https://www.facebook.com/media/set/?set=a.1258641907575692&type=3&__xts__%5B0%5D=68.ARD-9gTOc6fe320kplPMCNs9_-avGFAF2X_fJEW01aql9_7CV7wg8XqTVbjcfz1ZBz4fTQlBuIpgt6F4e5IZtmwtDXAB-m2IHtw792lYOvjvFIQh7QqloT-H5xWqKWmJu3RDwvscZq3YG-Dc1OZQYjCU3qbLBSafZ-6bkQ2vmBdAQ5-QWQv4TN5EjYuNM89JsbL_5kTvs9BVt0P6NUcOSrJgVGAhQYipamKuY83t21Ix0F8LwA3tYknkSR1p5DBxo3cqRnXg8zsF5tOqWEJ5STGgQx_4FLFHaMr0xXAiA7fhP6-uOpEVJJp6s9WQr6RRaY_z1UireGNDEpzqiLv7BRakOg&__tn__=-UC-R>.

6 September at 01:36 <https://www.facebook.com/catatanemas/photos/a.1258641907575692/2904500832989783/?type=3&__xts__%5B0%5D=68.ARD-9gTOc6fe320kplPMCNs9_-avGFAF2X_fJEW01aql9_7CV7wg8XqTVbjcfz1ZBz4fTQlBuIpgt6F4e5IZtmwtDXAB-m2IHtw792lYOvjvFIQh7QqloT-H5xWqKWmJu3RDwvscZq3YG-Dc1OZQYjCU3qbLBSafZ-6bkQ2vmBdAQ5-QWQv4TN5EjYuNM89JsbL_5kTvs9BVt0P6NUcOSrJgVGAhQYipamKuY83t21Ix0F8LwA3tYknkSR1p5DBxo3cqRnXg8zsF5tOqWEJ5STGgQx_4FLFHaMr0xXAiA7fhP6-uOpEVJJp6s9WQr6RRaY_z1UireGNDEpzqiLv7BRakOg&__tn__=-R

*JOKOWI MENGUCAPKAN "GOODBYE USD"*

Keberanian Indonesia mengajak beberapa negara-negara Asia Pacific meninggalkan Dolar Amerika Serikat (US$ / USD) dalam transaksi perdagangan bilateral mendapat respon positif. Kesepakatan Pemerintah Indonesia dengan enam negara, yaitu Jepang, Korea Selatan, Australia, Singapura, China dan Malaysia, untuk mengurangi pemakaian Dolar Amerika Serikat (USD) dalam transaksi perdagangan bilateral antar negara.

Sistem Local Currency Bilateral Swap Arrangement (LCBSA) akan mempermudah transaksi keuangan, baik untuk kegiatan perdagangan, jasa, dan transaksi lainnya. Pemerintah Indonesia telah menunjuk enam bank yang melayani LCBSA hingga saat ini, yakni: Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank CIMB Niaga dan Maybank Indonesia.

Dominasi USD dalam transaksi Internasional punya sejarah panjang, yaitu saat perang dunia kedua sekutu Eropa yakni Inggris, Perancis dan Rusia keteteran menghadapi Jerman dan Italia. Mereka membutuhkan bantuan Amerika Serikat yang saat itu telah maju persenjataannya dan memiliki kekuatan finansial karena tidak terlibat dalam perang dunia kedua.

Amerika Serikat bersedia bergabung dan membantu Sekutu asal bersedia menerima USD sebagai mata uang transaksi minyak dunia. Perancis sempat berang dengan tegas menolak, tapi tertekan oleh pasukan Jerman membuat Perancis harus ngalah dan setuju. Singkat cerita sekutu menang dan USD berkibar hingga meluncur mulus jadi mata uang bagi seluruh transaksi perdagangan dunia.

Ekonomi dunia dibawah genggaman Amerika Serikat. Jika ada negara yang melawan keinginan Amerika Serikat, dengan mudah melalui pasar uang, negara itu dibuat krisis moneter, inflasi dan devaluasi sampai terjadi penggulingan penguasa. Dunia dicengkram oleh kekuatan absolut Amerika Serikat melalui remote dolarnya.

Setiap mau transaksi internasional atau import, setiap perusahaan mencari USD, hampir setiap pengusaha punya simpanan berbentuk USD. Karena diburu setiap orang, USD bisa dicetak oleh The Fed tanpa 'underlaying' emas tapi tidak mengalami devaluasi. The Roshchild pemilik The Fed kaya raya dan lebih berkuasa dari Presiden Amerika Serikat.

Jokowi sebenarnya sejak beberapa tahun lalu sudah mencanangkan ide transaksi bilateral menggunakan mata uang langsung kedua negara tanpa melalui USD agar tidak menjadi beban akibat kurs USD yang terus menguat, tapi tidak pernah bisa direalisasikan karena mendapat tekanan AS yang tidak rela dominasinya tergerus.

Krisis ekonomi akibat perang dagang Amerika Serikat dengan China ditambah Covid-19, membuat Amerika Serikat semakin terpuruk, dan ide bagus itu kembali digulirkan dan momen ini ternyata disambut oleh negara lain. Saat ini banyak negara sudah tidak tertarik menyimpan USD karena jika AS kalah perang dagang USD ditangan nilainya beresiko menyusut dalam sekejap.

Nilai USD terlalu mengambang karena tanpa jaminan emas. Jika pasar uang dunia mencari dolar, nilainya naik. Jika dunia melepas dolar dan sebagian memegang e-yuan dalam transaksi internasional yang dijamin dengan emas atau menggunakan mata uang masing-masing dalam transaksi bilateral, nilai USD bisa anjlok.

Tapi jangan berharap langkah ini bisa mulus, The Roshchild yang telah menguasai bank sentral di banyak negara dan menguasai IMF dan World Bank tentu tidak akan diam ketika kuku-kuku tajamnya yang selama ini mencengkram mulai dicabut. Tapi kita harus mendukung keberanian Jokowi yang mulai gelombang kemerdekaan kedua ini.

Saatnya dunia lepas dari jeratan spekulan global AS yang dikuasai Roshchild yang juga memiliki IMF dan World Bank, saatnya dunia mulai merdeka dari kolonialisme moneter. Dan Jokowi berani di depan memainkan peran itu seperti dulu Bung Karno menjadi singa mengaum mengobarkan semangat anti kolonialisme ke seluruh dunia.

Mari Berpikir Cerdas dengan Akal Sehat

@CatatanEMAS 6.9.2020

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2904501012989765&id=570190983087458 <https://www.facebook.com/catatanemas/posts/2904501012989765?__xts__%5B0%5D=68.ARD-9gTOc6fe320kplPMCNs9_-avGFAF2X_fJEW01aql9_7CV7wg8XqTVbjcfz1ZBz4fTQlBuIpgt6F4e5IZtmwtDXAB-m2IHtw792lYOvjvFIQh7QqloT-H5xWqKWmJu3RDwvscZq3YG-Dc1OZQYjCU3qbLBSafZ-6bkQ2vmBdAQ5-QWQv4TN5EjYuNM89JsbL_5kTvs9BVt0P6NUcOSrJgVGAhQYipamKuY83t21Ix0F8LwA3tYknkSR1p5DBxo3cqRnXg8zsF5tOqWEJ5STGgQx_4FLFHaMr0xXAiA7fhP6-uOpEVJJp6s9WQr6RRaY_z1UireGNDEpzqiLv7BRakOg&__tn__=K-R>
https://www.instagram.com/p/CEyfDMYJCIS/

Kirim email ke