Justru Gembar-gembor Cyber Bersih Pompeo Yang Merugikan AS!
2020-09-10 10:11:12 http://indonesian.cri.cn/20200910/86bb8935-e19a-d2e7-7ae6-c593e10844a2.html
Justru Pompeo Yang Mengembar-gemborkan Cyber Bersih Yang Merugikan AS_fororder_rBABC19Yu3mAQ9RXAAAAAAAAAAA208.900x620
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo terus mengembar-gemborkan apa yang disebut rencana Cyber Bersih mencoba mengesampingkan produk dan jasa Tiongkok di lima bidang antara lain operator telekomunikasi, toko aplikasi, aplikasi, layanan cloud serta kabel jaringan. Serangkaian aksi yang intensif ini tak lain proteksionisme digital yang diterapkan AS, kalau AS bersikeras mendorongnya, itu pasti akan dengan serius mengganggu dan menghalangi kerja sama dan perkembangan digital global dan juga akan mendatangkan kerugian kepada komunitas AS. Pertama, pemboikotan AS terhadap perusahaan Tiongkok akan secara langsung merugikan kepentingan langganan AS. Kedua, Pompeo dan pengikutnya yang ingin mencekik perusahaan Tiongkok bisa juga mengekang perusahaan negara lain dengan cara yang sama. Selain itu, AS mengekang saingannya dengan cara yang tidak tahu malu, secara kasar menginjakkan aturan ekonomi pasar, itu pasti akan memperlemah daya saing ekonomi AS kalau dilihat dari jangka panjang. Pada tanggal 8 September, Tiongkok secara resmi mengemukakan Prakarsa Keamanan Data Global kepada berbagai negara di dunia dengan 8 butir saran yang menentang sabotase terhadap infrakstrutur penting negara lain atau mencuri data penting dnegan teknologi informasi, menentang pemantauan data dalam skala besar terhadap negara lain, menentang memasang pintu belakang dalam produk dan layanan informasi. Usul-usul itu menyediakan solusi bermanfaat demi menangani resiko keamanan data yang kian menonjo, mendorong perkembangan ekonomi digital dan telah memanifestasikan tanggung jawab Tiongkok untuk memelihara keamanan data global. Kalau Pompeo dan pendukungnya sungguh-sunguh ingin menlindungi keamanan data warga AS, maka bacalah usulan tersebut, dan berpartisipasi dengan aksi nyata. Di dunia internet yang bebas dan terbuka, berkonsultasi bersama, membangun bersama serta berbagi bersama barulah jalan tepat untuk menyelesaikan masalah pembenahan data global.
